Genangan Air di Surabaya Berujung Kenangan
- Penulis : Ade Resty
- | Jumat, 07 Jan 2022 15:31 WIB
selalu.id - Banjir atau dengan bahasa yang disederhanakan genangan air di Surabaya mendapat sorotan dari masyarakat. Netizen mengaku geram dengan penaganan genangan yang dirasa makin sering terjadi akhir-akhir ini.
Pendapat netizen pada sebuah postingan di grup media sosial Facebook bahkan membandingkan kinerja Wali Kota Tri Rismaharini dengan Eri Cahyadi dalam menangani genangan atau banjir di Surabaya. Netizen yang juga warga Surabaya tersebut seakan mengenang kepemimpinan Risma.
Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
Seperti yang dituturkan oleh pemilik akun Nugroho Matair yang membandingkan kinerja Wali Kota Tri Rismaharini dalam menangani banjir.
"Biyen Bu Risma sering terjun monitoring langsung bukan dibalik meja. Ini yang saya tahu, beliau detail tahu lapangan. Maaf ini yang saya tahu," tulisnya dalam komentar pstingan di grup Facebook Surabaya Digital City.
Hal senada juga dituliskan akun Hari Susanto yang meminta Wali Kota Eri Cahyadi untuk turun ke lapangan saat hujan terlebih banjir, agar mengetahui penyebabnya.
"Waline (wali kota) turun dulu kasih contoh sayang," pintanya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
Beberapa netizen juga membandingkan secara sarkas antara kepemimpinan Eri Cahyadi dengan Risma saat menjabat Wali Kota Surabaya dalam menangani banjir. Seperti pernyataan akun Pras Z.
"Beda jauh ambek Emak (beda jauh sama emak)," tulisnya. Emak disini merujuk pada Tri Rismaharini.
Seperti diberitakan sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi memiliki solusi sendiri dalam menangani banjir dengan mencari hulu sungai dalam mengatasi banjir.
Baca juga: Ini Solusi Penanganan Banjir Versi Wali Kota Eri Cahyadi, Semoga Berhasil
Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United
"Nah, sekarang kita lihat dan cari hulunya, berarti harus ada tampungan air. Seperti di Lontar, ada bozem. Kemudian, di depan Unesa (Universitas Negeri Surabaya) sudah tidak banjir, soalnya kita alirkan ke Kali Makmur," kata Eri beberapa waktu lalu.
Eri mengaku sudah mengetahui masalahnya dan berjanji akan diselesaikan pada tahun 2022 ini.
"Jadi Insya Allah tahun 2022, seperti itu. Kita tahu masalahnya, hulunya apa, oh di sana. Jadi kita buatkan got (saluran) yang masuk langsung ke Kali Rolak Gunungsari," terangnya. (Ade/SL1)
Editor : RedaksiURL : https://selalu.id/news-884-genangan-air-di-surabaya-berujung-kenangan
