Jumat, 05 Jun 2026 00:41 WIB

Genangan Air di Surabaya Berujung Kenangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 07 Jan 2022 15:31 WIB
Balai Kota Surabaya. Foto: Arif Fajar Ardianto
Balai Kota Surabaya. Foto: Arif Fajar Ardianto

selalu.id - Banjir atau dengan bahasa yang disederhanakan genangan air di Surabaya mendapat sorotan dari masyarakat. Netizen mengaku geram dengan penaganan genangan yang dirasa makin sering terjadi akhir-akhir ini.

Pendapat netizen pada sebuah postingan di grup media sosial Facebook bahkan membandingkan kinerja Wali Kota Tri Rismaharini dengan Eri Cahyadi dalam menangani genangan atau banjir di Surabaya. Netizen yang juga warga Surabaya tersebut seakan mengenang kepemimpinan Risma.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Seperti yang dituturkan oleh pemilik akun Nugroho Matair yang membandingkan kinerja Wali Kota Tri Rismaharini dalam menangani banjir.

"Biyen Bu Risma sering terjun monitoring langsung bukan dibalik meja. Ini yang saya tahu, beliau detail tahu lapangan. Maaf ini yang saya tahu," tulisnya dalam komentar pstingan di grup Facebook Surabaya Digital City.

Hal senada juga dituliskan akun Hari Susanto yang meminta Wali Kota Eri Cahyadi untuk turun ke lapangan saat hujan terlebih banjir, agar mengetahui penyebabnya.

"Waline (wali kota) turun dulu kasih contoh sayang," pintanya.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Beberapa netizen juga membandingkan secara sarkas antara kepemimpinan Eri Cahyadi dengan Risma saat menjabat Wali Kota Surabaya dalam menangani banjir. Seperti pernyataan akun Pras Z.

"Beda jauh ambek Emak (beda jauh sama emak)," tulisnya. Emak disini merujuk pada Tri Rismaharini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi memiliki solusi sendiri dalam menangani banjir dengan mencari hulu sungai dalam mengatasi banjir.

Baca juga: Ini Solusi Penanganan Banjir Versi Wali Kota Eri Cahyadi, Semoga Berhasil

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Nah, sekarang kita lihat dan cari hulunya, berarti harus ada tampungan air. Seperti di Lontar, ada bozem. Kemudian, di depan Unesa (Universitas Negeri Surabaya) sudah tidak banjir, soalnya kita alirkan ke Kali Makmur," kata Eri beberapa waktu lalu.

Eri mengaku sudah mengetahui masalahnya dan berjanji akan diselesaikan pada tahun 2022 ini.

"Jadi Insya Allah tahun 2022, seperti itu. Kita tahu masalahnya, hulunya apa, oh di sana. Jadi kita buatkan got (saluran) yang masuk langsung ke Kali Rolak Gunungsari," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.