Jumat, 23 Okt 2026 18:02 WIB

Genangan Air di Surabaya Berujung Kenangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 07 Jan 2022 15:31 WIB
Balai Kota Surabaya. Foto: Arif Fajar Ardianto
Balai Kota Surabaya. Foto: Arif Fajar Ardianto

selalu.id - Banjir atau dengan bahasa yang disederhanakan genangan air di Surabaya mendapat sorotan dari masyarakat. Netizen mengaku geram dengan penaganan genangan yang dirasa makin sering terjadi akhir-akhir ini.

Pendapat netizen pada sebuah postingan di grup media sosial Facebook bahkan membandingkan kinerja Wali Kota Tri Rismaharini dengan Eri Cahyadi dalam menangani genangan atau banjir di Surabaya. Netizen yang juga warga Surabaya tersebut seakan mengenang kepemimpinan Risma.

Baca Juga: Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Seperti yang dituturkan oleh pemilik akun Nugroho Matair yang membandingkan kinerja Wali Kota Tri Rismaharini dalam menangani banjir.

"Biyen Bu Risma sering terjun monitoring langsung bukan dibalik meja. Ini yang saya tahu, beliau detail tahu lapangan. Maaf ini yang saya tahu," tulisnya dalam komentar pstingan di grup Facebook Surabaya Digital City.

Hal senada juga dituliskan akun Hari Susanto yang meminta Wali Kota Eri Cahyadi untuk turun ke lapangan saat hujan terlebih banjir, agar mengetahui penyebabnya.

"Waline (wali kota) turun dulu kasih contoh sayang," pintanya.

Baca Juga: Operasi Patuh Semeru 2026 Dua Pekan Kedepan, ETLE Tetap Berjalan Tilang Manual Berlaku Awal November

Beberapa netizen juga membandingkan secara sarkas antara kepemimpinan Eri Cahyadi dengan Risma saat menjabat Wali Kota Surabaya dalam menangani banjir. Seperti pernyataan akun Pras Z.

"Beda jauh ambek Emak (beda jauh sama emak)," tulisnya. Emak disini merujuk pada Tri Rismaharini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi memiliki solusi sendiri dalam menangani banjir dengan mencari hulu sungai dalam mengatasi banjir.

Baca juga: Ini Solusi Penanganan Banjir Versi Wali Kota Eri Cahyadi, Semoga Berhasil

Baca Juga: Parah! Gerobak Sampah Dicuri di Surabaya, Pelaku Terekam CCTV

"Nah, sekarang kita lihat dan cari hulunya, berarti harus ada tampungan air. Seperti di Lontar, ada bozem. Kemudian, di depan Unesa (Universitas Negeri Surabaya) sudah tidak banjir, soalnya kita alirkan ke Kali Makmur," kata Eri beberapa waktu lalu.

Eri mengaku sudah mengetahui masalahnya dan berjanji akan diselesaikan pada tahun 2022 ini.

"Jadi Insya Allah tahun 2022, seperti itu. Kita tahu masalahnya, hulunya apa, oh di sana. Jadi kita buatkan got (saluran) yang masuk langsung ke Kali Rolak Gunungsari," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan yang paling mendominasi.

Korban Tewas dalam Karhutla Bromo Bertambah, Kini jadi 6 Orang

Gugurnya Suraji menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). 

Mahasiswa yang Bawa Brass Knuckle saat Demo di Surabaya Ditetapkan Tersangka

Saat ini, polisi masih mendalami tujuh orang yang diperiksa intensif. Sementara tiga lainnya sudah dipulangkan.

Gandeng PMI dan Unair, Yayasan Amway Peduli Edukasi Pentingnya Gut Health

Menjaga kondisi tubuh membutuhkan pendekatan menyeluruh melalui pola makan seimbang, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup.

Ngaku Imam Mahdi, Pria di Bangkalan Tipu Korban Miliaran Modus Jual Tiket Surga dan Top Up Umur

Hingga saat ini sudah ada empat orang korban yang melapor ke polisi.

Pemkab Mojokerto Gelontorkan Rp812 Juta Beasiswa untuk Mahasiswa Kurang Mampu dan Berprestasi

Penyerahan beasiswa secara simbolis dilakukan Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa.