Senin, 07 Sep 2026 01:36 WIB

Genangan Air di Surabaya Berujung Kenangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 07 Jan 2022 15:31 WIB
Balai Kota Surabaya. Foto: Arif Fajar Ardianto
Balai Kota Surabaya. Foto: Arif Fajar Ardianto

selalu.id - Banjir atau dengan bahasa yang disederhanakan genangan air di Surabaya mendapat sorotan dari masyarakat. Netizen mengaku geram dengan penaganan genangan yang dirasa makin sering terjadi akhir-akhir ini.

Pendapat netizen pada sebuah postingan di grup media sosial Facebook bahkan membandingkan kinerja Wali Kota Tri Rismaharini dengan Eri Cahyadi dalam menangani genangan atau banjir di Surabaya. Netizen yang juga warga Surabaya tersebut seakan mengenang kepemimpinan Risma.

Baca Juga: Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Seperti yang dituturkan oleh pemilik akun Nugroho Matair yang membandingkan kinerja Wali Kota Tri Rismaharini dalam menangani banjir.

"Biyen Bu Risma sering terjun monitoring langsung bukan dibalik meja. Ini yang saya tahu, beliau detail tahu lapangan. Maaf ini yang saya tahu," tulisnya dalam komentar pstingan di grup Facebook Surabaya Digital City.

Hal senada juga dituliskan akun Hari Susanto yang meminta Wali Kota Eri Cahyadi untuk turun ke lapangan saat hujan terlebih banjir, agar mengetahui penyebabnya.

"Waline (wali kota) turun dulu kasih contoh sayang," pintanya.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Beberapa netizen juga membandingkan secara sarkas antara kepemimpinan Eri Cahyadi dengan Risma saat menjabat Wali Kota Surabaya dalam menangani banjir. Seperti pernyataan akun Pras Z.

"Beda jauh ambek Emak (beda jauh sama emak)," tulisnya. Emak disini merujuk pada Tri Rismaharini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi memiliki solusi sendiri dalam menangani banjir dengan mencari hulu sungai dalam mengatasi banjir.

Baca juga: Ini Solusi Penanganan Banjir Versi Wali Kota Eri Cahyadi, Semoga Berhasil

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

"Nah, sekarang kita lihat dan cari hulunya, berarti harus ada tampungan air. Seperti di Lontar, ada bozem. Kemudian, di depan Unesa (Universitas Negeri Surabaya) sudah tidak banjir, soalnya kita alirkan ke Kali Makmur," kata Eri beberapa waktu lalu.

Eri mengaku sudah mengetahui masalahnya dan berjanji akan diselesaikan pada tahun 2022 ini.

"Jadi Insya Allah tahun 2022, seperti itu. Kita tahu masalahnya, hulunya apa, oh di sana. Jadi kita buatkan got (saluran) yang masuk langsung ke Kali Rolak Gunungsari," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.