Selasa, 03 Feb 2026 02:34 WIB

Tak Pernah Libur Kerja, Nenek Korban Tabrak Lari adalah Pekerja Keras

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 24 Des 2024 13:16 WIB
Korban tabrak lari Mercy hitam
Korban tabrak lari Mercy hitam

selalu.id– Di balik peristiwa tragis yang merenggut nyawa nenek Prasetya Ningsih (63), ia dikenang sebagai wanita pekerja keras dan tangguh.

Umurnya yang sudah paruh payah, Ningsih, yang akrab dipanggil Mami oleh keluarga dan lingkungannya adalah seorang tukang sapu di kawasan Pakuwon City, Surabaya, sekaligus pedagang minuman di hari libur.

Ningsih telah bekerja sebagai tukang sapu selama lebih dari enam tahun. Setiap hari, mulai pagi pukul 07.00 WIB hingga 15.00 WIB ia membersihkan jalanan tanpa mengeluh.

Namun, semangatnya untuk mencukupi kebutuhan keluarga tidak berhenti di situ. Di hari libur, ia berjualan minuman di kawasan Kenjeran, termasuk saat Lebaran.

“Beliau benar-benar pekerja keras. Kalau tidak kerja sapu, ya dagang di Kenjeran. Bahkan di hari raya pun tetap jualan, lebaran juga jualan,” ujar Djangkung Wasesa, adik ipar korban, saat ditemui di rumah duka.

Ningsih dikenal sebagai sosok yang jarang mengeluh meskipun hidup dalam kesederhanaan. Setelah suaminya meninggal dunia, dia tetap bekerja keras mencari nafkah.

Dari empat anaknya, hanya satu yang masih tinggal bersamanya, sementara dua anak lainnya sudah berkeluarga, dan satu anak berada di dalam tahanan.

“Ibu selalu bilang, jangan pulang terlalu malam. Itu pesan yang sering saya dengar, dari pagi hingga ibu kerja tukang sapu, kalau libur dia tetap bekerja jual dagangan di Kenjeran,”ungkap Muhammad Ikrom, anak bungsu korban yang berusia 21 tahun.

Kehidupan Ningsih yang penuh perjuangan berakhir tragis pada Senin (23/12/2024). Saat sedang mengendarai sepeda usai bekerja, ia ditabrak oleh sebuah mobil Mercedes-Benz hitam atau Mercy hitam bernopol L 1725 FHyang melaju kencang di kawasan Pakuwon City.

Dalam rekaman kamera dashboard milik pengendara lain, terlihat Ningsih yang mengenakan jas hujan hijau terpental bersama sepedanya, pengemudi Mercy hitam justru melarikan diri ke Jalan Kenjeran.

Tragisnya, pelaku yang bernama Septian Uki Wijaya  yang mengemudikan Mercy tersebut menyebabkan kecelakaan beruntun, menabrak tiga mobil dan empat motor di sepanjang Jalan Kenjeran.

Ningsih sempat dilarikan ke RSUD dr. Soetomo dengan kondisi kritis akibat pendarahan otak, tetapi nyawanya tidak tertolong. Ia menghembuskan napas pukul 02.00 WIB dini hari, terakhir setelah menjalani perawatan intensif selama satu malam.

Meski pelaku dan keluarganya telah meminta maaf serta menawarkan bantuan, keluarga Ningsih menolak tawaran damai. Mereka berharap kasus ini dapat diusut tuntas, terutama karena ada dugaan pelaku mengemudi dalam keadaan mabuk.

“Ini soal nyawa manusia. Kami ingin proses hukum berjalan sesuai aturan, apalagi pelaku minum alkohol,” tegas Djangkung, Adik Ipar korban.

Baca Juga: Avanza Berpenumpang Balita Terlibat Kecelakaan Beruntun di Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.