Senin, 02 Feb 2026 22:12 WIB

Harga Melonjak, Cabai Sachet jadi Solusi Warga Surabaya

Cabai sachet
Cabai sachet

selalu.id - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, harga cabai rawit di pasaran meroket. Namun, warga di kawasan Jalan Semolowaru Elok, Surabaya, Jawa Timur, memiliki solusi cerdas untuk mengatasi masalah ini berupa Cabai Sachet.

Warga di wilayah tersebut, yang tergabung dalam Kelompok Tani Elok Mekarsari, memanfaatkan lahan kosong di sekitar mereka untuk urban farming.  Mereka menanam cabai rawit, yang kemudian dikemas dalam bentuk sachet dan dijual dengan harga jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran.

"Ini adalah cara kami untuk meringankan beban warga di tengah harga cabai yang tinggi," ujar Fatimah, salah satu penjual cabai sachet, Senin (23/12/2024).

"Satu sachet berisi 10 cabai rawit, dijual dengan harga Rp2.000 saja," imbuhnya.

Sementara itu, Yanti salah satu warga yang membeli cabai sachet, merasa terbantu dengan inisiatif ini. "Harga Rp2.000 per sachet sangat murah, dibandingkan harga cabai di pasaran yang mencapai Rp52.000 per kilogram," ungkapnya.

"Ini sangat membantu kami untuk menghemat pengeluaran," tambahnya.

Tak hanya ibu rumah tangga, para bapak pun tak ketinggalan untuk memborong cabai sachet. "Saya sengaja datang ke sini untuk membeli cabai sachet, karena harganya lebih murah dan kualitasnya bagus," ujar Musafak salah seorang pembeli.

Selain cabai rawit, lahan urban farming ini juga ditanami berbagai jenis sayuran dan buah-buahan, seperti tomat, terong, kacang panjang, timun, kangkung, kelengkeng, hingga buah anggur.

Inisiatif warga Semolowaru Elok ini patut diapresiasi.  Mereka tidak hanya mampu mengatasi masalah harga cabai yang tinggi, tetapi juga memberikan solusi yang kreatif dan berkelanjutan.  Urban farming tidak hanya membantu warga untuk mendapatkan bahan pangan yang lebih murah, tetapi juga mendorong gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.

Baca Juga: Cabai Meroket Jelang Nataru, DPRD Nilai Pemkot Lambat Hadapi Gejolak Harga

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.