Jumat, 23 Okt 2026 16:20 WIB

Aturan Sekolah Tatap Muka 100 Persen di Surabaya, DPRD: Guru Masih Salah Paham

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 06 Jan 2022 10:34 WIB
Hearing komisi D DPRD Surabaya
Hearing komisi D DPRD Surabaya

selalu.id - Sesuai SKB 4 menteri terkait pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya Komisi D menggelar rapat dengar pendapat (hearing) bersama Pemerintah Kota Surabaya serta instansi yang terkait. Ini sebagai langkah untuk persiapan PTM mencegah dampak kesehatan siswa dan guru.

"Kita tadi hearing pelaksanaan PTM jadi ada dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dari perkumpulan sekolah swasta dan PGRI juga ada epidemolog dokter Windhu,"ujar Sekeretaris Komisi D, Akmarawita Kadir pada Rabu (5/1/2022).

Baca Juga: Operasi Patuh Semeru 2026 Dua Pekan Kedepan, ETLE Tetap Berjalan Tilang Manual Berlaku Awal November

Akmara menyampaikan, PTM terbatas memang harus dilaksanakan. Mengingat psikologis anak-anak tidak terlalu baik, sebab, terlalu lama melakukan sekolah daring.

"Yang dimaksud 100 persen PTM itu ternyata memang banyak yang belum tahu. Baik itu orang tua maupun guru yang masih salah paham," kata dia.

Akmara pun menerangkan bahwa PTM 100 persen tersebut yang dimaksud bukanlah siswanya melainkan kapasitas ruangan yang tidak boleh 100 persen masuk.

"Misalnya kapasitas ruangan itu kecil. Jadi harus separuhnya terkecuali kalau misal rumbel itu 32, jadi harus minimal kapasitas ruangan yang mumpuni," jelasnya.

Lebih lanjut, Akmara menjelaskan, artinya PTM 100 persen kapasitas ruangan tersebut sudah terkendali. Maka, jumlahnya akan ditambah lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Yusuf Masruf mengatakan, nantinya PTM 100 persen ini akan dilakukan evaluasi secara bertahap, sembari melihat perkembangan Covid-19 di Surabaya.

"Jadi 50 persen dulu ini kita jalani. Terus kita evaluasi baik kondisi perkembangan penyebaran virus maupun kondisi anak didik kita. Evaluasinya 3 bulan sekali," kata Yusuf,

Baca Juga: Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Setelah 50 persen itu, nantinya pihaknya akan menaikan menjadi 75 persen sampai PTM 100 persen. Menurutnya 100 persen itu bukanlah jumlah siswa melainkan kapasitas bangku yang nantinya jarak sekitar 1 meter.

"Jadi 100 persen itu dari kapasitas, bukan jumlah siswa. Nah, nanti kita sampaikan ke teman-teman kepala sekolah dan nanti kita siapkan tahapannya sembari kita evaluasi,"jelasnya.

Yusuf mengaku yang perlu diwaspadai adalah jam kosong, karena selama PTM 100 persen, pihaknya berencana menerapkan waktu belajar 6 jam.

"Para siswa tidak boleh keluar dan berkerumun, tidak boleh makan bersama-sama, hingga tidak boleh ada jam kosong," kata Yusuf.

Baca Juga: Massa Demo Berpakaian Serba Hitam Mulai Datang di Depan Grahadi Surabaya

Dinas Pendidikan nanti akan mensosialisasikan kepada para wali murid sesuai dengan tahapan dan hasil evaluasi. Termasuk izin orang tua juga menjadi syarat siswa dalam mengikuti PTM 100 persen.

"Kami juga membuka ruang konsultasi selama penerapan secara bertahap (PTM)," ujarnya.

Selain itu Yusuf juga akan melakukan asesmen ulang kepada sekolah yang akan mengikuti PTM 100 persen. Asesemen meliputi prokes, kapasitas ruangan hingga Vaksinasi.

Hingga saat ini sekolah yang mengikuti PTM dari masing-masing jenjang ada 647 untuk jenjang SD, 302 untuk jenjang SMP, 52 jenjang SMA, 145 untuk jenjang MI, dan 29 untuk jenjang MTs. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mahasiswa yang Bawa Brass Knuckle saat Demo di Surabaya Ditetapkan Tersangka

Saat ini, polisi masih mendalami tujuh orang yang diperiksa intensif. Sementara tiga lainnya sudah dipulangkan.

Gandeng PMI dan Unair, Yayasan Amway Peduli Edukasi Pentingnya Gut Health

Menjaga kondisi tubuh membutuhkan pendekatan menyeluruh melalui pola makan seimbang, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup.

Parah! Gerobak Sampah Dicuri di Surabaya, Pelaku Terekam CCTV

Kehilangan sarana itu sempat mengancam kelancaran pengangkutan sampah dari rumah warga ke Tempat Penampungan Sementara.

Ngaku Imam Mahdi, Pria di Bangkalan Tipu Korban Miliaran Modus Jual Tiket Surga dan Top Up Umur

Hingga saat ini sudah ada empat orang korban yang melapor ke polisi.

Pemkab Mojokerto Gelontorkan Rp812 Juta Beasiswa untuk Mahasiswa Kurang Mampu dan Berprestasi

Penyerahan beasiswa secara simbolis dilakukan Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa.

Tiga Pemuda Bobol 2 Sekolah di Mojokerto, Pelaku Diringkus saat Tidur

Aksi pencurian dengan pemberatan itu terjadi di SDN Mlaten Kecamatan Puri dan TK Jabon Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar.