Selasa, 03 Feb 2026 04:56 WIB

Usai Atap Ambrol, DPRD Surabaya Desak Pemkot Selamatkan Gedung Setan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 19 Des 2024 13:23 WIB
Gedung Setan
Gedung Setan

selalu.id – Insiden ambrolnya atap Gedung Setan di Kelurahan Banyu Urip, Kecamatan Sawahan, Surabaya, Selasa (17/12/2024) kemarin, menjadi sorotan serius DPRD Kota Surabaya.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, William Wirakusuma meminta Pemerintah Kota (Pemkot) bertindak tegas dalam menangani penghuni dan melestarikan gedung bersejarah ini.

“Gedung ini bukan hanya tempat tinggal warga, tetapi juga bagian dari sejarah Surabaya. Pemkot harus memastikan penghuni yang membutuhkan perhatian khusus, seperti lansia dan warga luar daerah, mendapat solusi terbaik. Mereka yang bukan warga Surabaya sebaiknya dipulangkan ke daerah asal,” ujar William, Kamis (19/12/2024).

Ia juga menekankan pentingnya melestarikan Gedung Setan yang dulunya merupakan bekas kantor Gubernur VOC. Gedung ini dinilai memiliki potensi sebagai situs sejarah dan daya tarik wisata edukatif.

“Sayang sekali jika gedung bersejarah seperti ini dibiarkan hancur. Pemkot perlu segera menelusuri status kepemilikan gedung ini dan merencanakan revitalisasi agar bisa dijadikan monumen bersejarah,” tambahnya.

Gedung Setan, yang selama ini dihuni secara turun-temurun oleh sejumlah keluarga, kini menjadi perhatian tidak hanya karena kondisi fisiknya yang memprihatinkan, tetapi juga karena potensi masalah sosial yang timbul dari keberadaan para penghuninya.

William menegaskan bahwa Pemkot harus mendata penghuni secara menyeluruh dan memberikan perhatian lebih kepada warga ber-KTP Surabaya.

“Pemkot harus memberikan program relokasi atau bantuan sosial untuk warga asli Surabaya, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.

Selain itu, revitalisasi Gedung Setan juga dianggap penting untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. “Gedung ini memiliki nilai sejarah yang tinggi. Jika dipulihkan, gedung ini bisa menjadi ikon kota dan daya tarik wisata baru,” kata William.

Sebelumnya, Camat Sawahan, Amiril Hidayat, menyebut Gedung Setan bukan merupakan aset Pemkot, melainkan milik pribadi. Namun, Pemkot telah mengambil langkah cepat dengan mengevakuasi 60 jiwa dari 18 kepala keluarga ke Balai RW setempat.

“Kondisi gedung sangat rapuh, dan atap yang jebol membuatnya makin berbahaya. Semua penghuni sudah dievakuasi, dan tidak ada korban jiwa,” jelas Amiril.

Ia menegaskan bahwa perbaikan bangunan menjadi tanggung jawab pemilik, namun Pemkot akan membantu dalam hal penanganan awal. Sementara itu, solusi tempat tinggal sementara juga sedang dicarikan bagi para warga terdampak.

“Untuk warga yang tidak punya keluarga di Surabaya, kami akan mencari alternatif lain agar mereka tetap aman dan memiliki tempat tinggal layak,” pungkasnya.

Baca Juga: Wali Kota Eri Bentuk Satgas Teknis Cek Bangunan Sekolah Setelah Plafon SMPN 60 Runtuh

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.