Jumat, 05 Jun 2026 11:10 WIB

Tak Lagi Banjir, Warga Dukuh Kupang Puas Hasil Pembangunan Box Culvert Pemkot Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 10 Des 2024 20:25 WIB
Keadaan Dukuh Kupang Barat
Keadaan Dukuh Kupang Barat

selalu.id - Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Surabaya pada Rabu (10/12/2024) hari ini, menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan genangan air di sejumlah titik.

Namun, warga Dukuh Kupang Barat kini mulai bisa bernapas lega. Berkat proyek pembangunan box culvert dan gorong-gorong baru, wilayah yang dulu menjadi langganan banjir ini terbukti lebih siap menghadapi curah hujan tinggi.



Ketua RW 8 Putat Jaya, Sawahan, Mikrah, mengatakan bahwa pembangunan gorong-gorong baru membawa perubahan besar bagi lingkungan mereka.

“Saya sudah tanya ke warga, semuanya merasakan ada perubahan. Kalau dulu, hujan deras pasti banjir lama. Sekarang, kalau ada genangan, cepat surut setelah hujan reda,” ujar Mikrah, kepada selalu.id, Rabu (10/12/2024).

Baca Juga: Revitalisasi Infiltrasi (R-I): Menangkap Air, Menangkap Masa Depan Surabaya



Meski demikian, Mikrah mengakui masih ada sedikit kendala luapan air yang terjadi di RT 6, wilayah Dukuh Kupang Barat.

“Di sana ada luapan air dari saluran Dukuh Kupang 15. Airnya mengalir ke RT 6 dan sempat meluap, tapi akhirnya cepat surut. Jadi, ini hanya imbas kecil dari saluran lama, bukan karena gorong-gorong baru,” jelasnya.

Proyek box culvert yang baru dibangun selesai pda Agustus 2024 lalu, terbukti efektif menahan debit air besar selama hujan deras. Mikrah menegaskan, gorong-gorong ini telah berfungsi maksimal tanpa terdampak banjir.

“Saluran baru ini benar-benar membantu warga. Memang masih ada luapan air dari aspal tinggi tak tahu dari mana di sekitar lapangan voli belakang pasar, tapi itu lebih karena kondisi saluran lama,” katanya.

Hujan deras sebelumnya pernah menyebabkan banjir besar pada 4 April 2024 di Dukuh Kupang. Saat itu, genangan air mencapai setinggi dada hingga kepala orang dewasa di RT 4, RW 7. Namun, dengan adanya perbaikan infrastruktur, kondisi tersebut tidak lagi terjadi.

Dukuh Kupang Barat telah menjadi langganan banjir sejak 1991 akibat topografi rendah dan kapasitas saluran air yang terbatas. Namun, perbaikan gorong-gorong menjadi langkah nyata untuk mengurangi dampak banjir di kawasan ini.

“Proyek ini sangat membantu, meskipun masih ada sedikit luapan. Kami berharap pemerintah terus melanjutkan perbaikan, khususnya di saluran-saluran lama seperti di Dukuh Kupang 15,” tutup Mikrah.

Baca Juga: Dapur Makan Bergizi Gratis Dibuka di Sukomanunggal, Sasar Siswa hingga Ibu Hamil

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.