Kamis, 22 Okt 2026 04:55 WIB

Tak Lagi Banjir, Warga Dukuh Kupang Puas Hasil Pembangunan Box Culvert Pemkot Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 10 Des 2024 20:25 WIB
Keadaan Dukuh Kupang Barat
Keadaan Dukuh Kupang Barat

selalu.id - Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Surabaya pada Rabu (10/12/2024) hari ini, menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan genangan air di sejumlah titik.

Namun, warga Dukuh Kupang Barat kini mulai bisa bernapas lega. Berkat proyek pembangunan box culvert dan gorong-gorong baru, wilayah yang dulu menjadi langganan banjir ini terbukti lebih siap menghadapi curah hujan tinggi.



Ketua RW 8 Putat Jaya, Sawahan, Mikrah, mengatakan bahwa pembangunan gorong-gorong baru membawa perubahan besar bagi lingkungan mereka.

“Saya sudah tanya ke warga, semuanya merasakan ada perubahan. Kalau dulu, hujan deras pasti banjir lama. Sekarang, kalau ada genangan, cepat surut setelah hujan reda,” ujar Mikrah, kepada selalu.id, Rabu (10/12/2024).

Baca Juga: Revitalisasi Infiltrasi (R-I): Menangkap Air, Menangkap Masa Depan Surabaya



Meski demikian, Mikrah mengakui masih ada sedikit kendala luapan air yang terjadi di RT 6, wilayah Dukuh Kupang Barat.

“Di sana ada luapan air dari saluran Dukuh Kupang 15. Airnya mengalir ke RT 6 dan sempat meluap, tapi akhirnya cepat surut. Jadi, ini hanya imbas kecil dari saluran lama, bukan karena gorong-gorong baru,” jelasnya.

Proyek box culvert yang baru dibangun selesai pda Agustus 2024 lalu, terbukti efektif menahan debit air besar selama hujan deras. Mikrah menegaskan, gorong-gorong ini telah berfungsi maksimal tanpa terdampak banjir.

“Saluran baru ini benar-benar membantu warga. Memang masih ada luapan air dari aspal tinggi tak tahu dari mana di sekitar lapangan voli belakang pasar, tapi itu lebih karena kondisi saluran lama,” katanya.

Hujan deras sebelumnya pernah menyebabkan banjir besar pada 4 April 2024 di Dukuh Kupang. Saat itu, genangan air mencapai setinggi dada hingga kepala orang dewasa di RT 4, RW 7. Namun, dengan adanya perbaikan infrastruktur, kondisi tersebut tidak lagi terjadi.

Dukuh Kupang Barat telah menjadi langganan banjir sejak 1991 akibat topografi rendah dan kapasitas saluran air yang terbatas. Namun, perbaikan gorong-gorong menjadi langkah nyata untuk mengurangi dampak banjir di kawasan ini.

“Proyek ini sangat membantu, meskipun masih ada sedikit luapan. Kami berharap pemerintah terus melanjutkan perbaikan, khususnya di saluran-saluran lama seperti di Dukuh Kupang 15,” tutup Mikrah.

Baca Juga: Dapur Makan Bergizi Gratis Dibuka di Sukomanunggal, Sasar Siswa hingga Ibu Hamil

Editor : Ading
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.