Rabu, 22 Jul 2026 14:53 WIB

Wali Kota Eri Kurangi Anggaran Penanganan Banjir Sebesar Rp600 M, Ini Alasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 05 Des 2024 15:20 WIB
Eri Cahyadi
Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, menyebut bahwa Pemerintah Kota anggaran penanganan banjir untuk 2025 tidak mengalami pengurangan, tetapi mengalami penyesuaian. Sehingga harus dipangkas sebesar Rp 600 miliar.

“Cukup banyak faktor yang mempengaruhi penyesuaian ini,” kata Eri, Kamis (4/12/2024).

“Eri menjelaskan meskipun perencanaan awal untuk sumber pendapatan dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dipatok sebesar 800 miliar dengan estimasi penerimaan 30 persen yang diharapkannya, realisasi yang didapat hanya mencapai 200 miliar.

“Contohnya, PBKB yang sebelumnya diharapkan dapat mencapai 30 persen dengan total target 800 miliar rupiah. Namun, berdasarkan perhitungan awal, saat persentase diproyeksikan mencapai 60 persen, anggaran yang diterima dari Provinsi hanya sebesar 1,1 triliun rupiah. Dengan adanya perubahan tersebut, hanya terdapat tambahan sekitar 200 miliar dari anggaran yang diharapkan," ungkap Eri Cahyadi.

Penyesuaian ini, lanjut Eri, disebabkan oleh sosialisasi mengenai batasan pengeluaran yang ditentukan oleh provinsi, yang pada akhirnya hanya memberikan tambahan 200 miliar setelah menghitung ulang.

“Ketika kami menyusun perencanaan anggaran sebesar 800 miliar, kami ternyata hanya menerima 200 miliar. Maka, kami harus mengurangi anggaran yang direncanakan sebesar 600 miliar,” ungkapnya

Hal ini ejumlah aturan terkait retribusi yang selama ini ada dihapus, yang selanjutnya berdampak pada Penyelenggaraan Anggaran Daerah (PAD). Penyesuaian ini mengharuskan pihaknya untuk melakukan evaluasi terhadap sejumlah program yang tidak dapat dilaksanakan.

“Ini karena ada penyesuaian yang aturan retribusi banyak dihapus harus penyesuaian PAD. Sehingga, PAD kita peritungan tadi ya kudu dikurangi, sesuaikan mana yang tidak dikerjakan. Tapi nanti ketika ada sisa lelang kita kerjakan, akan dialokasikan untuk pelaksanaan program-program yang terpending,” tambahnya.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Editor : Ading
Berita Terbaru

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.