Selasa, 21 Jul 2026 02:45 WIB

Andreas Pardede Angkat Bicara Soal Fenomena Kotak Kosong

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 02 Des 2024 14:01 WIB
Andreas Pardede
Andreas Pardede

selalu.id - Menyoal Pilkada 2024 yang diselenggarakan secara serempak diseluruh Indonesia, menjadi fenomena tersendiri bagi sejumlah kalangan. Khususnya mengenai Pilkada di Jatim yang didapati 5 daerah Kabupaten/Kota yang memiliki calon tunggal. Sehingga ditetapkannya Kolom (Kotak) Kosong sebagai pendamping pilihan calon tunggal tersebut.

Ini tentunya menjadi polemik tersendiri bagi beberapa kalangan kelompok masyarakat dalam menentukan pilihannya. Pilkada sendiri merupakan mekanisme kompetisi para kontestan untuk dipilih sebagai penyelenggara negara. Dalam kaitan ini, Kolom (Kotak) Kosong sebagai lawan Calon Tunggal bukanlah atau tidak dapat dikategorikan sebagai kontestan Pilkada.

Karena sejumlah alasan sebagai berikut ;
- Kotak Kosong bukanlah pasangan calon manusia yang bisa berkompetisi sebagaimana layaknya manusia.
- Kotak Kosong bukanlah kontestan yang bisa merumuskan dan menawarkan visi misi dan program kepada rakyat pemilih.
- Kotak Kosong bukanlah kontestan yang bisa didelegasikan kedaulatan oleh rakyat.

Pendiri Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Andreas Pardede menyebut, terkait putusan MK Nomor 60/PUU-XXI/2024 telah membuka dan memberikan ruang serta kesempatan seluas-luasnya bagi partai-partai politik untuk mencalonkan dan mengusung calon kepala daerah khususnya di kota Surabaya.

Berdasarkan hasil Pemilu Legislatif 2024, di kota Surabaya ada 7 parpol yang secara langsung bisa mengusung calon Walikota tanpa harus berkoalisi sebagaimana terlihat dari data berikut ; PDIP sebanyak 22 persen, Gerindra 16 persen, PKB 10 persen, Golkar 9 persen, PKS 9 persen, PSI 8 persen, Demokrat 7 persen, dan lain-lain sebanyak 19 persen.

"Karena berdasarkan putusan MK Nomor 60/PUU-XXI/2024 ini ketuju parpol tersebut telah melampaui suara sah minimal sebesar 6,5 persen. Namun ketujuh parpol tersebut beramai-ramai hanya mencalonkan atau mengajukan satu pasangan calon saja," ungkap Ketua Pusat Studi  Arus Demokrasi (PSAD) ini kepada selalu.id di Surabaya, Senin (2/12/2024).

Menurut Andreas Pardede, antusiasme rakyat pemilih yang telah memberikan suaranya kepada masing-masing parpol yang berbeda pada saat Pemilu Legislatif 2024, seharusnya menjadi cermin bagi para parpol untuk mengajukan pasangan calon yang berbeda.

"Sementara, Pilkada dengan pasangan calon tunggal tidak memberikan alternatif bagi rakyat Surabaya untuk memilih siapa walikota terbaik yang akan memimpin mereka selama 5 tahun," imbuh mantan komisioner Bawaslu Jatim periode 2012-2017 ini.

Baca Juga: Eri-Armuji Kalahkan Kotak Kosong, Aprizaldi: Bukti Nyata Kerja Pro-Rakyat!

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.