Senin, 21 Sep 2026 06:42 WIB

Ketua Komisi C DPRD Jatim Minta BUMD Serius Kembangkan Usaha

Ketua Komisi C DPRD Jatim Adam Rusydi SPd
Ketua Komisi C DPRD Jatim Adam Rusydi SPd

selalu.id - Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur (Jatim) memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 menurun hingga Rp 5 miliar.

Hal itu disampaikan oleh Hikmah Bafaqif, M.Pd anggota DPRD Jatim dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Menurutnya, pendapatan daerah tahun anggaran 2025, mengalami penurunan mencapai Rp 5.980.995.113.000.

Baca Juga: Proyek Drainase Kelurahan Ancam Pasokan Air Bersih di Surabaya

Besarnya penurunan Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2025, memang karena pemberlakuan kebijakan opsen PKB dan opsen BBNKB yang berakibat terhadap penurunan penerimaan PKB dan BBNKB sebesar Rp4.290.554.988.264.

Memperhatikan penyampaian Nota Gubernur Jawa Timur tanggal 26 Oktober 2024 tentang besaran angka Pendapatan Daerah dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025.

"Maka Rancangan APBD Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2025 akan mengalami Defisit Anggaran sebesar Rp1.499.395.748.611, yang akan ditutup melalui pembiayaan Netto yaitu selisih antara Penerimaan Pembiayaan dan Pengeluaran Pembiayaan daerah," terangnya.

Baca Juga: Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Mendapati hal ini, Ketua Komisi C DPRD Jatim Adam Rusydi SPd akan bertindak untuk memperbaiki pendapatan Jawa Timur, terutama pada sektor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Semua, lanjutnya menjelaskan, bertujuan untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025. 

"Kami nanti akan meminta pada BUMD masterplan bisnis mereka terkait kedepan ini bagaimana. Jadi tidak hanya bicara binsis untung rugi, tapi target mereka kedepan," ujarnya kepada selalu.id saat dikonfirmasi, Jumat (1/11/2024).

Baca Juga: Bukan Sekadar Ambil Alih, Ini Rencana PDAM Surabaya Masuk Perumahan Air Mandiri

Meskipun demikian, Adam juga menegaskan, jika ada BUMD yang mati suri, pihaknya tidak segan menyarakan agar menutup usahanya. Pasalnya, BUMD yang mati suri menurut Adam sama dengan tidak ada keseriusan dan hanya menjadikan pemborosan anggaran saja.

"Ketika dalam menyampaikan masterplan itu kan nanti kelihatan keseriusan BUMD untuk mengembangkan usaha sampai sejauh mana. Ketika kami anggap tidak serius tutup saja, dari pada pemborosan anggaran saja," pungkas Adam Rusydi.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pejalan Kaki Lansia Tewas Tertabrak Motor di Mojokerto

Korban diduga hendak menyeberang untuk menuju ke toko.

Kawah Mirip Telur Ceplok Muncul di Gunung Anak Krakatau, Pertanda Apa? Ini Kata Ahli

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Lampung Selatan, Suwarno mengatakan, fenomena semacam ini tidak dialami oleh semua gunung api di Indonesia.

Promo Beras September 2026: Banyak Diskon Gila-gilaan Bunda, Segera Beli

Penawaran ini mencakup berbagai varian, mulai dari beras putih, beras merah, beras organik, hingga beras porang.

Detik-detik Tim Penyelam Basarnas Masuk Bangkai Kapal Virgo Transport 8 dan Temukan Satu Korban

Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju KN SAR Kamajaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Ketika Limbah Bawa PLN Nusantara Power Sabet 71 Penghargaan di ENSIA 2026

PLN Nusantara Power menegaskan bahwa energi tak sekadar soal listrik, melainkan tentang tumbuh bersama lingkungan dan masyarakat.

5 Kios di Jemur Andayani Surabaya Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabya

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Kasus kebakaran tersebut kini telah ditangani oleh pihak berwenang setempat.