Ketua Komisi C DPRD Jatim Minta BUMD Serius Kembangkan Usaha
- Penulis : Dony Maulana
- | Sabtu, 02 Nov 2024 10:29 WIB
selalu.id - Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur (Jatim) memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 menurun hingga Rp 5 miliar.
Hal itu disampaikan oleh Hikmah Bafaqif, M.Pd anggota DPRD Jatim dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Menurutnya, pendapatan daerah tahun anggaran 2025, mengalami penurunan mencapai Rp 5.980.995.113.000.
Baca Juga: Menanti Siapa Saja Anggota DPRD Surabaya yang Jadi Tersangka Kasus Bimtek
Besarnya penurunan Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2025, memang karena pemberlakuan kebijakan opsen PKB dan opsen BBNKB yang berakibat terhadap penurunan penerimaan PKB dan BBNKB sebesar Rp4.290.554.988.264.
Memperhatikan penyampaian Nota Gubernur Jawa Timur tanggal 26 Oktober 2024 tentang besaran angka Pendapatan Daerah dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025.
"Maka Rancangan APBD Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2025 akan mengalami Defisit Anggaran sebesar Rp1.499.395.748.611, yang akan ditutup melalui pembiayaan Netto yaitu selisih antara Penerimaan Pembiayaan dan Pengeluaran Pembiayaan daerah," terangnya.
Baca Juga: Kasus Korupsi Bimtek DPRD Surabaya, Siapa yang Akan Jadi Tersangka?
Mendapati hal ini, Ketua Komisi C DPRD Jatim Adam Rusydi SPd akan bertindak untuk memperbaiki pendapatan Jawa Timur, terutama pada sektor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Semua, lanjutnya menjelaskan, bertujuan untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025.
"Kami nanti akan meminta pada BUMD masterplan bisnis mereka terkait kedepan ini bagaimana. Jadi tidak hanya bicara binsis untung rugi, tapi target mereka kedepan," ujarnya kepada selalu.id saat dikonfirmasi, Jumat (1/11/2024).
Baca Juga: KBS Diproses Kejati, DPRD Surabaya Ingatkan Perawatan Satwa
Meskipun demikian, Adam juga menegaskan, jika ada BUMD yang mati suri, pihaknya tidak segan menyarakan agar menutup usahanya. Pasalnya, BUMD yang mati suri menurut Adam sama dengan tidak ada keseriusan dan hanya menjadikan pemborosan anggaran saja.
"Ketika dalam menyampaikan masterplan itu kan nanti kelihatan keseriusan BUMD untuk mengembangkan usaha sampai sejauh mana. Ketika kami anggap tidak serius tutup saja, dari pada pemborosan anggaran saja," pungkas Adam Rusydi.
Editor : AdingURL : https://selalu.id/news-8414-ketua-komisi-c-dprd-jatim-minta-bumd-serius-kembangkan-usaha
