Selasa, 10 Feb 2026 09:00 WIB

Ketua Komisi C DPRD Jatim Minta BUMD Serius Kembangkan Usaha

Ketua Komisi C DPRD Jatim Adam Rusydi SPd
Ketua Komisi C DPRD Jatim Adam Rusydi SPd

selalu.id - Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur (Jatim) memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 menurun hingga Rp 5 miliar.

Hal itu disampaikan oleh Hikmah Bafaqif, M.Pd anggota DPRD Jatim dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Menurutnya, pendapatan daerah tahun anggaran 2025, mengalami penurunan mencapai Rp 5.980.995.113.000.

Baca Juga: Menanti Siapa Saja Anggota DPRD Surabaya yang Jadi Tersangka Kasus Bimtek

Besarnya penurunan Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2025, memang karena pemberlakuan kebijakan opsen PKB dan opsen BBNKB yang berakibat terhadap penurunan penerimaan PKB dan BBNKB sebesar Rp4.290.554.988.264.

Memperhatikan penyampaian Nota Gubernur Jawa Timur tanggal 26 Oktober 2024 tentang besaran angka Pendapatan Daerah dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025.

"Maka Rancangan APBD Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2025 akan mengalami Defisit Anggaran sebesar Rp1.499.395.748.611, yang akan ditutup melalui pembiayaan Netto yaitu selisih antara Penerimaan Pembiayaan dan Pengeluaran Pembiayaan daerah," terangnya.

Baca Juga: Kasus Korupsi Bimtek DPRD Surabaya, Siapa yang Akan Jadi Tersangka?

Mendapati hal ini, Ketua Komisi C DPRD Jatim Adam Rusydi SPd akan bertindak untuk memperbaiki pendapatan Jawa Timur, terutama pada sektor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Semua, lanjutnya menjelaskan, bertujuan untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025. 

"Kami nanti akan meminta pada BUMD masterplan bisnis mereka terkait kedepan ini bagaimana. Jadi tidak hanya bicara binsis untung rugi, tapi target mereka kedepan," ujarnya kepada selalu.id saat dikonfirmasi, Jumat (1/11/2024).

Baca Juga: KBS Diproses Kejati, DPRD Surabaya Ingatkan Perawatan Satwa

Meskipun demikian, Adam juga menegaskan, jika ada BUMD yang mati suri, pihaknya tidak segan menyarakan agar menutup usahanya. Pasalnya, BUMD yang mati suri menurut Adam sama dengan tidak ada keseriusan dan hanya menjadikan pemborosan anggaran saja.

"Ketika dalam menyampaikan masterplan itu kan nanti kelihatan keseriusan BUMD untuk mengembangkan usaha sampai sejauh mana. Ketika kami anggap tidak serius tutup saja, dari pada pemborosan anggaran saja," pungkas Adam Rusydi.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Perayaan HPN 2026 di Polda Metro Jaya: Brigjen Dekananto: Pers Mitra Strategis Polri

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Balai Wartawan Polri Polda Metro Jaya itu berlangsung penuh kehangatan.

Diam-diam Presiden Prabowo Bertemu Pimpinan TNI-Polri di Istana, Ini yang Dibahas

Presiden Prabowo memberikan arahan langsung dari rapat yang berlangsung 3,5 jam.

Bupati Jember Tegaskan Peran Strategis Pers dalam Menguatkan Ekonomi Berdaulat

HPN 2026 dinilai relevan dengan tantangan era digital yang menuntut jurnalisme adaptif tanpa meninggalkan nilai integritas dan profesionalisme.

Peredaran Pupuk Bersubsidi Ilegal di Ngawi Digagalkan, 6 Orang Ditetapkan Tersangka

Kasus ini terbongkar setelah petugas menerima informasi pengiriman pupuk bersubsidi ilegal dari Kabupaten Lamongan ke Ngawi.

Jelang Imlek, Salon di Surabaya Diserbu Pelanggan

Banyak masyarakat memilih untuk merapikan penampilan sebagai bentuk persiapan menyambut tahun baru, dengan tren gaya rambut yang semakin beragam dan bebas.

Tingkatkan Layanan Terminal Peti Kemas, Pelindo Datangkan Alat Bongkar Muat Baru

Alat-alat tersebut rencananya akan mulai tiba secara bertahap pada semester-II tahun 2026.