Sabtu, 24 Okt 2026 06:32 WIB

Reklamasi Pesisir, Eri Cahyadi Ungkap Strategi Sejahterakan Nelayan di Debat Perdana Pilwali

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 17 Okt 2024 14:20 WIB
Eri Armuji
Eri Armuji

selalu.id - Calon tunggal Wali Kota Surabaya nomor urut satu Eri Cahyadi menjelaskan langkah strategis kemajuan Kota Surabaya dalam menyejahterakan masyarakat pesisir yang terdampak rencana reklamasi Waterfront Land (SWL).

Eri menyebut memang perizinan pesisir rencana reklamasi itu bukan ranah Pemerintah Kota Surabaya sesuai undang-undang No 23 tahun 2014. Namun, dia berjanji akan mempertahankan ruang terbuka hijau di Kota Pahlawan.

“Seperti, hutan mangrove kita akan pertahankan karena mangrove itulah yang mempertahankan dari abrasi, banjir. Kita mempertahankan biotanya, flora dan faunanya, jadikan sebagai tempat wisata untuk menjaganya,” kata Eri, usai debat perdana, Dyandra Convention Hall, Rabu (16/10/2024) malam.

Terkait nelayan, ungkap Eri, pihaknya juga memberi bantuan dengan memberikan perahu, hingga pom bensin solar agar nelayan mendapatkan subsidi.

Kemudian mengolah sampah agar menjadi energi yakni  ruang terbuka hijau dan bisa menggunakan berbasis listrik kendaraan.

“karena kita cinta lingkungan ini. Jangan sampai lingkungan ini menjadi lingkungan yang rusak,” terangnyaZ

Lebih lanjut Eri juga ingin pelayanan transportasi publik seperti kareta listrik atau LRT yang akan beroperasi 2027 dengan bekerja sama dengan kota-kota lain yakni Gresik, Lamongan, Mojokerto.

“Ini menghilangkan yang namanya polusi, bagaimana kita bergerak bersama, tidak bisa kita sendiri, tapi kekuatan-kekuatan kebersamaan inilah  yang akan kita bangun,” ungkapny.

Dengan begitu, kata Eri, hal ini bisa menggerakan pergerakan pesisir para melayan, agar keluarganya istrinya bisa bergerak ekonominya maka kota bangun infrastruktur seperti di Bulak.

“Mereka bisa berjualan di sana. Karena jangan sampai dan jangan sampai ketika ada pembangunan maka tidak bermanfaat untuk masyarakat sekitarnya. Ketika kitabicara pesisir maka nelayanan, istri nelayan, menjadi tujuan hidup kita membahagiakan mereka sebagai Pemkot Surabaya,” tuturnya.

“Karena itulah, kita akan komitmen menjaga ruang terbuka hijau. Ruang terbuka hijau di Surabaya ada 20 persen lebih 21 persen hari ini, itulah komitmen pemkot Surabaya,” tambhanya.

Baca Juga: Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sering Bikin Macet dan Rawan Kecelakaan, Parkir Liar di Nganjuk Ditertibkan

Langkah ini menjadi fokus utama kepolisian untuk menciptakan ketertiban, kelancaran lalu lintas, serta meminimalisir angka kecelakaan di jalan raya.

Menelusuri Jejak Pergerakan Dr Soetomo di Nganjuk, Ada Alat Medis hingga Buku Bahasa Asing

Hadirnya koleksi lengkap di Monumen dan Museum Dr. Soetomo ini menjadikannya salah satu destinasi wisata sejarah dan edukasi unggulan di Nganjuk.

Geger, Dua Mayat Ditemukan dalam Sehari di Mojokerto

Dua peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap warga lanjut usia yang tinggal sendiri, agar kejadian tidak terulang kembali.

Angkat Kembali Identitas Daerah, Kawasan Perbatasan Sidoarjo-Surabaya Bakal Ditata Ulang

Lokasi yang menjadi sasaran penataan berada di perbatasan Kelurahan Menanggal, Kecamatan Gayungan, Surabaya, dengan Desa Wadungasri, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan yang paling mendominasi.

Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Warga mengaku terganggu setiap malam akibat suara truk, ayam, hingga mesin yang beroperasi hingga pagi hari. Baunya menyengat dan bikin bising.