Rabu, 21 Okt 2026 10:12 WIB

Puti Guntur Soekarno Dorong Seniman Manfaatkan Digital untuk Mengembangkan Karya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 29 Des 2021 15:27 WIB
acara  Seminar Literasi digital di Surabaya
acara Seminar Literasi digital di Surabaya

selalu.id - Cucu Presiden RI pertama, Puti Guntur Soekarno sangat peduli terhadap keberadaan seniman di Surabaya. Puti meminta seniman lebih kreatif untuk memanfaatkan digital sebagai tempat pengembangan kesenian.

Motivasi ini disampaikan Anggota Komisi X DPR RI ini dalam ‘Seminar Literasi Digital’ di depan seniman-seniman Surabaya. Puti mendorong seniman segera membuat rencana baru untuk bisa memanfaatkan digital. Sebab, digital sudah tidak bisa dihindari, justru seniman harus mampu untuk memanfaatkan digitalisasi.

Baca Juga: Bocoran Subsidi BBM di RAPBN 2027 pada Rapat Paripurna Besok

"Saat ini sudah generasi Z, mau tidur pegang hanphone, bangun tidur pegang hanphone. Betapa besarnya pengaruh digital di era sekarang," kata Puti dalam sambutan seminar literasi digital di Surabaya.

Puti menuturkan, digital sudah menjadi budaya baru dalam kehidupan, orang mau kuliner, food, musik, serta travel and tourisme diperoleh dari kehebatan digital. Mereka mengetahui informasi dan mendapatkan pelayanan dari digital, bukan lagi dari televisi atau brosur. Namun media sosial (medsos) yang menjadi tolak ukur.

Kondisi ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan kehidupan. Semua pihak harus berselancar di dunia digital supaya bisa berkembang dengan baik memanfaatkan digital sebagai alat baru.

Baca Juga: Kinerja Pelindo Semester I 2026 Tumbuh Positif, DPR RI Beri Catatan Begini

"Dunia seni juga harus mampu memanfaatkan digital untuk bisa berkembang," ungkapnya.

Dulu, ungkap Puti, dua tahun lalu di Bali, saat pandemi mulai berkembang di Indonesia, para seniman mengalami kebingungan yang sangat luar biasa. Kebetulan, lanjut dia, dirinya bersama dengan anaknya mendatangi Bali. Di sana (Bali) mendatangi desa dan mampir ke sanggar tari, sangat menyedihkan karena seniman tiarap semua. Mereka tidak bisa menunjukan tari ke wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Baca Juga: Dukung JFC jadi Karnaval Kelas Dunia, Komisi VII DPR RI Dorong Potensi Ekonomi Lokal Jember

Akhirnya, papar Komisi X DPR RI ini, terceletuk ide untuk membuat pembelajaran menari secara online. Pembalajaran ini ditangani anak-anak muda, dan hasilnya diluar ekspektasi. Banyak orang yang ingin belajar, pesertanya bukan hanya lokal Bali, namun peserta luar negeri sangat banyak.

"Jadi pemikiran kita peserta bukan hanya lokal Bali saja, tetapi internasional juga harus menjadi target. Kalau di Bali kemarin peserta yang ikut belajar menari sampai Inggris," tuturnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Doa Lintas Agama Digelar di Sidoarjo

Istigasah dipimpin KH Rofiq Siradj.

Top 5 Berita: Pabrik Kosmetik Ilegal Digerebek sampai Rapat Kerja Pusat

Pembaca tertarik pemberitaan penggerebekan pabrik kosmetik ilegal hingga pendidikan.

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.