Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Puti Guntur Soekarno Dorong Seniman Manfaatkan Digital untuk Mengembangkan Karya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 29 Des 2021 15:27 WIB
acara  Seminar Literasi digital di Surabaya
acara Seminar Literasi digital di Surabaya

selalu.id - Cucu Presiden RI pertama, Puti Guntur Soekarno sangat peduli terhadap keberadaan seniman di Surabaya. Puti meminta seniman lebih kreatif untuk memanfaatkan digital sebagai tempat pengembangan kesenian.

Motivasi ini disampaikan Anggota Komisi X DPR RI ini dalam ‘Seminar Literasi Digital’ di depan seniman-seniman Surabaya. Puti mendorong seniman segera membuat rencana baru untuk bisa memanfaatkan digital. Sebab, digital sudah tidak bisa dihindari, justru seniman harus mampu untuk memanfaatkan digitalisasi.

Baca Juga: Mufti Anam Dorong Warga Hidupkan Semangat Kolektif Berlandaskan Empat Pilar Kebangsaan

"Saat ini sudah generasi Z, mau tidur pegang hanphone, bangun tidur pegang hanphone. Betapa besarnya pengaruh digital di era sekarang," kata Puti dalam sambutan seminar literasi digital di Surabaya.

Puti menuturkan, digital sudah menjadi budaya baru dalam kehidupan, orang mau kuliner, food, musik, serta travel and tourisme diperoleh dari kehebatan digital. Mereka mengetahui informasi dan mendapatkan pelayanan dari digital, bukan lagi dari televisi atau brosur. Namun media sosial (medsos) yang menjadi tolak ukur.

Kondisi ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan kehidupan. Semua pihak harus berselancar di dunia digital supaya bisa berkembang dengan baik memanfaatkan digital sebagai alat baru.

Baca Juga: Pengamat Soroti Videotron Ruang Paripurna DPRD Surabaya: Digitalisasi Layanan Publik Lebih Utama

"Dunia seni juga harus mampu memanfaatkan digital untuk bisa berkembang," ungkapnya.

Dulu, ungkap Puti, dua tahun lalu di Bali, saat pandemi mulai berkembang di Indonesia, para seniman mengalami kebingungan yang sangat luar biasa. Kebetulan, lanjut dia, dirinya bersama dengan anaknya mendatangi Bali. Di sana (Bali) mendatangi desa dan mampir ke sanggar tari, sangat menyedihkan karena seniman tiarap semua. Mereka tidak bisa menunjukan tari ke wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Baca Juga: MKD Aktifkan Kembali Adies Kadir, Akademisi FH Untag Sebut Hanya Slip of the Tongue

Akhirnya, papar Komisi X DPR RI ini, terceletuk ide untuk membuat pembelajaran menari secara online. Pembalajaran ini ditangani anak-anak muda, dan hasilnya diluar ekspektasi. Banyak orang yang ingin belajar, pesertanya bukan hanya lokal Bali, namun peserta luar negeri sangat banyak.

"Jadi pemikiran kita peserta bukan hanya lokal Bali saja, tetapi internasional juga harus menjadi target. Kalau di Bali kemarin peserta yang ikut belajar menari sampai Inggris," tuturnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.