Jumat, 05 Jun 2026 19:15 WIB

Puti Guntur Soekarno Dorong Seniman Manfaatkan Digital untuk Mengembangkan Karya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 29 Des 2021 15:27 WIB
acara  Seminar Literasi digital di Surabaya
acara Seminar Literasi digital di Surabaya

selalu.id - Cucu Presiden RI pertama, Puti Guntur Soekarno sangat peduli terhadap keberadaan seniman di Surabaya. Puti meminta seniman lebih kreatif untuk memanfaatkan digital sebagai tempat pengembangan kesenian.

Motivasi ini disampaikan Anggota Komisi X DPR RI ini dalam ‘Seminar Literasi Digital’ di depan seniman-seniman Surabaya. Puti mendorong seniman segera membuat rencana baru untuk bisa memanfaatkan digital. Sebab, digital sudah tidak bisa dihindari, justru seniman harus mampu untuk memanfaatkan digitalisasi.

Baca Juga: Penerbangan Jember-Surabaya Jadi Hadiah Istimewa di Hari Lahir Pancasila

"Saat ini sudah generasi Z, mau tidur pegang hanphone, bangun tidur pegang hanphone. Betapa besarnya pengaruh digital di era sekarang," kata Puti dalam sambutan seminar literasi digital di Surabaya.

Puti menuturkan, digital sudah menjadi budaya baru dalam kehidupan, orang mau kuliner, food, musik, serta travel and tourisme diperoleh dari kehebatan digital. Mereka mengetahui informasi dan mendapatkan pelayanan dari digital, bukan lagi dari televisi atau brosur. Namun media sosial (medsos) yang menjadi tolak ukur.

Kondisi ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan kehidupan. Semua pihak harus berselancar di dunia digital supaya bisa berkembang dengan baik memanfaatkan digital sebagai alat baru.

Baca Juga: Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Kecelakaan di Tol Paspro, Dua Staf Pendamping Tewas

"Dunia seni juga harus mampu memanfaatkan digital untuk bisa berkembang," ungkapnya.

Dulu, ungkap Puti, dua tahun lalu di Bali, saat pandemi mulai berkembang di Indonesia, para seniman mengalami kebingungan yang sangat luar biasa. Kebetulan, lanjut dia, dirinya bersama dengan anaknya mendatangi Bali. Di sana (Bali) mendatangi desa dan mampir ke sanggar tari, sangat menyedihkan karena seniman tiarap semua. Mereka tidak bisa menunjukan tari ke wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Baca Juga: Hindari Jalan Yos Sudarso Surabaya, Ada Demo Seniman Jalan Macet

Akhirnya, papar Komisi X DPR RI ini, terceletuk ide untuk membuat pembelajaran menari secara online. Pembalajaran ini ditangani anak-anak muda, dan hasilnya diluar ekspektasi. Banyak orang yang ingin belajar, pesertanya bukan hanya lokal Bali, namun peserta luar negeri sangat banyak.

"Jadi pemikiran kita peserta bukan hanya lokal Bali saja, tetapi internasional juga harus menjadi target. Kalau di Bali kemarin peserta yang ikut belajar menari sampai Inggris," tuturnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Surabaya dipilih sebagai lokasi awal karena telah memiliki berbagai inisiatif pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.