Rabu, 11 Feb 2026 17:23 WIB

Pengamat Soroti Videotron Ruang Paripurna DPRD Surabaya: Digitalisasi Layanan Publik Lebih Utama

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 03 Des 2025 10:59 WIB

selalu.id - Pengamat politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Ken Bimo Sultoni, menyoroti pengadaan videotron baru senilai hampir Rp 1 Miliar di Ruang Paripurna DPRD Surabaya.

Ken Bimo menilai pengadaan videotron baru berukuran 6 x 3 meter di Ruang Paripurna itu disebut untuk digitalisasi yang semestinya lebih diprioritaskan pada layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Baca Juga: Upacara Penghormatan Terakhir untuk Adi Sutarwijono Digelar Besok Siang

Menurut Bimo ,videotron yang dianggarkan menelan anggaran sekitar Rp800 juta dari APBD melalui mekanisme e-purchasing untuk penguatan fasilitas digital internal DPRD tidak keliru, namun tidak berada pada skala prioritas utama dalam agenda digitalisasi pemerintah.

Digitalisasi, kata dia, memang menjadi kebutuhan institusi modern. Namun ia mengingatkan bahwa digitalisasi memiliki tingkatan dan orientasi yang berbeda ada yang untuk memperkuat kinerja internal lembaga, dan ada yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

“Modernisasi ruang sidang melalui videotron memang mendukung efektivitas rapat dan profesionalitas lembaga. Tapi manfaatnya sektoral, hanya dirasakan oleh dewan, undangan, dan sekretariat,” ujar Ken Bimo kepada Selalu.id, Selasa (2/12/2025).

Ia menegaskan, digitalisasi yang paling mendesak justru terkait layanan publik seperti administrasi, perizinan, sistem informasi publik, hingga kanal aduan warga.

“Digitalisasi layanan publik memungkinkan warga mendapat kepastian, kecepatan, dan kemudahan. Itu indikator utama keberhasilan transformasi digital pemerintah,” jelasnya.

Baca Juga: Bendera Setengah Tiang di DPRD Surabaya untuk Penghormatan Terakhir pada Adi Sutarwijono

Dari sisi kebijakan publik, ia menilai penguatan layanan digital seharusnya menjadi prioritas dibandingkan pengadaan fasilitas rapat yang bersifat internal.

Ken Bimo mengingatkan bahwa penggunaan anggaran publik harus mempertimbangkan dampak sosial, tingkat urgensi, dan sejauh mana manfaatnya menyentuh masyarakat.

Karena itu, ia menilai pengadaan videotron lebih tepat ditempatkan sebagai prioritas tahap lanjut, bukan kebutuhan utama.

Baca Juga: Gedung TK di Kedurus Surabaya Terancam Roboh, DPRD Turun Tangan

“Videotron bukan sesuatu yang keliru, tetapi bukan prioritas inti. Pemerintah daerah dan DPRD harus memastikan setiap belanja publik berorientasi pada efektivitas dan kebermanfaatan sosial,” tegasnya.

Ia menambahkan, digitalisasi pemerintah seharusnya bertujuan memperkuat hubungan negara dan warga serta meningkatkan kepercayaan publik. Karena itu, setiap kebijakan pengadaan harus menempatkan masyarakat sebagai pusat perhatian.

“Jika ada kritik terkait pengadaan videotron, penjelasannya harus jelas diperlukan, transparan, dan sesuai kemampuan anggaran. Tapi tetap harus disadari bahwa prioritas besar digitalisasi adalah untuk masyarakat luas, bukan fasilitas internal,” tutupnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Polda Jatim Gelar Peringatan HPN ke-80, Perkuat Sinergi dengan Pers

Kombes Pol Jules menyampaikan bahwa peringatan HPN ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara Polri dan pers.

Xiaomi SU7 Ultra Siap Taklukkan Lintasan Virtual Gran Turismo 7

Kehadiran mobil ini sudah meluncur melalui "Update 1.67" pada 29 Januari 2026, menandai debut bersejarah Xiaomi dalam franchise Gran Turismo.

Gubernur Khofifah Diperiksa Besok di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim, Berani Datang?

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa penjadwalan ulang ini dilakukan karena Gubernur Khofifah berhalangan hadir alias mangkir pada jadwal sebelumnya.

Wisata Trawas dan Pacet Mojokerto Cocok Buat Liburan dengan Keluarga: Tempatnya Nyaman, Aksesnya Mudah

Wisata di Mojokerto ini cocok sekali bagi kamu yang ingin sejenak melepas penat dari hiruk-pikuk kota dan mencari suasana baru untuk menyegarkan pikiran.

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Berpulang

Cak Awi, sapaan akrab-Dominikus Adi Sutarwijono, mengembuskan napas terakhir pada pukul 20.36 WIB di MRCCC Siloam Hospitals Jakarta.

Satpol PP Jember Segel Billboard Tak Berizin, Jalan Jawa Jadi Sorotan Utama

"Tindakan ini dilakukan demi menjaga ketertiban umum dan kelestarian lingkungan," tegas Kasatpol PP Jember, Bambang Rudiyanto.