Senin, 02 Feb 2026 19:27 WIB

Kejati Jatim Ungkap Kasus Korupsi Kredit Ratusan Miliar

Kejati Jatim
Kejati Jatim

selalu.id - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) telah berhasil mengungkap kasus dugaan korupsi dalam pemberian fasilitas kredit BNI Wirausaha (BWU) di Jember. Sebanyak tiga orang tersangka telah ditahan terkait kasus yang merugikan negara sebesar Rp125 miliar lebih ini.

Kasus ini bermula pada tahun 2021 ketika Koperasi Simpan Pinjam Mitra Usaha Mandiri 'Semboro' (KSP MUMS) mengajukan permohonan kredit BNI Wirausaha. Namun, dalam proses penyaluran kredit, terjadi penyimpangan. Tersangka MFH selaku Kepala Cabang BNI Jember diduga menyetujui pencairan kredit dengan modus 'kredit topengan' dan 'kredit tempilan'.

Kajati Jatim, Dr. Mia Amiati didampingi Aspidsus dan Asintel Tim Penyidik dan Kasi Penkum mengatakan, bahwa modus ini dilakukan dengan cara menggunakan nama orang lain sebagai debitur atau menyalurkan sebagian dana kredit kepada pihak lain yang tidak berhak.

Ketua KSP MUMS berinisial SD, diduga mengelola dana kredit sebesar Rp25 miliar. Sementara itu, Manager KSP MUMS, IAN, mengelola dana sebesar Rp46 miliar, dan Manager DJA mengelola dana sebesar Rp41 miliar.

"Dana-dana tersebut diduga disalahgunakan untuk kepentingan pribadi para tersangka. Akibat perbuatan para tersangka, negara mengalami kerugian sebesar Rp125.980.889.350," ungkap Mia Amiati kepada selalu.id di Surabaya, Kamis (10/10/2024).

Saat ini, lanjut ia menjelaskan, seluruh kredit yang disalurkan dalam kasus ini berstatus macet. Tim penyidik juga telah melakukan serangkaian tindakan, seperti memeriksa saksi, menyita dokumen, dan melakukan penggeledahan.

Sementara itu, perhitungan kerugian negara masih dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Timur. "Ketiga tersangka telah ditahan di Cabang Rutan Kelas I Surabaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," tukasnya.

Baca Juga: KPK Panggil 10 Saksi Kasus Dugaan Suap di Pemkab Ponorogo  

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir, hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.