Selasa, 03 Feb 2026 22:10 WIB

6 Bangunan Ludes Terbakar di Kenjeran, Pemilik Pasrah

Kebakaran di Kenjeran
Kebakaran di Kenjeran

selalu.id - Enam bangunan semi permanen yang digunakan sebagai tempat usaha (warung) di jalan Kenjeran surabaya, Rabu (9/10) dini hari ludes terbakar. Diduga api berasal dari salah satu pemilik warung yang lupa mematikan kompor saat menghangatan sayuran.

Pasca kejadian, para pemilik warung mengais sisa sisa kebakaran yang bisa diselamatkan, meski lokasi masih di policeline. Ke 6 bangunan yang dijadikan tempat usaha tersebut, mulai warung, bengkel, dan mebel ini tinggal puing-puing yang tersisa.

Meski begitu, para pemilik warung yang datang kelokasi pasca kebakaran mengalami shock dan hanya bisa pasrah dengan mencari barang barang sisa kebakaran yang masih bisa diselamatkan.

Kebakaran yang terjadi pada dini hari sekitar pukul 1.40 WIB ini terbilang cukup besar, beruntung pemilik warung dapat menyelamatkan diri dan terbangun oleh teriakan para tetangga yang mengetahui api membesar dibagian belakang.

Salah satu saksi sekaligus korban, Wahyu Dwi Bhaskara pemilik bengkel dan mebel yang terbakar mengatakan, butuh kurang lebih 11 unit mobil pemadan dan rescue untuk menjinakan api yang cepat membesar karena bangunan semi permanen.

"Ada sekitar 11 unit mobil pemadam yang kesini (lokasi kejadian), lumayan besar kebakarannya soalnya mas," terang Wahyu Dwi Bhaskara usai terjadinya kebakaran dini hari tadi, Rabu (9/10/2024).

Sementara itu dilokasi kejadian masih terpasang garis polisi, dan menjadi tontonan warga sekitar yang melintas.






Baca Juga: Tempat Biliar di Nginden Surabaya Terbakar, Api Diduga dari Ruang VIP

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.