Senin, 19 Okt 2026 07:29 WIB

Tak Direspon Pemkot Surabaya, Warga Pakis Gotong Royong Bersihkan Sungai Penuh Sampah

  • Penulis : Redaksi
  • | Minggu, 06 Okt 2024 11:47 WIB
Warga berupaya membersihkan sungai dengan alat seadanya
Warga berupaya membersihkan sungai dengan alat seadanya

selalu.id - Takut banjir saat musim penghujan datang, Warga Pakis 2 RT 13 RW 6 Surabaya berinisiatif membersihkan sungai yang macet akibat menumpuknya sampah yang mengakibatkan pendangkalan. Mereka menggelar kerja bhakti, Minggu (6/10/2024).

Dengan bergotong-royong warga membersihkan sungai selebar sekitar 6 meter tersebut. Pantauan selalu.id, nampak sampah menumpuk dan membuat aliran air terhenti. Tak hanya itu, kondisi diperparah dengan menumpuknya lumpur serta sedimen yang membentuk pulau-pulau kecil yang mempersempit sungai.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

Akhiyat, Ketua RT 13 RW 6, Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan mengatakan bahwa kerja bakti ini atas inisiatif warga dengan melihat kondisi sungai yang memprihatinkan.

"Takutnya kalau hujan, nanti aliran sungai tidak lancar dan menimbulkan banjir,," ujarnya.

Akhiyat menambahkan, bahwa kondisi ini sudah dilaporkan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya namun tak kunjung mendapatkan penanganan. Disebutkan sampah-sampah tersebut terbawa oleh aliran sungai dari wilayah Padmosusastro dan terhenti di wilayah Pakis 2 lantaran ada tikungan.

Jika melihat kondisi sekitar, terdapat banyak upaya yang meminimalisir pembuangan sampah ke sungai dengan dibangun pagar setinggi sekitar 2 meter di sepanjang ruang-ruang terbuka termasuk jembatan.

Terlihat warga bahu-membahu membersihkan sungai dari berbagai macam sampah yang menumpuk, mulai dari ranting pohon, botol-botol plastik hingga sampah lainnya. Warga juga membersihkan sedimen tanah yang membentuk pulau-pulau kecil dan ditumbuhi rumput serta Enceng gondok.

Baca Juga: GMNI Surabaya Raya dan RLD Gelar Pelatihan Jurnalistik, Asah Nalar Kritis Hadapi Hoaks

Karena keterbatasan alat dan tenaga, warga berupaya membersihkan sampah dan lumpur sebisa mereka. Kerja keras warga ini sedikit membuahkan hasil aliran air yang semula macet terlihat sedikit lebih lancar.

Fajar, salah seorang warga mengaku bahwa pada kepemimpinan Tri Rismaharini (Risma) sebagai Wali Kota, sungai tersebut rutin dibersihkan dengan mengerahkan pasukan pembersih serta alat-alat berat.

"Dulu seingat saya rutin dibersihkan, baik sama orang maupun alat-alat pengeruk lumpur. Bahkan Bu Risma pernah kesini sendiri ikut membersihkan. Sekarang kondisinya memperihatinkan," imbuhnya.

Baca Juga: Pembagian Tong Komposter di Tengah PR Sampah Surabaya

Fajar menyebutkan, jika kondisi ini tidak segera ditangani, besar kemungkinan bakal menimbulkan banjir jika musim penghujan datang. Pasalnya sungai dengan lebar sekitar 5 -6 meter tersebut hanya tersisa 30 centimeter yang aliran airnya terlihat lancar. Sisanya terdapat tumpukan sampah serta pulau-pulau dari sedimen lumpur dan tanah.

Fajar mengaku heran dengan lambatnya respon Pemkot Surabaya menangani hal ini, pasalnya diketahui banjir adalah masalah tahunan di Surabaya yang perlu mendapat penanganan serius.

"Bingung aja, kok lambat banget responnya. Nanti kalau banjir baru bingung," keluhnya.

Warga meminta Pemerintah Kota Surabaya segera menangani kondisi ini mengingat musim penghujan segera datang.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.