Senin, 02 Feb 2026 18:32 WIB

Tak Direspon Pemkot Surabaya, Warga Pakis Gotong Royong Bersihkan Sungai Penuh Sampah

  • Penulis : Redaksi
  • | Minggu, 06 Okt 2024 11:47 WIB
Warga berupaya membersihkan sungai dengan alat seadanya
Warga berupaya membersihkan sungai dengan alat seadanya

selalu.id - Takut banjir saat musim penghujan datang, Warga Pakis 2 RT 13 RW 6 Surabaya berinisiatif membersihkan sungai yang macet akibat menumpuknya sampah yang mengakibatkan pendangkalan. Mereka menggelar kerja bhakti, Minggu (6/10/2024).

Dengan bergotong-royong warga membersihkan sungai selebar sekitar 6 meter tersebut. Pantauan selalu.id, nampak sampah menumpuk dan membuat aliran air terhenti. Tak hanya itu, kondisi diperparah dengan menumpuknya lumpur serta sedimen yang membentuk pulau-pulau kecil yang mempersempit sungai.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Akhiyat, Ketua RT 13 RW 6, Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan mengatakan bahwa kerja bakti ini atas inisiatif warga dengan melihat kondisi sungai yang memprihatinkan.

"Takutnya kalau hujan, nanti aliran sungai tidak lancar dan menimbulkan banjir,," ujarnya.

Akhiyat menambahkan, bahwa kondisi ini sudah dilaporkan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya namun tak kunjung mendapatkan penanganan. Disebutkan sampah-sampah tersebut terbawa oleh aliran sungai dari wilayah Padmosusastro dan terhenti di wilayah Pakis 2 lantaran ada tikungan.

Jika melihat kondisi sekitar, terdapat banyak upaya yang meminimalisir pembuangan sampah ke sungai dengan dibangun pagar setinggi sekitar 2 meter di sepanjang ruang-ruang terbuka termasuk jembatan.

Terlihat warga bahu-membahu membersihkan sungai dari berbagai macam sampah yang menumpuk, mulai dari ranting pohon, botol-botol plastik hingga sampah lainnya. Warga juga membersihkan sedimen tanah yang membentuk pulau-pulau kecil dan ditumbuhi rumput serta Enceng gondok.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Karena keterbatasan alat dan tenaga, warga berupaya membersihkan sampah dan lumpur sebisa mereka. Kerja keras warga ini sedikit membuahkan hasil aliran air yang semula macet terlihat sedikit lebih lancar.

Fajar, salah seorang warga mengaku bahwa pada kepemimpinan Tri Rismaharini (Risma) sebagai Wali Kota, sungai tersebut rutin dibersihkan dengan mengerahkan pasukan pembersih serta alat-alat berat.

"Dulu seingat saya rutin dibersihkan, baik sama orang maupun alat-alat pengeruk lumpur. Bahkan Bu Risma pernah kesini sendiri ikut membersihkan. Sekarang kondisinya memperihatinkan," imbuhnya.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Fajar menyebutkan, jika kondisi ini tidak segera ditangani, besar kemungkinan bakal menimbulkan banjir jika musim penghujan datang. Pasalnya sungai dengan lebar sekitar 5 -6 meter tersebut hanya tersisa 30 centimeter yang aliran airnya terlihat lancar. Sisanya terdapat tumpukan sampah serta pulau-pulau dari sedimen lumpur dan tanah.

Fajar mengaku heran dengan lambatnya respon Pemkot Surabaya menangani hal ini, pasalnya diketahui banjir adalah masalah tahunan di Surabaya yang perlu mendapat penanganan serius.

"Bingung aja, kok lambat banget responnya. Nanti kalau banjir baru bingung," keluhnya.

Warga meminta Pemerintah Kota Surabaya segera menangani kondisi ini mengingat musim penghujan segera datang.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.