Kamis, 01 Okt 2026 03:27 WIB

Risma Tanggapi Maraknya Mahasiswa Bunuh Diri di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 04 Okt 2024 15:35 WIB
Tri Rismaharini
Tri Rismaharini

selalu.id - Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur nomor urut tiga Tri Rismaharini menanggapi maraknya kasus dugaan bunuh diri (Bundir) terhadap mahasiswa di Surabaya.

Menurut Risma kasus bundir memang sudah banyak terjadi di lingkungan masyarakat. Namun, sayangnya masih ada yang belum aware terkait permasalahan mental health.

“Itulah tadi yang aku katakan sebetulnya itu banyak di masyarakat, cuman kadang kita semua denial seolah baik-baik saja gitu,” kata Risma, saat ditemui usai pertemuan Pimpinan Muhammadiyah Jawa Timur, Surabaya, Jumat (4/10/2024).

Diketahui dalam sebulan ini terdapat dua kasus bundir terhadap mahasiswa di Surabaya. Kasusnya pun hampir mirip dengan melompat dari gedung kampusnya.

Peristiwa pertama terjadi pada Rabu, 18 September 2024 lalu. Seorang mahasiswi perempuan di Universitas Ciputra (UC) berinisial SN (20) ditemukan meninggal di halaman usai melompat samping gedung kampus UC.

Kemudian, ada lagi mahasiswa laki-laki tewas usai melompat dari gedung kampus Universitas Kristen (UK) Petra atau Petra Christian University (PCU), Siwalankerto, Surabaya, Selasa (1/10/2024) lalu.

Saat kunjungannya ke Kantor Pimpinan Wilayah Muhamadiyah Jawa Timur (PWMU), Risma juga sempat berdiskusi terkait masalah pendidikan salah satunya mental health anak-anak

“Iya pendampingan, memang sebetulnya itu sudah saya tahu sejak saya menjadi menteri sosial soal mental health di anak-anak,” ungkapnya.

“Nah itulah yang yang coba kita lakukan, saat saya di Surabaya Waktu itu saya dibantu Prof ini (Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya Dr dr Sukadion) soal mahasiswa-mahasiswa itu kemudian membantu yang bermasalah gitu,” ujarnya.

Dengan begitu, ungkap Mantan Menteri Sosial itu, dengan kepedulian pendampingan di setiap sekolah maupun kampus bisa membantu solusi bagi anak-anak yang mengalami depresi.

“Di antaranya mungkin mereka dia depresi Dia tidak ngerti bagaimana solusinya.  Nah karena itu ini, kalau hubungan antar baik antar mahasiswa antar mahasiswa, murid dengan guru,  maka kemudian itu akan bisa di minimize terutama kalau kita sudah ngomong,” pungkasnya.

Baca Juga: Desak Evaluasi Program MBG, Ratusan Mahasiswa Gelar Demonstrasi di Gedung DPRD Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gerindra Jatim Siapkan Sanksi Pemecatan hingga PAW Bagi Kadernya yang Pesta Sabu di Surabaya

Pihak partai menegaskan tak segan mengambil langkah pemecatan hingga Pergantian Antar Waktu (PAW) jika tuduhan tersebut terbukti secara hukum.

Siapa Pemilik The Alana Hotel Surabaya?

Hotel bintang empat ini berlokasi di Jalan Ketintang Baru I No. 10–12, Surabaya. Lokasinya, tak jauh dari tempat diskotek bahkan Polda Jawa Timur.

Penampakan The Alana Hotel Surabaya, Tempat Pesta Sabu Tiga Kader Gerindra

William menceritakan, kedelapan tamu tersebut datang pada hari yang sama secara bertahap dan memesan tiga kamar langsung di lokasi (walk-in).

Pesan Khusus Gubernur Khofifah saat Lepas 74 Santri Jatim Berlaga di PPSN VI

Kegiatan ini berlangsung hingga 6 Oktober 2026 mendatang, diikuti oleh kontingen santri dari pelbagai provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua.

Surat Tak Digubris, Pedagang Pasar Buah Tanjungsari 77 Sindir Pemkot Surabaya Lewat Baliho

Baliho itu dipasang, cara pedagang menyampaikan protes setelah surat permohonan dialog kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya disebut tak kunjung dibalas.

Soal Pesta Narkoba Kader Gerindra di Hotel The Alana Surabaya, Manajemen Cuma Bilang Gini

Tiga dari delapan orang yang diringkus merupakan anggota DPRD aktif tingkat kabupaten di wilayah Jawa Timur dari fraksi Partai Gerindra.