Selasa, 03 Feb 2026 02:12 WIB

Risma Tanggapi Maraknya Mahasiswa Bunuh Diri di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 04 Okt 2024 15:35 WIB
Tri Rismaharini
Tri Rismaharini

selalu.id - Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur nomor urut tiga Tri Rismaharini menanggapi maraknya kasus dugaan bunuh diri (Bundir) terhadap mahasiswa di Surabaya.

Menurut Risma kasus bundir memang sudah banyak terjadi di lingkungan masyarakat. Namun, sayangnya masih ada yang belum aware terkait permasalahan mental health.

“Itulah tadi yang aku katakan sebetulnya itu banyak di masyarakat, cuman kadang kita semua denial seolah baik-baik saja gitu,” kata Risma, saat ditemui usai pertemuan Pimpinan Muhammadiyah Jawa Timur, Surabaya, Jumat (4/10/2024).

Diketahui dalam sebulan ini terdapat dua kasus bundir terhadap mahasiswa di Surabaya. Kasusnya pun hampir mirip dengan melompat dari gedung kampusnya.

Peristiwa pertama terjadi pada Rabu, 18 September 2024 lalu. Seorang mahasiswi perempuan di Universitas Ciputra (UC) berinisial SN (20) ditemukan meninggal di halaman usai melompat samping gedung kampus UC.

Kemudian, ada lagi mahasiswa laki-laki tewas usai melompat dari gedung kampus Universitas Kristen (UK) Petra atau Petra Christian University (PCU), Siwalankerto, Surabaya, Selasa (1/10/2024) lalu.

Saat kunjungannya ke Kantor Pimpinan Wilayah Muhamadiyah Jawa Timur (PWMU), Risma juga sempat berdiskusi terkait masalah pendidikan salah satunya mental health anak-anak

“Iya pendampingan, memang sebetulnya itu sudah saya tahu sejak saya menjadi menteri sosial soal mental health di anak-anak,” ungkapnya.

“Nah itulah yang yang coba kita lakukan, saat saya di Surabaya Waktu itu saya dibantu Prof ini (Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya Dr dr Sukadion) soal mahasiswa-mahasiswa itu kemudian membantu yang bermasalah gitu,” ujarnya.

Dengan begitu, ungkap Mantan Menteri Sosial itu, dengan kepedulian pendampingan di setiap sekolah maupun kampus bisa membantu solusi bagi anak-anak yang mengalami depresi.

“Di antaranya mungkin mereka dia depresi Dia tidak ngerti bagaimana solusinya.  Nah karena itu ini, kalau hubungan antar baik antar mahasiswa antar mahasiswa, murid dengan guru,  maka kemudian itu akan bisa di minimize terutama kalau kita sudah ngomong,” pungkasnya.

Baca Juga: Prarekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi UMM Digelar Besok, Motif Belum Terungkap

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.