Kamis, 04 Jun 2026 19:18 WIB

Ini Pesan Pengamat untuk Eri-Armuji Hadapi Gerakan Menangkan Kotak Kosong

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 03 Sep 2024 12:43 WIB
Ilustrasi kotak kosong. Foto: Istimewa
Ilustrasi kotak kosong. Foto: Istimewa

selalu.id - Pengamat menilai munculnya gerakan memenangkan bumbung atau kotak kosong di Surabaya harus disikapi oleh pasangan Eri-Armuji dengan serius. Gerakan itu diindikasikan adanya beberapa kelompok masyarakat yang menginginkan pilihan lain selain pasangan Eri-Armuji.

Pengamat Politik Universitas Airlangga (Unair) Hari Irianto menyikapi polling online yang dilakukan oleh media sosial Instagram beberapa waktu lalu yang memenangkan kotak kosong tidak mempunyai landasan atau metode survei yang akurat. Menurutnya poling online itu hanya menautkan link dan semua orang bisa mengisi, mulai dari anak lima tahun sampai usia dewasa.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Polling itu tidak merepresentasikan suara masyarakat Surabaya, sedangkan kalau survei itu bisa diklaim akurasinya," kata Hari, saat dihubungi selalu.id, Selasa (3/9/2024).

Meski belum merepresentasikan suara pemilih di Surabaya, namun Hari mengingatkan agar pasangan Eri-Armuji berhati-hati dan tetap berkampanye untuk meraih simpati masyarakat, terutama kelompok-kelompok yang belum tersentuh.

"Ada orang yang mengklik kota kosong itu mengindikasikan ada gerakan yang seolah-olah menginginkan kotak kosong yang menang di Pilwali Surabaya. Meskipun kita tidak tidak tau seberapa besar itu akan teramplifikasi," imbuhnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Hal yang sama juga dinilai oleh Direktur Eksekutif Republic Research Lembaga Survey, Penelitian, Lasiono menyebut adanya poling warganet di media sosial itu dan dimenangkan kotak kosong. Artinya, masyarakat Surabaya tidak bisa dipaksa lagi dengan logika partai politik.

"Tidak bisa pemilih masyarakat Surabaya dianggap bodoh dan tidak mengerti. Menurut saya, jika kotak kosong menang, berarti masyarakat Surabaya sudah melek politik dan tidak bisa lagi disuguhi pilihan tunggal seperti ini," jelasnya.

Lasiono juga mengungkapkan adanya gerakan bumbung kosong dan poling tersebut membuat pasangan Eri-Armuji seharusnya harus semangat lagi untuk mendekati masyarakat Surabaya menyampaikan visi-misinya.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

"Memang kondisi objektifnya ini. Seharusnya Eri-Armuji lebih semangat lagi untuk mendekati masyarakat dan menyampaikan visi dan misinya, pungkasnya.

Diketahui, beberapa hari terakhir muncul gerakan memenangkan kotak kosong serta poling yang dibuat oleh media sosial Instagram dengan akun @Lovesuroboyo. Poling tersebut memberikan warganet untuk mensimulasikan pilihannya antara pasangan Eri-Armuji versus kotak kosong. Hasilnya cukup mengejutkan, dari 7.051 responden warganet (data terbaru, Selasa (3/9/2024) 73 Persen memilih kotak kosong dan sisanya 23 persen untuk Eri-Armuji.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa nilai utama yang harus dimiliki setiap manusia adalah kebermanfaatan bagi sesama.

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.