Selasa, 03 Feb 2026 14:54 WIB

Ini Pesan Pengamat untuk Eri-Armuji Hadapi Gerakan Menangkan Kotak Kosong

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 03 Sep 2024 12:43 WIB
Ilustrasi kotak kosong. Foto: Istimewa
Ilustrasi kotak kosong. Foto: Istimewa

selalu.id - Pengamat menilai munculnya gerakan memenangkan bumbung atau kotak kosong di Surabaya harus disikapi oleh pasangan Eri-Armuji dengan serius. Gerakan itu diindikasikan adanya beberapa kelompok masyarakat yang menginginkan pilihan lain selain pasangan Eri-Armuji.

Pengamat Politik Universitas Airlangga (Unair) Hari Irianto menyikapi polling online yang dilakukan oleh media sosial Instagram beberapa waktu lalu yang memenangkan kotak kosong tidak mempunyai landasan atau metode survei yang akurat. Menurutnya poling online itu hanya menautkan link dan semua orang bisa mengisi, mulai dari anak lima tahun sampai usia dewasa.

Baca Juga: Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia 

"Polling itu tidak merepresentasikan suara masyarakat Surabaya, sedangkan kalau survei itu bisa diklaim akurasinya," kata Hari, saat dihubungi selalu.id, Selasa (3/9/2024).

Meski belum merepresentasikan suara pemilih di Surabaya, namun Hari mengingatkan agar pasangan Eri-Armuji berhati-hati dan tetap berkampanye untuk meraih simpati masyarakat, terutama kelompok-kelompok yang belum tersentuh.

"Ada orang yang mengklik kota kosong itu mengindikasikan ada gerakan yang seolah-olah menginginkan kotak kosong yang menang di Pilwali Surabaya. Meskipun kita tidak tidak tau seberapa besar itu akan teramplifikasi," imbuhnya.

Baca Juga: Pelindo Petikemas Luruskan Kabar Antrean Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak 

Hal yang sama juga dinilai oleh Direktur Eksekutif Republic Research Lembaga Survey, Penelitian, Lasiono menyebut adanya poling warganet di media sosial itu dan dimenangkan kotak kosong. Artinya, masyarakat Surabaya tidak bisa dipaksa lagi dengan logika partai politik.

"Tidak bisa pemilih masyarakat Surabaya dianggap bodoh dan tidak mengerti. Menurut saya, jika kotak kosong menang, berarti masyarakat Surabaya sudah melek politik dan tidak bisa lagi disuguhi pilihan tunggal seperti ini," jelasnya.

Lasiono juga mengungkapkan adanya gerakan bumbung kosong dan poling tersebut membuat pasangan Eri-Armuji seharusnya harus semangat lagi untuk mendekati masyarakat Surabaya menyampaikan visi-misinya.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"Memang kondisi objektifnya ini. Seharusnya Eri-Armuji lebih semangat lagi untuk mendekati masyarakat dan menyampaikan visi dan misinya, pungkasnya.

Diketahui, beberapa hari terakhir muncul gerakan memenangkan kotak kosong serta poling yang dibuat oleh media sosial Instagram dengan akun @Lovesuroboyo. Poling tersebut memberikan warganet untuk mensimulasikan pilihannya antara pasangan Eri-Armuji versus kotak kosong. Hasilnya cukup mengejutkan, dari 7.051 responden warganet (data terbaru, Selasa (3/9/2024) 73 Persen memilih kotak kosong dan sisanya 23 persen untuk Eri-Armuji.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.

31 Ribu Kursi Tiket Kereta Lebaran 2026 di Daop 8 Surabaya Telah Terjual

Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dibukanya masa pemesanan tiket secara bertahap.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.