Senin, 20 Jul 2026 08:28 WIB

Ini Pesan Pengamat untuk Eri-Armuji Hadapi Gerakan Menangkan Kotak Kosong

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 03 Sep 2024 12:43 WIB
Ilustrasi kotak kosong. Foto: Istimewa
Ilustrasi kotak kosong. Foto: Istimewa

selalu.id - Pengamat menilai munculnya gerakan memenangkan bumbung atau kotak kosong di Surabaya harus disikapi oleh pasangan Eri-Armuji dengan serius. Gerakan itu diindikasikan adanya beberapa kelompok masyarakat yang menginginkan pilihan lain selain pasangan Eri-Armuji.

Pengamat Politik Universitas Airlangga (Unair) Hari Irianto menyikapi polling online yang dilakukan oleh media sosial Instagram beberapa waktu lalu yang memenangkan kotak kosong tidak mempunyai landasan atau metode survei yang akurat. Menurutnya poling online itu hanya menautkan link dan semua orang bisa mengisi, mulai dari anak lima tahun sampai usia dewasa.

Baca Juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

"Polling itu tidak merepresentasikan suara masyarakat Surabaya, sedangkan kalau survei itu bisa diklaim akurasinya," kata Hari, saat dihubungi selalu.id, Selasa (3/9/2024).

Meski belum merepresentasikan suara pemilih di Surabaya, namun Hari mengingatkan agar pasangan Eri-Armuji berhati-hati dan tetap berkampanye untuk meraih simpati masyarakat, terutama kelompok-kelompok yang belum tersentuh.

"Ada orang yang mengklik kota kosong itu mengindikasikan ada gerakan yang seolah-olah menginginkan kotak kosong yang menang di Pilwali Surabaya. Meskipun kita tidak tidak tau seberapa besar itu akan teramplifikasi," imbuhnya.

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Hal yang sama juga dinilai oleh Direktur Eksekutif Republic Research Lembaga Survey, Penelitian, Lasiono menyebut adanya poling warganet di media sosial itu dan dimenangkan kotak kosong. Artinya, masyarakat Surabaya tidak bisa dipaksa lagi dengan logika partai politik.

"Tidak bisa pemilih masyarakat Surabaya dianggap bodoh dan tidak mengerti. Menurut saya, jika kotak kosong menang, berarti masyarakat Surabaya sudah melek politik dan tidak bisa lagi disuguhi pilihan tunggal seperti ini," jelasnya.

Lasiono juga mengungkapkan adanya gerakan bumbung kosong dan poling tersebut membuat pasangan Eri-Armuji seharusnya harus semangat lagi untuk mendekati masyarakat Surabaya menyampaikan visi-misinya.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

"Memang kondisi objektifnya ini. Seharusnya Eri-Armuji lebih semangat lagi untuk mendekati masyarakat dan menyampaikan visi dan misinya, pungkasnya.

Diketahui, beberapa hari terakhir muncul gerakan memenangkan kotak kosong serta poling yang dibuat oleh media sosial Instagram dengan akun @Lovesuroboyo. Poling tersebut memberikan warganet untuk mensimulasikan pilihannya antara pasangan Eri-Armuji versus kotak kosong. Hasilnya cukup mengejutkan, dari 7.051 responden warganet (data terbaru, Selasa (3/9/2024) 73 Persen memilih kotak kosong dan sisanya 23 persen untuk Eri-Armuji.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.