Rabu, 30 Sep 2026 17:27 WIB

Fiks, Eri-Armuji Lawan Bumbung Kosong, Pengamat: Peluang Tipis

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 27 Agu 2024 23:35 WIB

Selalu.id - Bakal Calon Pasangan petahana Eri Cahyadi-Armuji sudah mengantongi rekomendasi dari golongan partai-partai besar sekaligus memberikan surat B1 KWK, untuk maju Pilwali Surabaya.

Sebanyak 9 partai parlemen yang telah menyatakan dukungan untuk petahan Eri-Armuji, yakni PDIP, PKB, Demokrat, PKS, PAN, PPP. Kemudian Gerindra dan Golkar, NasDem, dan PSI.

Baca Juga: Hindari Penyekapan, Wali Kota Eri Cahyadi Siapkan Perwali Penyaluran ART di Surabaya

Tak hanya itu sejumlah partai non parlemen juga sudah menentukan sikap dukung pasangan tersebut. yakni Pelindo, Garuda, Ummat, PBB, Buruh, Gelora, Buruh, Hanura. 

Dengan dukungan seluruh partai tersebut, membuat pasangan petahana Eri-Armuji kemungkinan besar akan melawan bumbung kosong di Pilwali Surabaya.

Menanggapi itu, Pengamat Politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdusallam mengatakan bahwa Pilwali Surabaya 2024 ini bakal melawan kotak kosong. 

“Saya kira tidak hanya di Surabaya beberapa kabupaten kota yang lain juga kecenderungan seperti itu memang variabel dan faktor nya kompak,” kata Surokim, Rabu (28/8/2024).

Surokim menjelaskan, terjadinya bumbung kosong di Pilkada Surabaya ini karena sejumlah faktor. Meski, keputusan MK telah membolehkan mencalonkan paslon dari 20 persen suara parlemen. Namun, partai politik di Surabaya sudah telanjur menentukan dukungannya.

“Itu membuat kenapa kecenderungan banyak muncul Paslon tunggal. Kemudian, munculnya Paslon yang terlalu kuat itu juga memicu yang lain lainnya realistis dan tidak berani untuk melawan,” terangnya.

Baca Juga: Influenza A Naik di Surabaya, Dinkes Minta Warga Tak Merespon Berlebihan

Muncul kotak kosong ini, kata Surokim, juga menjadi kegagalan dari partai-partai untuk menyediakan stok pemimpin-pemimpin daerah yang berkualitas. Mereka, tidak menyiapkan sejak awal tokoh yang akan lawan petahan.

“Sehingga seolah tidak ada Paslon yang sebanding dengan petahana,” pungkasnya.

Ia juga memebeberkan penyebab terjadi bumbung kosong di Pilkada Surabaya karena calon petahana terlalu kuat dan tingkat kepuasan yang terlalu tinggi terhadap petahana.

“Dan kegagalan partai partai politik untuk menyediakan mempersiapkan kader kader untuk stok ke pimpinan daerah,” terangnya.

Baca Juga: Bansos di Surabaya Tak Lihat Desil, Eri Cahyadi: Ada yang Masih Belum Dapat Bantuan

Lebih lanjut Surokim menilai peluang Eri Cahyadi-Armuji menang di kotak kosong di Surabaya sangatlah kecil. 

“Kenapa? Sangat kecil kotak kosong menang di Surabaya kecil kemungkinan yang pertama jumlah pemilik kota Surabaya ini relatif besar jumlah pemilih untuk hampir 3 juta,” jelasnya.

Lalu kedua, komunikasi partai-partai politik di kota Surabaya ini relatif intim dengan petahana dan terlalu akrab dan terlalu menyatu frekuensinya dan sehingga terlalu harmonis.

“Yang ketiga tentu ada kelompok kelompok yang merasa di cekal untuk tempat parlemen. Dan tidak melakukan perlawanan itu tidak kelihatan. Jadi saya pikir tiga faktor itu yang membuat kotak kosong di Surabaya kecil sekali.kemungkinan bahkan saya bilang 99 persen kota kosong tidak akan bisa menang di Surabaya,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jatanras Polda Jatim Bongkar Penggelapan Beras Bulog untuk Raskin, 3 Pelaku Diamankan

Sebanyak 9 ton beras yang diperuntukkan bagi warga miskin, khususnya di wilayah Surabaya nekat dijegal dan dijual murah oleh para pelaku.

Pemkot Surabaya Bidik Potensi Reklame di Ruang Publik Demi Genjot PAD

Informasi yang diterima selalu.id, reklame besar atau videotron itu milik swasta JJ Promotion. 

Pipa PDAM di Surabaya Sering Jebol Gegara Proyek Drainase, Biaya Perbaikan Ditanggung PAM

Sepanjang 2026, sedikitnya 110 titik pipa milik PAM Surya Sembada terdampak pengerjaan saluran air.

Tiga Anggota DPRD Kader Gerindra di Jatim Terjaring Razia Narkoba di Hotel Surabaya

Ketiga legislator tersebut yakni anggota DPRD Malang dan satu DPRD Banyuwangi.

GSJT Protes Barcode Solar Bersubsidi, Ratusan Truk Towing Padati Surabaya

Kelangkaan stok serta prosedur yang berbelit membuat pengisian bahan bakar menjadi tidak menentu.

Tongkat Komando Polres Pasuruan Beralih ke AKBP Irawan Setyono, Ini Pesan Kapolda Jatim

AKBP Irawan Setyono sebelumnya menjabat Kasubbagbinfung Bagrenmim Divpropam Polri.