Senin, 07 Sep 2026 22:06 WIB

Dorong Etika dalam Pengembangan IT, PKKMB Untag Surabaya Hadirkan Akhyari Hananto

  • Penulis : Ading
  • | Senin, 26 Agu 2024 07:40 WIB
PPKMB Untag
PPKMB Untag

selalu.id - Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2024 Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya dilaksanakan pada Sabtu, (24/08) di Lapangan Timur.

Mengusung tema ‘Teknologi untuk Budi Pekerti’, acara ini diikuti oleh 2.899 mahasiswa baru dan menghadirkan sejumlah pembicara tersohor yang ahli di bidangnya. Untag Surabaya mengundang pendiri Good News From Indonesia – Akhyari Hananto, sebagai pembicara utama. Dalam sesi yang membahas materi yang sejalan dengan tema PKKMB 2024, ‘Teknologi untuk Budi Pekerti’, Akhyari menekankan pentingnya menjaga etika dan budi pekerti di tengah pesatnya kemajuan teknologi.

Baca Juga: Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM


Dalam pemaparannya, Akhyari menyatakan bahwa etika dan budi pekerti adalah dua landasan fundamental yang harus terus dijaga seiring dengan perkembangan teknologi. Dia menggarisbawahi pentingnya menanamkan nilai-nilai moral untuk menyaring informasi yang kini semakin mudah diakses.

“Saat ini kita berada dalam era teknologi 4.0, yang menjadi batu loncatan menuju society 5.0, di mana integrasi antara dunia fisik dan digital semakin nyata,” ujar Akhyari, (24/08).


Dia juga menjelaskan bahwa teknologi baru bisa diibaratkan sebagai pedang bermata dua; di satu sisi, teknologi menawarkan inovasi dan peluang besar, namun di sisi lain, teknologi juga bisa menimbulkan tantangan seperti ketergantungan berlebihan dan penyebaran informasi yang menyesatkan.

“Teknologi membuka peluang luar biasa dalam inovasi kewirausahaan dan kolaborasi global. Namun, kita juga harus waspada terhadap risiko seperti ketergantungan, misinformasi, dan kesenjangan teknologi yang kian terasa,” jelasnya.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Soroti Peran Civil Society Lawan Korupsi dan Krisis Demokrasi Indonesia

Akhyari juga menyoroti dampak positif dari kemunculan teknologi baru seperti Artificial Intelligence (AI), yang dapat menciptakan jenis-jenis pekerjaan baru yang belum pernah ada sebelumnya. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan produktivitas, tetapi juga membuka peluang kerja inovatif di berbagai sektor, merangsang pertumbuhan ekonomi, dan memberikan solusi bagi tantangan-tantangan baru di pasar tenaga kerja.

“Kita perlu mempersiapkan diri menghadapi masa depan. Dalam beberapa tahun ke depan, akan ada 36 juta jenis pekerjaan baru yang muncul seiring adopsi teknologi society 5.0,” ujarnya di hadapan 2.899 mahasiswa baru.


Lebih lanjut, Akhyari menegaskan bahwa hadirnya teknologi baru seharusnya tidak menimbulkan ketakutan, melainkan memotivasi kita untuk terus belajar dan beradaptasi.

Baca Juga: Penipuan Lewat HP Kini Kian Canggih, Ini Cara Mencegahnya Kata Pakar TI Untag

“Kita dapat mengembangkan teknologi yang tidak hanya inovatif, tetapi juga bermanfaat secara sosial,” tegasnya.
Menurut Akhyari, menjadi mahasiswa yang bijak dalam beretika dan budi pekerti di era digital berarti memiliki tujuan yang jelas dalam memanfaatkan teknologi, mengembangkan keterampilan digital, berpikir kritis, serta menjaga keseimbangan hidup.

“Teknologi adalah alat yang memiliki potensi besar. Namun, tanpa etika yang memadai, dampaknya bisa negatif. Oleh karena itu, mari kita jadikan etika sebagai kompas dalam pengembangan dan penerapan teknologi,” pungkas Hananto di akhir sesinya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Fenomena Gunung di Indonesia Erupsi Bersamaan, Mbah Rono Bilang Begini

Masyarakat, wisatawan, maupun pendaki dilarang keras mendekat atau beraktivitas dalam radius aman 3 kilometer dari pusat kawah.

Daftar 6 Gunung di Indonesia yang Kini Berstatus Siaga

Masyarakat pun diimbau untuk terus memantau arahan resmi dari PVMBG, serta menyiapkan langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik.

Air Keruh Berbau Kimia Teror Warga Surabaya, Ini Dugaan Penyebabnya

Untuk mengungkap fenomena ini, DPRD Surabaya bakal panggil BBWS dan Perum Jasa Tirta I pekan depan.

Tekan Emisi dan Dukung UMKM, PGN Masifkan Pemanfaatan Gas Bumi di Sidoarjo

Kehadiran gas bumi diproyeksikan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan energi yang aman, efisien, dan praktis bagi kawasan industri maupun pemukiman.

Momen Pemkot Mojokerto Gelar Pelatihan Kuliner Kekinian bagi Warga Binaan

Pelatihan difokuskan pada keterampilan praktis yang adaptif terhadap tren pasar saat ini, seperti pembuatan minuman ala kafe hingga olahan keripik.

DPRD Surabaya Desak Evaluasi Total OPD Buntut Kasus Pungli Rekrutmen Kepegawaian

DPRD Surabaya mengatakan bahwa penindakan terhadap oknum yang terlibat dinilai tidak cukup tanpa adanya pembenahan sistem secara menyeluruh.