Sabtu, 07 Nov 2026 17:10 WIB

Demonstran Ricuh, Kasatlantas Polrestabes Surabaya Terluka

Demo kawal putusan MK di Surabaya
Demo kawal putusan MK di Surabaya

selalu.id - Menyoal ricuhnya aksi demonstran, AKBP Arif Fazllurahman yang juga Kasatlantas Polrestabes Surabaya ini mengalami luka pada bagian bibir bawah akibat terkena lemparan batu dari masa demonstran.

"Tidak tahu, tiba-tiba botol, sampah, batu dan sepatu melayang ke kita, karena itu ya namanya juga adik-adik mahasiswa sedang melaksanakan orasi, ditambah ada provokasi dari oknum sehingga bikin nambah ricuh," ungkap Kasatlantas Polrestabes Surabaya yang akrab disapa dengan panggilan bang Arif ini kepada selalu.id, Jumat (23/8/2024).

Baca Juga: DPR RI Penjamin Bebas 50 Demonstran Aksi Kawal Putusan MK

Terkait sikap dari aparat keamanan yang tergabung dari kepolisian setempat, Bang Arif menyebut, jika anggota-anggotanya diimbau agar tidak bersikap arogan dan semena-mena. Bang Arif juga menekankan kepada semua anggotanya agar bersikap 'friendly'.

"Namanya giat penyampaian pendapat, kita sangat paham dan mengerti situasi terkadang berubah eskalasi secara cepat kita juga memang melihat bahwasanya kegiatan ini sedikit banyak juga ada giat-giat yang di provokatif ya ya oleh oknum ya alhamdulillah, namun tidak berlangsung lama bisa langsung ditenangkan adik-adik mahasiswa pun bisa langsung menyadari bahwasanya ada penunggang," jelasnya.

Baca Juga: Mahasiswa Terduga Pelempar Botol Kasatlantas Surabaya Diamankan

Padatnya kondisi dan dipenuhi oleh massa demonstran, mengakibatkan bibir bagian bawah perwira polisi ini robek akibat terkena lemparan batu.

"Tadi beberapa lemparan sempat terjadi, ada batu beberapa kemudian ada botol-botol namun sangat bisa terkendalikan dengan baik untuk para polisi yang berjaga di sini ya," ungkapnya.

Baca Juga: Temui Mahasiswa, DPRD Jatim Desak KPU Revisi PKPU Sesuai Putusan MK

Bang Arif juga menyebut, apabila dibandingkan di daerah-daerah lain, aksi unjuk rasa penyampaian pendapat dari mahasiswa di Surabaya yang mewakili wilayah provinsi Jawa Timur berjalan dengan sangat jauh lebih kondusif lebih terkendali.

"Kurang lebih personil untuk mengamankan aksi ini sebanyak 750 orang. Adapun sejumlah personel polisi yang lain yang berjaga terbagi di beberapa wilayah ada yang melaksanakan di KPU ada yang melaksanakan di Grahadi dan apabila di total personel pengamanan kita kurang lebih ada 1500 orang 750 sisanya terbagi di KPU dan di Grahadi ada juga tadi yang melaksanakan titik kumpul di Tugu Pahlawan," tandasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sambut Hari Pahlawan 2026, Polrestabes Surabaya Bagikan 1.000 Alarm Motor Gratis

Pembagian alarm ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam memelihara keamanan dan ketertiban (kamtibmas) di lingkungan masing-masing.

Capaian PJPK Sidoarjo Tembus 76,5, Dua Indikator Masih Terkendala Anggaran

Selain dua indikator tersebut, evaluasi juga mencatat delapan rencana aksi dari delapan OPD belum dapat dilaksanakan sepanjang 2025. 

Kemandirian Fiskal Jatim Stagnan, Banggar DPRD Sentil Pemprov Jangan Kerja Apa Adanya

Secara keseluruhan, pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp26,545 triliun, naik Rp138,112 miliar atau 0,52 persen dari nota keuangan.

Rekomendasi Tempat Malming Syahdu di Surabaya, Nyaman dan Terjangkau

Bagi pasangan yang lagi kasmaran, atau pasangan suami istri, sejumlah tempat nongkrong ini bisa jadi pilihan Anda mengisi malam minggu (Malming) dengan santai.

Bukan Cuma Kebakaran, Call Center 112 Sidoarjo Kini Bisa Wadahi Aduan Jalan Rusak hingga PJU Mati

Pemkab Sidoarjo juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyalahgunakan fasilitas panggilan darurat, termasuk melakukan panggilan iseng.

Cara Cepat Cairkan Bansos PKH 2026, Cukup Lakukan Cara Simple Ini

Nantinya, sistem akan menampilkan informasi seputar penerima bansos di seluruh wilayah yang terdata. Dan kemudian akan segera dicairkan.