Selasa, 03 Feb 2026 07:14 WIB

Demonstran Ricuh, Kasatlantas Polrestabes Surabaya Terluka

Demo kawal putusan MK di Surabaya
Demo kawal putusan MK di Surabaya

selalu.id - Menyoal ricuhnya aksi demonstran, AKBP Arif Fazllurahman yang juga Kasatlantas Polrestabes Surabaya ini mengalami luka pada bagian bibir bawah akibat terkena lemparan batu dari masa demonstran.

"Tidak tahu, tiba-tiba botol, sampah, batu dan sepatu melayang ke kita, karena itu ya namanya juga adik-adik mahasiswa sedang melaksanakan orasi, ditambah ada provokasi dari oknum sehingga bikin nambah ricuh," ungkap Kasatlantas Polrestabes Surabaya yang akrab disapa dengan panggilan bang Arif ini kepada selalu.id, Jumat (23/8/2024).

Baca Juga: DPR RI Penjamin Bebas 50 Demonstran Aksi Kawal Putusan MK

Terkait sikap dari aparat keamanan yang tergabung dari kepolisian setempat, Bang Arif menyebut, jika anggota-anggotanya diimbau agar tidak bersikap arogan dan semena-mena. Bang Arif juga menekankan kepada semua anggotanya agar bersikap 'friendly'.

"Namanya giat penyampaian pendapat, kita sangat paham dan mengerti situasi terkadang berubah eskalasi secara cepat kita juga memang melihat bahwasanya kegiatan ini sedikit banyak juga ada giat-giat yang di provokatif ya ya oleh oknum ya alhamdulillah, namun tidak berlangsung lama bisa langsung ditenangkan adik-adik mahasiswa pun bisa langsung menyadari bahwasanya ada penunggang," jelasnya.

Baca Juga: Mahasiswa Terduga Pelempar Botol Kasatlantas Surabaya Diamankan

Padatnya kondisi dan dipenuhi oleh massa demonstran, mengakibatkan bibir bagian bawah perwira polisi ini robek akibat terkena lemparan batu.

"Tadi beberapa lemparan sempat terjadi, ada batu beberapa kemudian ada botol-botol namun sangat bisa terkendalikan dengan baik untuk para polisi yang berjaga di sini ya," ungkapnya.

Baca Juga: Temui Mahasiswa, DPRD Jatim Desak KPU Revisi PKPU Sesuai Putusan MK

Bang Arif juga menyebut, apabila dibandingkan di daerah-daerah lain, aksi unjuk rasa penyampaian pendapat dari mahasiswa di Surabaya yang mewakili wilayah provinsi Jawa Timur berjalan dengan sangat jauh lebih kondusif lebih terkendali.

"Kurang lebih personil untuk mengamankan aksi ini sebanyak 750 orang. Adapun sejumlah personel polisi yang lain yang berjaga terbagi di beberapa wilayah ada yang melaksanakan di KPU ada yang melaksanakan di Grahadi dan apabila di total personel pengamanan kita kurang lebih ada 1500 orang 750 sisanya terbagi di KPU dan di Grahadi ada juga tadi yang melaksanakan titik kumpul di Tugu Pahlawan," tandasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.