Jumat, 05 Jun 2026 05:55 WIB

Demonstran Ricuh, Kasatlantas Polrestabes Surabaya Terluka

Demo kawal putusan MK di Surabaya
Demo kawal putusan MK di Surabaya

selalu.id - Menyoal ricuhnya aksi demonstran, AKBP Arif Fazllurahman yang juga Kasatlantas Polrestabes Surabaya ini mengalami luka pada bagian bibir bawah akibat terkena lemparan batu dari masa demonstran.

"Tidak tahu, tiba-tiba botol, sampah, batu dan sepatu melayang ke kita, karena itu ya namanya juga adik-adik mahasiswa sedang melaksanakan orasi, ditambah ada provokasi dari oknum sehingga bikin nambah ricuh," ungkap Kasatlantas Polrestabes Surabaya yang akrab disapa dengan panggilan bang Arif ini kepada selalu.id, Jumat (23/8/2024).

Baca Juga: DPR RI Penjamin Bebas 50 Demonstran Aksi Kawal Putusan MK

Terkait sikap dari aparat keamanan yang tergabung dari kepolisian setempat, Bang Arif menyebut, jika anggota-anggotanya diimbau agar tidak bersikap arogan dan semena-mena. Bang Arif juga menekankan kepada semua anggotanya agar bersikap 'friendly'.

"Namanya giat penyampaian pendapat, kita sangat paham dan mengerti situasi terkadang berubah eskalasi secara cepat kita juga memang melihat bahwasanya kegiatan ini sedikit banyak juga ada giat-giat yang di provokatif ya ya oleh oknum ya alhamdulillah, namun tidak berlangsung lama bisa langsung ditenangkan adik-adik mahasiswa pun bisa langsung menyadari bahwasanya ada penunggang," jelasnya.

Baca Juga: Mahasiswa Terduga Pelempar Botol Kasatlantas Surabaya Diamankan

Padatnya kondisi dan dipenuhi oleh massa demonstran, mengakibatkan bibir bagian bawah perwira polisi ini robek akibat terkena lemparan batu.

"Tadi beberapa lemparan sempat terjadi, ada batu beberapa kemudian ada botol-botol namun sangat bisa terkendalikan dengan baik untuk para polisi yang berjaga di sini ya," ungkapnya.

Baca Juga: Temui Mahasiswa, DPRD Jatim Desak KPU Revisi PKPU Sesuai Putusan MK

Bang Arif juga menyebut, apabila dibandingkan di daerah-daerah lain, aksi unjuk rasa penyampaian pendapat dari mahasiswa di Surabaya yang mewakili wilayah provinsi Jawa Timur berjalan dengan sangat jauh lebih kondusif lebih terkendali.

"Kurang lebih personil untuk mengamankan aksi ini sebanyak 750 orang. Adapun sejumlah personel polisi yang lain yang berjaga terbagi di beberapa wilayah ada yang melaksanakan di KPU ada yang melaksanakan di Grahadi dan apabila di total personel pengamanan kita kurang lebih ada 1500 orang 750 sisanya terbagi di KPU dan di Grahadi ada juga tadi yang melaksanakan titik kumpul di Tugu Pahlawan," tandasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.