Senin, 21 Sep 2026 03:37 WIB

Demonstran Ricuh, Kasatlantas Polrestabes Surabaya Terluka

Demo kawal putusan MK di Surabaya
Demo kawal putusan MK di Surabaya

selalu.id - Menyoal ricuhnya aksi demonstran, AKBP Arif Fazllurahman yang juga Kasatlantas Polrestabes Surabaya ini mengalami luka pada bagian bibir bawah akibat terkena lemparan batu dari masa demonstran.

"Tidak tahu, tiba-tiba botol, sampah, batu dan sepatu melayang ke kita, karena itu ya namanya juga adik-adik mahasiswa sedang melaksanakan orasi, ditambah ada provokasi dari oknum sehingga bikin nambah ricuh," ungkap Kasatlantas Polrestabes Surabaya yang akrab disapa dengan panggilan bang Arif ini kepada selalu.id, Jumat (23/8/2024).

Baca Juga: DPR RI Penjamin Bebas 50 Demonstran Aksi Kawal Putusan MK

Terkait sikap dari aparat keamanan yang tergabung dari kepolisian setempat, Bang Arif menyebut, jika anggota-anggotanya diimbau agar tidak bersikap arogan dan semena-mena. Bang Arif juga menekankan kepada semua anggotanya agar bersikap 'friendly'.

"Namanya giat penyampaian pendapat, kita sangat paham dan mengerti situasi terkadang berubah eskalasi secara cepat kita juga memang melihat bahwasanya kegiatan ini sedikit banyak juga ada giat-giat yang di provokatif ya ya oleh oknum ya alhamdulillah, namun tidak berlangsung lama bisa langsung ditenangkan adik-adik mahasiswa pun bisa langsung menyadari bahwasanya ada penunggang," jelasnya.

Baca Juga: Mahasiswa Terduga Pelempar Botol Kasatlantas Surabaya Diamankan

Padatnya kondisi dan dipenuhi oleh massa demonstran, mengakibatkan bibir bagian bawah perwira polisi ini robek akibat terkena lemparan batu.

"Tadi beberapa lemparan sempat terjadi, ada batu beberapa kemudian ada botol-botol namun sangat bisa terkendalikan dengan baik untuk para polisi yang berjaga di sini ya," ungkapnya.

Baca Juga: Temui Mahasiswa, DPRD Jatim Desak KPU Revisi PKPU Sesuai Putusan MK

Bang Arif juga menyebut, apabila dibandingkan di daerah-daerah lain, aksi unjuk rasa penyampaian pendapat dari mahasiswa di Surabaya yang mewakili wilayah provinsi Jawa Timur berjalan dengan sangat jauh lebih kondusif lebih terkendali.

"Kurang lebih personil untuk mengamankan aksi ini sebanyak 750 orang. Adapun sejumlah personel polisi yang lain yang berjaga terbagi di beberapa wilayah ada yang melaksanakan di KPU ada yang melaksanakan di Grahadi dan apabila di total personel pengamanan kita kurang lebih ada 1500 orang 750 sisanya terbagi di KPU dan di Grahadi ada juga tadi yang melaksanakan titik kumpul di Tugu Pahlawan," tandasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kawah Mirip Telur Ceplok Muncul di Gunung Anak Krakatau, Pertanda Apa? Ini Kata Ahli

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Lampung Selatan, Suwarno mengatakan, fenomena semacam ini tidak dialami oleh semua gunung api di Indonesia.

Promo Beras September 2026: Banyak Diskon Gila-gilaan Bunda, Segera Beli

Penawaran ini mencakup berbagai varian, mulai dari beras putih, beras merah, beras organik, hingga beras porang.

Detik-detik Tim Penyelam Basarnas Masuk Bangkai Kapal Virgo Transport 8 dan Temukan Satu Korban

Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju KN SAR Kamajaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Ketika Limbah Bawa PLN Nusantara Power Sabet 71 Penghargaan di ENSIA 2026

PLN Nusantara Power menegaskan bahwa energi tak sekadar soal listrik, melainkan tentang tumbuh bersama lingkungan dan masyarakat.

5 Kios di Jemur Andayani Surabaya Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabya

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Kasus kebakaran tersebut kini telah ditangani oleh pihak berwenang setempat.

Potret CFD di Desa Durung Bedug Sidoarjo yang Kini jadi Wadah Roda Ekonomi Warga

Membentang sepanjang 900 meter hingga satu kilometer, kawasan ini dirancang menjadi ruang publik terpadu untuk olahraga dan perputaran ekonomi warga.