Selasa, 03 Feb 2026 01:38 WIB

Begini Cara Risma Memberi Wejangan Anak Buahnya di Kemensos

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 24 Des 2021 22:51 WIB
Mensos Risma saat memberi wejangan anak buahnya.
Mensos Risma saat memberi wejangan anak buahnya.

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini meminta segenap pegawai di Kementerian Sosial untuk amanah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Mensos mengingatkan bahwa, dalam mengemban amanah, Aparatur Sipil Negara (ASN) telah bersumpah kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Saya minta teman-teman amanah dalam menjalankan tugas. Ingat pada saat menduduki jabatan, kita semua sudah bersumpah di hadapan Tuhan Yang Maha Esa,” katanya dalam sambutannya pada Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Fungsional di lingkungan Kementerian Sosial, Jumat (24/12/2021). Hadir dalam kesempatan tersebut, Pejabat Eselon 1, Staf Ahli Menteri Sosial, Staf Khusus Menteri Sosial dan Eselon II.

Baca Juga: Mensos Targetkan Tambah 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun

Mensos meminta para pegawai untuk terus meningkatkan kinerja dan menjaga integritas. Setiap hari, Mensos mendorong agar setiap pegawai mencatatkan kemajuan dalam bekerja.

"Jangan sampai hari ini sama dengan hari kemarin. Karena itu sama saja dengan kesia-siaan," katanya.

Mensos minta seluruh pegawai di lingkungan Kemensos untuk bisa mawas diri. Menurut dia, dalam diri manusia ada rasa tidak puas. Punya motor ingin mobil. Punya mobil ingin menambah mobil lagi. Mensos mengingatkan agar mereka menghindarkan dari sikap tidak puas diri.

"Masih banyak saudara- saudara kita di luar sana yang tidak seberuntung kita. Menjadi pegawai Kemensos sangat beruntung dan mulia. Sebab kita bisa membantu orang tidak mampu namun bukan dengan harta milik kita sendiri," katanya.

Kepada para pegawai, Mensos memahami tidak mudah hidup di Ibu Kota negara dengan keterbatasan pendapatan sebagai ASN. Namun ia meminta, hal tersebut tidak menjadi kendala dalam menjalankan tugas. Justru sebaliknya, menjadi pemacu untuk berkinerja. Sebab, kondisi para pegawai masih jauh lebih baik.

Baca Juga: Kunjungi Sekolah Rakyat di Mojokerto, Mensos Gus Ipul Tegur Pendamping

Menurut dia, di luar banyak Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) seperti orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), penyandang disabilitas, masyarakat pra-sejahtera, dan sebagainya. Mereka hidup tidak seberuntung para pegawai yang mendapatkan gaji dan fasilitas dari negara.

"Mari kita gunakan jabatan yang kita dapat sesuai kewenangan dan tanggung jawab. Jabatan ini hanya titipan Tuhan. Tidak ada yang patut dibanggakan. Sewaktu-waktu bisa lepas dengan berbagai cara. Berikan yang terbaik mumpung kita bisa," katanya.

Pada bagian lain dalam sambutannya, Mensos meminta agar semua unsur dalam Kementerian Sosial bersatu dan mengembangkan team work yang solid. Sebab, masyarakat tidak akan menilai bagian per bagian di kementerian, melainkan hanya melihat Kemensos sebagai institusi.

Baca Juga: Tak Tertib Adminduk, Pemkot Surabaya Sebut Seribu Data Kematian Belum Dilaporkan

"Di luar, masyarakat tidak tahu ini hasil kerja unit kerja apa. Mereka tahunya Kemensos. Jadi jangan saling menyalahkan. Tapi bekerjalah dengan kerja sama yang baik," katanya.

Mensos juga meminta para pegawai untuk terus belajar dan memperbaiki diri. Mensos minta pegawai rajin dan sungguh-sungguh mencermati perkembangan lingkungan sehingga lebih peka dan merespon cepat. (SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.