Selasa, 20 Okt 2026 17:49 WIB

Gibran Puji Wali Kota Eri Soal Program Makan Gratis di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 01 Agu 2024 11:02 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi bersama Wakil Presiden Terpilih Gibran saat di acara makan gratis di Surabaya
Wali Kota Eri Cahyadi bersama Wakil Presiden Terpilih Gibran saat di acara makan gratis di Surabaya

selalu.id - Wakil Presiden Indonesia terpilih Gibran Rakabuming Raka memberikan pujian ke Wali Kota Eri Cahyadi terkait program makan gratis untuk anak-anak sekolah dasar (SD) di Surabaya.

Pantuan selalu.id, Putra sulung Presiden Jokowi itu melakukan pengecekan percobaan pembagian gratis di SDN Klampis Ngasem III Surabaya, Kamis (1/8/2024). Ia pun didampingi pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Tak hanya itu, Wali Kota Surabaya atau Bakal Calon petahana Wali Kota Eri Cahyadi itu juga turut mendampingi.

"Tadi sebelum ke sini mampir dulu ke salah satu UMKM yang mensuplai makanan. Jadi hari ini kita melibatkan banyak UMKM dan di Surabaya. Kemarin evaluasi di sentul, di Surakarta. Jadi hari ini banyak sekali yang dievaluasi," kata Gibran, usai bagi-bagi makanan gratis.

Gibran menyebut program uji coba makan gratis salah satu terbaik yang dijalankan di Surabaya. Menurutnya, SOP pembagian makanan ini sudah berjalan dengan baik.

Mantan Wali Kota Solo itu pun menerangkan bahwa program ini sudah dapat dari masukan-masukan pengamat, orang tua siswa, serta masyarakat terkait masalah sampa packaging.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

"Hari ini di Surabaya kebetulan Pak Wali Kota Surabaya sudah menemukan solusinya. Ke depan, apa yang sudah kita jalankan di Surabaya mungkin akan kita terapkan di kota-kota lain juga," ungkapnya.

Ditempat yang sama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerangkan bagaiman SOP pembagian makanan gratis di Kota Pahlawan. Salah satunya bekerjsama dengan UMKM yang telah dicek mendapatkan sertifikat dari Dinas Kebersihan.

"Yang kedua makanan yang disampaikan teman-teman tadi itu ada menu kandungan gizinya yang mengeluarkan dinas kesehatan. Ini sekaligus, mengurangi gizi buruk, stunting,” jelasnya.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Kemudian, lanjut Eri, pihaknya juga meminta setiap sekolah untuk ada pemilihan tempat sampah yang organik dan non organik, agar bisa terjual kembali ke bank sampah. Sehingga, hasilnya bisa kembali membagikan makanan gratis ini.

"Maka uang hasil jual hasil plastik masuk ke anak yg makan tadi melalui gopay. Jadi, akan masuk lagi, jadi plastik menghasilkan uang dari anak yang diberikan makan gratis itu tadi," ungkapnya.

"Jadi ini saya matunuwun kepada wakil presiden terpilih, khofifah, gojek, karena ini tidak sekali, sebelumnya ada bengkel yang juga umkm, yang juga berhubungan dengan pengurangan kemiskinan," jelasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Raker Pusat Studi UMSIDA: Buka Peluang Kolaborasi Global

Sebanyak 12 pusat studi dan satu Lembaga Pusat Unggulan (PUI) terlibat dalam pertemuan ini untuk menyusun program yang fokus pada luaran dan dampak nyata bagi m

Truk Boks Tabrak Trailer di Krembangan Surabaya, Begini Kondisi Korban

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya masih melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab kecelakaan tersebut.

Polda Jatim Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-75 Humas Polri, 100 Kantong Terkumpul

Aksi kemanusiaan yang mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri” ini diikuti personel Polri, insan pers, hingga masyarakat umum.

Bareskrim Telusuri Aset 500 Miliar Kasus PT Dana Syariah, Tiga Berkas P21

Penyidikan juga menyasar pertanggungjawaban pidana korporasi.

Ritual Malam Anggoro Kasih di Sendang Agung, Warga Sidoarjo Jaga Nilai Luhur Budaya Jawa

Hari dan pasaran itu diyakini memiliki makna spiritual khusus.

Bupati Subandi: Pokir DPRD Sidoarjo Harus Selaras Regulasi dan Kebutuhan Rakyat

Tujuannya agar setiap usulan pembangunan tidak hanya jadi wacana, tetapi benar-benar sesuai aturan, prioritas, dan mampu dirasakan masyarakat.