Jumat, 05 Jun 2026 05:13 WIB

PDIP Jamin Ketujuh Paslon Kepala Daerah Tak Asal Comot

7 paslon rekomendasi PDIP
7 paslon rekomendasi PDIP

selalu.id - Seperti diketahui, pada Selasa (30/7/2024) kemarin, PDI Perjuangan telah menurunkan rekomendasi bakal calon kepala daerah (bacakada) yang akan maju di kabupaten/kota di Jawa Timur. Ketujuh daerah itu adalah Kota Surabaya, Kab Ngawi, Kota Blitar, Kab Tulungagung, Kab Sumenep, Kab Jombang dan Kota Probolinggo.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah mengatakan, bahwa pihaknya juga menjamin sebanyak 7 pasangan calon kepala daerah yang baru saja mendapat surat rekomendasi partai, mampu mengusung program kerakyatan.

"PDI Perjuangan bukan sekadar memberikan surat dukungan, tetapi juga memastikan ideologi dan program politik kerakyatan dari partai dituangkan dalam program-program pembangunan di daerah oleh calon yang kita dukung," terangnya, Rabu (31/7/2024).

Sebagai jaminannya, Said menegaskan bahwa 7 pasangan calon kepala daerah tersebut mayoritas merupakan kader berkualitas partai berlambang banteng dan bukan asal comot. "Hal ini sekaligus untuk menegaskan peran partai sebagai sumber rekrutmen kepemimpinan. Dengan demikian, bukti kaderisasi di PDI Perjuangan berjalan dengan baik," tegasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, Said juga sempat menyinggung soal partai yang kerap kali hanya dijadikan sebagai perahu sewaan menjelang kontestasi Pilkada. Ia juga menegaskan jangan sampai partai politik jadi rusak kehidupan demokrasinya.

"Jangan sampai partai politik hanya dijadikan sewa perahu pencalonan, dan proses selanjutnya terserah calon. Rusak kehidupan demokrasi dan kualitas kepemimpinan di daerah kalau partai politik memosisikan diri seperti itu," jelas Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Strategis itu.

Menurutnya, salah satu poin penting yang ditekankan oleh PDI Perjuangan adalah pentingnya kaderisasi partai. Sebagian besar pasangan calon yang diusung merupakan kader tulen PDI Perjuangan. Hal ini ditunjukkan dengan adanya komitmen partai dalam mengembangkan kader-kader muda yang berkualitas.

Oleh karenanya, Said optimis bahwa para calon yang diusung partainya merupakan sosok-sosok terbaik yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah masing-masing. "Dengan pertimbangan di atas, serta kalkulasi politik berdasarkan pemetaan politik dan survei, kita yakin 7 pasang bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah tersebut dapat memenangkan Pilkada November nanti," paparnya.

Selain itu, PDI Perjuangan juga mendorong agar Pilkada 2024 dapat berjalan dengan bersih dan bermartabat. Partai berharap semua pihak dapat berkompetisi secara sehat dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi. "Kita juga ingin Pilkada ini tidak berbiaya mahal. Sehingga peluang korupsi bisa diminimalisir sejak pencalonan. Oleh sebab itu, semua partai politik harus mengedepankan kualitas dan integritas calon pemimpin," tandasnya.

Baca Juga: Hadapi Pemekaran Dapil 2029, Gerindra Surabaya Gelar Retret

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.