Sabtu, 26 Sep 2026 04:49 WIB

Sektor Pendidikan Rentan Disasar Penjahat Siber, Untag Surabaya Ambil Langkah

  • Penulis : Ading
  • | Selasa, 23 Jul 2024 13:25 WIB
Workshop Rancangan Pengelolaan Sistem Monitoring Keamanan Informasi Perguruan Tinggi dari Kemendikbud Ristek.
Workshop Rancangan Pengelolaan Sistem Monitoring Keamanan Informasi Perguruan Tinggi dari Kemendikbud Ristek.

selalu.id - Direktur Direktorat Sistem Informasi Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (DSI YPTA) Surabaya Supangat, Ph.D., ITIL., COBIT., CLA., CISA, mewakili Untag Surabaya menghadiri Workshop Rancangan Pengelolaan Sistem Monitoring Keamanan Informasi Perguruan Tinggi dari Kemendikbud Ristek.

Workshop tersebut berlangsung di Aloft South Jakarta Selatan selama tiga hari mulai 21-23 Juli 2024. Kegiatan itu dihadiri oleh 44 perwakilan perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.

Supangat mengatakan dirinya bersama puluhan orang dari perguruan tinggi lainnya mendapatkan pemaparan dari Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikbud Ristek terkait 'Penguatan Sistem Keamanan Informasi: Sistem Monitoring Keamanan Informasi pada Perguruan Tinggi'.

Menurutnya, sektor pendidikan menjadi salah satu sasaran utama kejahatan siber, dengan berbagai insiden keamanan siber yang terjadi di lingkungan pendidikan.

"Dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi dan institusi pendidikan lainnya, menjadikan keamanan informasi sebagai prioritas sangat penting," kata Supangat tertulis, Selasa (23/7).

Dia mengatakan pertemuan itu sebagai upaya mengimplementasikan sistem pemerintahan berbasis elektronik di sektor pendidikan yang kini menghadapi tantangan besar dalam menjaga keamanan informasi.

“Kami sangat menyadari betapa pentingnya keamanan informasi dalam era digital ini. Melalui workshop ini, kami berharap dapat memperkuat sistem keamanan informasi di perguruan tinggi dan melindungi data serta privasi seluruh civitas academica,” tuturnya.

Pertemuan itu, kata dia, menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi di Indonesia untuk bersinergi dalam memperkuat sistem keamanan informasi dan menghadapi ancaman siber yang makin kompleks.

“Kolaborasi antara perguruan tinggi sangat krusial untuk membangun sistem keamanan yang lebih solid. Dengan adanya pertukaran informasi dan pengalaman, kita lebih siap menghadapi ancaman siber,” ujar Supangat.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Soroti Peran Civil Society Lawan Korupsi dan Krisis Demokrasi Indonesia

Editor : Ading
Berita Terbaru

Layanan Home Care Pemkab Jember Dilirik Kemenkes, Jadi Inspirasi Daerah Lain

Meski begitu, Kemenkes tetap memberikan perhatian pada evaluasi program secara berkala guna memastikan efektivitasnya di lapangan.

ASN Surabaya jangan Enak-anakan, Begini Pesan Tegas DPRD

Sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemkot untuk memindahkan sebagian aktivitas kerjanya ke Balai RW mulai Oktober 2026.

Progres RSUD Sedati Lampaui Target, Wabup Sidoarjo Wanti-wanti soal Kualitas Material

Inspeksi mendadak ini dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan lambannya pengerjaan fisik di lokasi.

Pemkot Surabaya Larang Sekolah Jual Seragam Mulai Tahun Depan, Ini Penjelasannya

Selain penyelarasan desain, Pemkot Surabaya secara eksplisit melarang pihak sekolah negeri melakukan aktivitas jual beli seragam kepada siswa maupun orang tua.

RAPBD Jatim 2027 Turun 8,2 Persen, Golkar Pertanyakan Pemangkasan Belanja Modal

Golkar pun meminta Pemprov Jawa Timur menjelaskan strategi menjaga ketersediaan infrastruktur, konektivitas, hingga pemerataan layanan publik.

Viral Wadah MBG di Patrang Jember Disebut Kurang Bersih, Ini Kata Pihak Pengelola

Keluhan tersebut mengemuka setelah akun Facebook IWJ Ofisial milik Muhamad Abas mengunggah foto wadah makanan atau ompreng MBG yang dinilai kurang bersih.