Rabu, 04 Feb 2026 01:11 WIB

Sektor Pendidikan Rentan Disasar Penjahat Siber, Untag Surabaya Ambil Langkah

  • Penulis : Ading
  • | Selasa, 23 Jul 2024 13:25 WIB
Workshop Rancangan Pengelolaan Sistem Monitoring Keamanan Informasi Perguruan Tinggi dari Kemendikbud Ristek.
Workshop Rancangan Pengelolaan Sistem Monitoring Keamanan Informasi Perguruan Tinggi dari Kemendikbud Ristek.

selalu.id - Direktur Direktorat Sistem Informasi Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (DSI YPTA) Surabaya Supangat, Ph.D., ITIL., COBIT., CLA., CISA, mewakili Untag Surabaya menghadiri Workshop Rancangan Pengelolaan Sistem Monitoring Keamanan Informasi Perguruan Tinggi dari Kemendikbud Ristek.

Workshop tersebut berlangsung di Aloft South Jakarta Selatan selama tiga hari mulai 21-23 Juli 2024. Kegiatan itu dihadiri oleh 44 perwakilan perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.

Supangat mengatakan dirinya bersama puluhan orang dari perguruan tinggi lainnya mendapatkan pemaparan dari Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikbud Ristek terkait 'Penguatan Sistem Keamanan Informasi: Sistem Monitoring Keamanan Informasi pada Perguruan Tinggi'.

Menurutnya, sektor pendidikan menjadi salah satu sasaran utama kejahatan siber, dengan berbagai insiden keamanan siber yang terjadi di lingkungan pendidikan.

"Dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi dan institusi pendidikan lainnya, menjadikan keamanan informasi sebagai prioritas sangat penting," kata Supangat tertulis, Selasa (23/7).

Dia mengatakan pertemuan itu sebagai upaya mengimplementasikan sistem pemerintahan berbasis elektronik di sektor pendidikan yang kini menghadapi tantangan besar dalam menjaga keamanan informasi.

“Kami sangat menyadari betapa pentingnya keamanan informasi dalam era digital ini. Melalui workshop ini, kami berharap dapat memperkuat sistem keamanan informasi di perguruan tinggi dan melindungi data serta privasi seluruh civitas academica,” tuturnya.

Pertemuan itu, kata dia, menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi di Indonesia untuk bersinergi dalam memperkuat sistem keamanan informasi dan menghadapi ancaman siber yang makin kompleks.

“Kolaborasi antara perguruan tinggi sangat krusial untuk membangun sistem keamanan yang lebih solid. Dengan adanya pertukaran informasi dan pengalaman, kita lebih siap menghadapi ancaman siber,” ujar Supangat.

Baca Juga: Bersama BPIP, UNTAG Surabaya Perkuat Kurikulum Pancasila

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.