Senin, 02 Feb 2026 22:05 WIB

Hore! Bunda PAUD di Surabaya Akan Dikuliahkan Gratis oleh Pemkot

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 23 Des 2021 22:26 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Supomo besama siswa SD
Kepala Dinas Pendidikan Supomo besama siswa SD

selalu.id - Dinas Pendidikan Kota Surabaya terus berupaya melakukan inovasi meingkatkan pendidikan di Kota Surabaya. Salah satunya dengan program mengkuliahkan bunda PAUD secara gratis.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Supomo mengatakan, tujuan program ini adalah untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik para bunda PAUD. Diketahui, usia Balita

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

itu merupakan golden age, sehingga latar belakang tenaga pendidiknya harus benar-benar sesuai dan mempuni.

"Kami membuat program kuliah gratis khusus D3 dan D4 di Politeknik NSC Surabaya," ujar Supomo, Kamis (23/12/2021).

Lebih lanjut Supomo menyampaikan, untuk tahun 2021 disediakan slot 200 orang, lalu tahun 2022 disiapkan slot 200 orang, dan tahun 2023 juga sebanyak 200 orang.

"Karena slotnya 200 orang dan di Surabaya ada 154 kelurahan, maka nantinya setiap kelurahan bisa mengirim satu atau dua orang bunda paud untuk mengikuti beasiswa gratis ini," ujarnya.

Supomo berharap dengan pembagian ini diatur sedemikian rupa agar merata di setiap wilayah.

Direktur Politeknik NSC Surabaya, Rudianto mengatakan, minat Bunda PAUD sangat tinggi untuk mengikuti prorgam yang meningkatkan kualitas mereka tersebut.

"Sudah banyak yang tanya-tanya dan konfirmasi ke saya langsung. Bahkan, saat ini sudah banyak yang daftar karena batas akhir pendaftaran 24 Desember 2021," kata Rudianto.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Rudianto menambahkan, khusus angkatan tahun 2021 ini akan mulai perkuliahan pada bulan Januari sampai Februari untuk semester gasal. Karena mereka akan mengikuti sistem percepatan.

"Jadi, mereka akan kuliah di bulan Januari-Februari untuk semester gasal, dan mulai Maret langsung masuk semester genap," katanya.

Selain itu, ada persyaratan yang harus memenuhi untuk mengikuti program ini, yakni lulusan SMA/SMK/MA/sederajat, dan usianya maksimal 40 tahun, serta siap menyelesaikan kuliah tepat waktu.

Sedangkan syarat administrasinya adalah harus fotocopy ijazah dan SKHUN 2 lembar, foto berwarna 4X6 sebanyak 2 lembar, dan fotocopy KTP dan KK.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Yang pasti, KTP-nya harus Surabaya atau harus warga Surabaya," tegasnya.

Adapun program studi yang ditawarkan adalah D4 MPI (Manajemen Pemasaran Internasional), D4 PP (Pengelolaan Perhotelan), D3 AB (Administrasi Bisnis), D3 AK (Akuntansi), D3 TK (Teknologi Komputer).

Nantinya, kata dia, para bunda paud diharapkan bisa memilih jurusan yang dibutuhkan untuk membantu meningkatkan kualitas pengajarannya.

"Jadi, dari sisi materi saya yakin bisa untuk diberikan kepada anak-anak paud, yang jelas nanti diarahkan ke keahliannya untuk memberikan pendidikan terapan kepada anak-anak paud," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.