Senin, 07 Sep 2026 15:58 WIB

Hore! Bunda PAUD di Surabaya Akan Dikuliahkan Gratis oleh Pemkot

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 23 Des 2021 22:26 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Supomo besama siswa SD
Kepala Dinas Pendidikan Supomo besama siswa SD

selalu.id - Dinas Pendidikan Kota Surabaya terus berupaya melakukan inovasi meingkatkan pendidikan di Kota Surabaya. Salah satunya dengan program mengkuliahkan bunda PAUD secara gratis.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Supomo mengatakan, tujuan program ini adalah untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik para bunda PAUD. Diketahui, usia Balita

Baca Juga: Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

itu merupakan golden age, sehingga latar belakang tenaga pendidiknya harus benar-benar sesuai dan mempuni.

"Kami membuat program kuliah gratis khusus D3 dan D4 di Politeknik NSC Surabaya," ujar Supomo, Kamis (23/12/2021).

Lebih lanjut Supomo menyampaikan, untuk tahun 2021 disediakan slot 200 orang, lalu tahun 2022 disiapkan slot 200 orang, dan tahun 2023 juga sebanyak 200 orang.

"Karena slotnya 200 orang dan di Surabaya ada 154 kelurahan, maka nantinya setiap kelurahan bisa mengirim satu atau dua orang bunda paud untuk mengikuti beasiswa gratis ini," ujarnya.

Supomo berharap dengan pembagian ini diatur sedemikian rupa agar merata di setiap wilayah.

Direktur Politeknik NSC Surabaya, Rudianto mengatakan, minat Bunda PAUD sangat tinggi untuk mengikuti prorgam yang meningkatkan kualitas mereka tersebut.

"Sudah banyak yang tanya-tanya dan konfirmasi ke saya langsung. Bahkan, saat ini sudah banyak yang daftar karena batas akhir pendaftaran 24 Desember 2021," kata Rudianto.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Rudianto menambahkan, khusus angkatan tahun 2021 ini akan mulai perkuliahan pada bulan Januari sampai Februari untuk semester gasal. Karena mereka akan mengikuti sistem percepatan.

"Jadi, mereka akan kuliah di bulan Januari-Februari untuk semester gasal, dan mulai Maret langsung masuk semester genap," katanya.

Selain itu, ada persyaratan yang harus memenuhi untuk mengikuti program ini, yakni lulusan SMA/SMK/MA/sederajat, dan usianya maksimal 40 tahun, serta siap menyelesaikan kuliah tepat waktu.

Sedangkan syarat administrasinya adalah harus fotocopy ijazah dan SKHUN 2 lembar, foto berwarna 4X6 sebanyak 2 lembar, dan fotocopy KTP dan KK.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

"Yang pasti, KTP-nya harus Surabaya atau harus warga Surabaya," tegasnya.

Adapun program studi yang ditawarkan adalah D4 MPI (Manajemen Pemasaran Internasional), D4 PP (Pengelolaan Perhotelan), D3 AB (Administrasi Bisnis), D3 AK (Akuntansi), D3 TK (Teknologi Komputer).

Nantinya, kata dia, para bunda paud diharapkan bisa memilih jurusan yang dibutuhkan untuk membantu meningkatkan kualitas pengajarannya.

"Jadi, dari sisi materi saya yakin bisa untuk diberikan kepada anak-anak paud, yang jelas nanti diarahkan ke keahliannya untuk memberikan pendidikan terapan kepada anak-anak paud," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Baik Tapi Masih Lumayan, Ini Rinciannya 

Sebagai informasi, harga buyback ini merupakan harga yang didapat jika pemegang emas Antam ingin menjual kembali emasnya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Pengangguran Lagi Beruntung, Yang Kerja juga Ada Peluang Menarik

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.