Jumat, 23 Okt 2026 20:17 WIB

Hore! Bunda PAUD di Surabaya Akan Dikuliahkan Gratis oleh Pemkot

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 23 Des 2021 22:26 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Supomo besama siswa SD
Kepala Dinas Pendidikan Supomo besama siswa SD

selalu.id - Dinas Pendidikan Kota Surabaya terus berupaya melakukan inovasi meingkatkan pendidikan di Kota Surabaya. Salah satunya dengan program mengkuliahkan bunda PAUD secara gratis.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Supomo mengatakan, tujuan program ini adalah untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik para bunda PAUD. Diketahui, usia Balita

Baca Juga: Angkat Kembali Identitas Daerah, Kawasan Perbatasan Sidoarjo-Surabaya Bakal Ditata Ulang

itu merupakan golden age, sehingga latar belakang tenaga pendidiknya harus benar-benar sesuai dan mempuni.

"Kami membuat program kuliah gratis khusus D3 dan D4 di Politeknik NSC Surabaya," ujar Supomo, Kamis (23/12/2021).

Lebih lanjut Supomo menyampaikan, untuk tahun 2021 disediakan slot 200 orang, lalu tahun 2022 disiapkan slot 200 orang, dan tahun 2023 juga sebanyak 200 orang.

"Karena slotnya 200 orang dan di Surabaya ada 154 kelurahan, maka nantinya setiap kelurahan bisa mengirim satu atau dua orang bunda paud untuk mengikuti beasiswa gratis ini," ujarnya.

Supomo berharap dengan pembagian ini diatur sedemikian rupa agar merata di setiap wilayah.

Direktur Politeknik NSC Surabaya, Rudianto mengatakan, minat Bunda PAUD sangat tinggi untuk mengikuti prorgam yang meningkatkan kualitas mereka tersebut.

"Sudah banyak yang tanya-tanya dan konfirmasi ke saya langsung. Bahkan, saat ini sudah banyak yang daftar karena batas akhir pendaftaran 24 Desember 2021," kata Rudianto.

Baca Juga: Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Rudianto menambahkan, khusus angkatan tahun 2021 ini akan mulai perkuliahan pada bulan Januari sampai Februari untuk semester gasal. Karena mereka akan mengikuti sistem percepatan.

"Jadi, mereka akan kuliah di bulan Januari-Februari untuk semester gasal, dan mulai Maret langsung masuk semester genap," katanya.

Selain itu, ada persyaratan yang harus memenuhi untuk mengikuti program ini, yakni lulusan SMA/SMK/MA/sederajat, dan usianya maksimal 40 tahun, serta siap menyelesaikan kuliah tepat waktu.

Sedangkan syarat administrasinya adalah harus fotocopy ijazah dan SKHUN 2 lembar, foto berwarna 4X6 sebanyak 2 lembar, dan fotocopy KTP dan KK.

Baca Juga: Operasi Patuh Semeru 2026 Dua Pekan Kedepan, ETLE Tetap Berjalan Tilang Manual Berlaku Awal November

"Yang pasti, KTP-nya harus Surabaya atau harus warga Surabaya," tegasnya.

Adapun program studi yang ditawarkan adalah D4 MPI (Manajemen Pemasaran Internasional), D4 PP (Pengelolaan Perhotelan), D3 AB (Administrasi Bisnis), D3 AK (Akuntansi), D3 TK (Teknologi Komputer).

Nantinya, kata dia, para bunda paud diharapkan bisa memilih jurusan yang dibutuhkan untuk membantu meningkatkan kualitas pengajarannya.

"Jadi, dari sisi materi saya yakin bisa untuk diberikan kepada anak-anak paud, yang jelas nanti diarahkan ke keahliannya untuk memberikan pendidikan terapan kepada anak-anak paud," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan yang paling mendominasi.

Korban Tewas dalam Karhutla Bromo Bertambah, Kini jadi 6 Orang

Gugurnya Suraji menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). 

Mahasiswa yang Bawa Brass Knuckle saat Demo di Surabaya Ditetapkan Tersangka

Saat ini, polisi masih mendalami tujuh orang yang diperiksa intensif. Sementara tiga lainnya sudah dipulangkan.

Gandeng PMI dan Unair, Yayasan Amway Peduli Edukasi Pentingnya Gut Health

Menjaga kondisi tubuh membutuhkan pendekatan menyeluruh melalui pola makan seimbang, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup.

Ngaku Imam Mahdi, Pria di Bangkalan Tipu Korban Miliaran Modus Jual Tiket Surga dan Top Up Umur

Hingga saat ini sudah ada empat orang korban yang melapor ke polisi.

Pemkab Mojokerto Gelontorkan Rp812 Juta Beasiswa untuk Mahasiswa Kurang Mampu dan Berprestasi

Penyerahan beasiswa secara simbolis dilakukan Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa.