Rabu, 16 Sep 2026 23:37 WIB

Dirut SIER Bagikan Tips Memupuk Kepemimpinan Adaptif ke Mahasiswa ITS

Direktur Utama (Dirut) PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Didik Prasetiyono di Kelas Kuliah Tamu ITS
Direktur Utama (Dirut) PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Didik Prasetiyono di Kelas Kuliah Tamu ITS

selalu.id - Gelaran The Grand Leader Summit bertema ‘ Transitioning from Academic Excellence to Business Leadership’, sukses digelar Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi Institut Teknologi Sepuluh November (HIPMI PT ITS).

Sejumlah pemateri secara bergantian menyemai inspirasi kepada para audiens yang mayoritas mahasiswa ITS tersebut. Salah satu narasumber itu yakni Direktur Utama (Dirut) PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Didik Prasetiyono, yang membagikan tips bagaimana memupuk kepemimpinan yang adaptif dari ruang kelas ke ruang rapat.

Baca Juga: Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Selain Didik, narasumber lain yang turut hadir memberikan pengalaman dan kiat-kiat sukses yakni Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi; Direktur Institutional Banking Bank BNI Munadi Herlambang; serta Director Human Capital and Legal PT Hutama Karya Muhammad Fauzan.

Acara ini dibuka Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, Kerjasama, dan Kealumnian ITS Agus Muhamad Hatta ST MSi PhD. The Grand Leader Summit ini juga dihadiri sejumlah alumnus ITS, diantaranya Komisaris PT Pelindo Terminal Petikemas Yoke Candra Katon.

Dalam kesempatan itu, Didik berbagi wawasan tentang perjalanan dari pendidikan formal menuju dunia professional. Selain itu juga bagaimana membangun keterampilan kepemimpinan yang efektif.

“Kepemimpinan tidak hanya tentang posisi atau jabatan, tetapi juga tentang bagaimana kita beradaptasi dengan perubahan dan mempengaruhi orang lain secara positif," ungkap Wakil Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) ini.

Menurut Didik, selain pendidikan formal, pengalaman praktis sangat penting. Untuk itu, ia mendorong para peserta untuk mencari kesempatan magang, proyek-proyek nyata, dan partisipasi dalam organisasi mahasiswa.

"Pengalaman praktis memberikan wawasan tentang dunia kerja yang sebenarnya dan membantu kita mengaplikasikan teori yang telah dipelajari. Memimpin sebuah tim, bahkan dalam proyek kecil, dapat memberikan pengalaman berharga dalam mengelola orang dan sumber daya," jelasnya.

Baca Juga: Peduli Pendidikan di Ring Satu Kawasan, SIER Tebus Ijazah dan Bantu Biaya Sekolah Warga Kurang Mampu

Bagi alumnus Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Airlangga (FEB Unair) ini, keterampilan kepemimpinan adalah hal yang perlu dikembangkan secara terus-menerus. Oleh karena itu, ia menyarankan untuk selalu mencari peluang untuk memimpin, baik dalam proyek kecil maupun besar.

Tak hanya itu, lanjutnya, networking juga salah satu aspek penting dalam membangun karir. Ia menyarankan para peserta untuk aktif dalam berbagai acara dan komunitas profesional.

“Jaringan yang kuat dapat membuka banyak peluang karir dan memberikan dukungan yang dibutuhkan untuk berkembang. Jangan takut untuk memulai percakapan dan membangun hubungan yang bermakna," katanya.

Di era yang terus berkembang pesat dan berubah setiap saat ini, Didik juga menekankan pentingnya pembelajaran berkelanjutan. "Jangan pernah berhenti belajar. Ikuti kursus, baca buku, dan tetap update dengan perkembangan terbaru di industri dan dunia kerja Anda. Pembelajaran berkelanjutan adalah kunci untuk tetap relevan dan kompetitif,” tegasnya.

Baca Juga: Gotong Royong Holding Kawasan Industri, SIER Himpun dan Salurkan Bantuan Rp423 Juta untuk Korban Gempa NTT

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang juga Ketua Ikatan Alumni (IKA) ITS PW Jatim, Eri Cahyadi menyampaikan, tonggak tertinggi pembangunan bangsa saat ini dipegang oleh pemuda.

Adanya upaya penyiapan pemuda sebagai pemimpin, menurut Eri, merupakan langkah yang seharusnya menjadi konsentrasi semua pihak, termasuk perguruan tinggi. “ITS dalam hal ini memegang peranan penting yang seyogyanya dapat berkontribusi dalam akselerasi lahirnya agen muda terbaik,” katanya.

Eri menyebutkan, perlu adanya kolaborasi yang terjalin antara ITS sebagai institusi pendidikan dengan pemerintah maupun industri untuk dapat mewujudkan mimpi tersebut.

Dia mengatakan, pembangunan sumber daya yang berawal dari kolaborasi riset maupun integrasi teknologi, akan membantu mengasah kemampuan pemecahan masalah maupun kepemimpinan mahasiswa. “Sehingga bisa disimpulkan pentingnya peran kampus dalam hal ini,” tandasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

Fasilitas milik Pemkot Surabaya yang seharusnya bebas retribusi, itu disinyalir menjadi ajang jual beli hingga sewa-menyewa lapak secara ilegal.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Kondisi ini dimanfaatkan DPRD Kota Surabaya untuk mengawal peluang penambahan lima kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.

Bukan Sekadar Ambil Alih, Ini Rencana PDAM Surabaya Masuk Perumahan Air Mandiri

Langkah ini diambil guna memastikan kesetaraan akses air bersih di Kota Surabaya.