Jumat, 23 Okt 2026 18:53 WIB

Perusahaan Pelayaran Global Incar Makassar New Port

Foto: Peti Kemas
Foto: Peti Kemas

selalu.id - Pasca diresmikan Presiden Joko Widodo pada tanggal 22 Februari 2024, PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) selaku pengelola Makassar New Port (MNP) terus berupaya memperluas pasar baru. Pasar peti kemas yang dibidik khususnya angkutan peti kemas internasional atau ekspor impor.

Saat ini sudah ada perusahaan pelayaran global yang rutin menggunakan fasilitas MNP untuk kegiatan bongkar muat peti kemas yakni SITC yang singgah di MNP 1 minggu sekali dengan 1 kapal. Terminal Head TPK New Makassar I Nyoman Sutrisna mengatakan ada 2 perusahaan pelayaran global yang tertarik untuk berkegiatan di MNP.

Kedua pelayaran tersebut adalah CMA-CGM dan Maersk Line yang melakukan kunjungan lapangan ke MNP beberapa waktu lalu. “CMA-CGM dan Maersk Line menyatakan tertarik untuk berkegiatan di MNP, saat ini sedang penjajakan pasar untuk melihat potensi muatan ekspor impor yang bisa mereka bawa dari Makassar,” kata Nyoman, Rabu (26/6/2024).

SPTP optimis kedua perusahaan pelayaran tersebut akan berkegiatan di MNP. Nyoman menyebut fasilitas yang dimiliki MNP sudah sangat mencukupi. Salah satunya memiliki kedalaman alur dan kolam pelabuhan hingga minus 16 meter LWS (Low Water Springs).

Dengan kedalaman tersebut memungkinkan kapal berukuran besar generasi post panamax yang biasa digunakan untuk direct call atau pelayaran langsung ke luar negeri dapat masuk ke MNP. Selain itu juga ditunjang dengan 6 unit quay container crane dengan total panjang dermaga mencapai 1.600 meter.

“Luas terminal mencapai 52 hektar dengan kapasitas peti kemas mencapai 2,5 juta per tahun,” lanjutnya.

Nyoman menyebut di area Makassar, PT Pelindo Terminal Petikemas mengelola 2 terminal, yakni Terminal Petikemas Makassar atau Terminal 1 dan Makassar New Port atau Terminal 2. Jumlah arus peti kemas di kedua terminal tersebut pada tahun 2023 lalu mencapai 700.000 TEUS. Untuk tahun 2024 ini pihaknya menargetkan arus peti kemas sebanyak 715.000 TEUS.

Sementara itu, Ketua DPW Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) Syaifuddin Syahrudi yang akrab dipanggil Ipho mengatakan optimistis bahwa sejumlah komoditas di Sulawesi Selatan dapat bertumbuh hingga bisa memenuhi kebutuhan ekspor.

Oleh karenanya, Ipho berharap keberadan MNP dapat menjadikan Sulawesi Selatan sebagai hub Indonesia Timur untuk distribusi logistik. "Harapannya kedepan MNP menjadi hub di Indonesia Timur, tidak perlu lagi ke Jawa (Jakarta dan Surabaya)," jelasnya.

Dia mengatakan, untuk mendukung MNP sebagai hub, perlu ada sentra ekonomi dan industri yang lebih masif. Sebab, dengan analisa pertumbuhan ekonomi dan penduduk di Sulawesi Selatan saat ini, sejumlah komoditi kebutuhan pokok masih mesti didatangkan dari Pulau Jawa.

Baca Juga: Arus Peti Kemas TPK Bagendang Tumbuh 4 Persen Sepanjang 2025

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan yang paling mendominasi.

Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Warga mengaku terganggu setiap malam akibat suara truk, ayam, hingga mesin yang beroperasi hingga pagi hari. Baunya menyengat dan bikin bising.

Korban Tewas dalam Karhutla Bromo Bertambah, Kini jadi 6 Orang

Gugurnya Suraji menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). 

Mahasiswa yang Bawa Brass Knuckle saat Demo di Surabaya Ditetapkan Tersangka

Saat ini, polisi masih mendalami tujuh orang yang diperiksa intensif. Sementara tiga lainnya sudah dipulangkan.

Gandeng PMI dan Unair, Yayasan Amway Peduli Edukasi Pentingnya Gut Health

Menjaga kondisi tubuh membutuhkan pendekatan menyeluruh melalui pola makan seimbang, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup.

Operasi Patuh Semeru 2026 Dua Pekan Kedepan, ETLE Tetap Berjalan Tilang Manual Berlaku Awal November

Tilang manual akan difokuskan pada pelanggaran kasat mata, antara lain pengendara yang melawan arus, menggunakan knalpot brong.