Kamis, 17 Sep 2026 16:24 WIB

Demi iPhone 15 Pro, Remaja asal Nganjuk Nekat Todongkan Pistol Mainan di Toko HP Mojokerto

Remaja asal Nganjuk saat diamankan Unit Jatanras Polres Mojokerto. (Dok. Polres Mojokerto).
Remaja asal Nganjuk saat diamankan Unit Jatanras Polres Mojokerto. (Dok. Polres Mojokerto).

selalu.id - Aksi koboi seorang remaja asal Nganjuk, Jawa Timur, digagalkan Unit Jatanras Satreskrim Polres Mojokerto, Jumat (20/2/2026).

Remaja berinisial ADP (19), itu diamankan saat menodongkan pistol mainan pada penjaga toko handphone di Desa Domas, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Sambil Menyelam Minum Air, Remaja Mojokerto Curi 6 Tabung Elpiji di Tempat Kerja

Ia pun kini hanya bisa menyesali perbuatannya karena gagal membawa kabur iPhone 15 Pro dari toko tersebut.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Aldhino Prima Wirdhan menjelaskan, pelaku awalnya datang ke toko dengan modus sebagai calon pembeli. Ia menanyakan satu unit iPhone 15 Pro warna Natural Titanium kepada karyawan toko berinisial ISR (28).

"Saat percakapan soal harga, pelaku tiba-tiba mengeluarkan pistol mainan warna hitam dan menodongkannya ke arah korban. Pelaku memaksa agar iPhone tersebut diserahkan,” kata Aldhino.

Namun di luar dugaan, korban tidak tinggal diam. Korban saat itu melakukan perlawanan dan menolak menyerahkan ponsel tersebut. Sempat terjadi aksi saling tarik sebelum akhirnya korban berteriak meminta pertolongan.

Panik karena aksinya diketahui, pelaku lantas melepaskan ponsel dan berusaha kabur menggunakan sepeda motor Yamaha Aerox miliknya.

Sayangnya, pelarian itu berakhir singkat. Dalam kondisi gugup, ADP terjatuh dari motornya tak jauh dari lokasi kejadian.

Baca Juga: Adu Banteng Dua Motor di Trowulan Mojokerto, Satu Pelajar Tewas

Warga sekitar yang mendengar teriakan korban langsung bergerak cepat mengamankan pelaku. ADP kemudian diserahkan ke polisi.

Unit Jatanras Satreskrim Polres Mojokerto yang menerima laporan segera mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Trowulan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit pistol mainan warna hitam, satu unit iPhone 15 Pro beserta dusbook, sepeda motor Yamaha Aerox, serta jaket hitam-biru dan masker yang digunakan saat beraksi.

Saat ini, tersangka telah diamankan di Mapolres Mojokerto untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Depan Polres Mojokerto, Satu Pemotor Tewas

Ia dijerat dengan pasal tentang tindak pidana pemerasan dengan ancaman kekerasan sebagaimana diatur dalam KUHP.

Aldhino mengimbau para pelaku usaha, khususnya pemilik toko ponsel dan barang elektronik, agar meningkatkan kewaspadaan.

“Kami mengimbau kepada para pelaku usaha untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan,” jelasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aksi kriminal bisa terjadi dengan berbagai modus, bahkan dengan senjata tiruan. Keberanian korban melawan dan respons cepat warga menjadi kunci gagalnya aksi tersebut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Sepatu di Mojokerto, Gudang Bahan Baku di Lantai 2 Hangus

Api pertama kali terlihat muncul dari lantai 2 yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan bahan baku alas kaki.

Sabet Jamsostek Award Jatim, Sidoarjo Siapkan Program Satu ASN Lindungi Pekerja Rentan

Melalui program ini, setiap ASN didorong untuk membantu mendaftarkan satu pekerja rentan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Demo UINSA: Mahasiswa Usir Aparat, Tuntut Rektor Mundur

"Keluar! Kalian tidak berhak masuk di ranah sipil," teriak mahasiswa.

Pengelolaan Program dan Anggaran 2027, Begini Pesan Menteri Haji dan Umrah

Tantangan yang dihadapi pada tahun 2027 diperkirakan semakin kompleks, terlebih dalam situasi perekonomian global yang masih menghadapi berbagai tekanan.

Gas Muncul dari Sumur di Sumenep, DPRD Jatim Minta ESDM Pantau Potensi Bahaya

Fenomena tersebut tidak boleh hanya dilihat dari sisi potensi sumber daya alam.

Pedagang Tanjung Sari Cemas dan Pertanyakan Jam Operasional Tak Merata ke Satpol PP Surabaya

Petugas datang berulang kali dalam sehari untuk melakukan pemantauan dan dokumentasi.