Minggu, 07 Jun 2026 04:38 WIB

Demi iPhone 15 Pro, Remaja asal Nganjuk Nekat Todongkan Pistol Mainan di Toko HP Mojokerto

Remaja asal Nganjuk saat diamankan Unit Jatanras Polres Mojokerto. (Dok. Polres Mojokerto).
Remaja asal Nganjuk saat diamankan Unit Jatanras Polres Mojokerto. (Dok. Polres Mojokerto).

selalu.id - Aksi koboi seorang remaja asal Nganjuk, Jawa Timur, digagalkan Unit Jatanras Satreskrim Polres Mojokerto, Jumat (20/2/2026).

Remaja berinisial ADP (19), itu diamankan saat menodongkan pistol mainan pada penjaga toko handphone di Desa Domas, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: ‎Yadnya Kasada Sakral, 92 Personil Amankan Jalur Kawah Labuh Sesaji dan Jalur Utama 

Ia pun kini hanya bisa menyesali perbuatannya karena gagal membawa kabur iPhone 15 Pro dari toko tersebut.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Aldhino Prima Wirdhan menjelaskan, pelaku awalnya datang ke toko dengan modus sebagai calon pembeli. Ia menanyakan satu unit iPhone 15 Pro warna Natural Titanium kepada karyawan toko berinisial ISR (28).

"Saat percakapan soal harga, pelaku tiba-tiba mengeluarkan pistol mainan warna hitam dan menodongkannya ke arah korban. Pelaku memaksa agar iPhone tersebut diserahkan,” kata Aldhino.

Namun di luar dugaan, korban tidak tinggal diam. Korban saat itu melakukan perlawanan dan menolak menyerahkan ponsel tersebut. Sempat terjadi aksi saling tarik sebelum akhirnya korban berteriak meminta pertolongan.

Panik karena aksinya diketahui, pelaku lantas melepaskan ponsel dan berusaha kabur menggunakan sepeda motor Yamaha Aerox miliknya.

Sayangnya, pelarian itu berakhir singkat. Dalam kondisi gugup, ADP terjatuh dari motornya tak jauh dari lokasi kejadian.

Baca Juga: 3 Orang Tersengat Listrik saat Pengajian Ning Umi Laila di Mojokerto, Satu Tewas

Warga sekitar yang mendengar teriakan korban langsung bergerak cepat mengamankan pelaku. ADP kemudian diserahkan ke polisi.

Unit Jatanras Satreskrim Polres Mojokerto yang menerima laporan segera mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Trowulan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit pistol mainan warna hitam, satu unit iPhone 15 Pro beserta dusbook, sepeda motor Yamaha Aerox, serta jaket hitam-biru dan masker yang digunakan saat beraksi.

Saat ini, tersangka telah diamankan di Mapolres Mojokerto untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Baca Juga: Melihat Dari Dekat Penganiayaan hingga Pembunuhan Istri dan Mertua di Mojokerto

Ia dijerat dengan pasal tentang tindak pidana pemerasan dengan ancaman kekerasan sebagaimana diatur dalam KUHP.

Aldhino mengimbau para pelaku usaha, khususnya pemilik toko ponsel dan barang elektronik, agar meningkatkan kewaspadaan.

“Kami mengimbau kepada para pelaku usaha untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan,” jelasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aksi kriminal bisa terjadi dengan berbagai modus, bahkan dengan senjata tiruan. Keberanian korban melawan dan respons cepat warga menjadi kunci gagalnya aksi tersebut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Lewat Pro Gus'e Update, Bupati Fawait Beber Rp312 Miliar Dukungan Pertanian untuk Jember

"Kami ingin masyarakat mengetahui apa yang sedang dan telah dikerjakan pemerintah," ujar Bupati Jember Muhammad Fawait.

Kakak Thomas Ungkap Kronologi Pengeroyokan yang Diduga Dipicu Perselisihan Sandal Crocs

Menurut Hana, persoalan muncul karena pelaku menganggap sandal pengganti yang diberikan korban tidak setara dengan sandal yang hilang.

Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Khofifah Ajak Tanam Pohon dan Kelola Sampah

Kegiatan yang diikuti sekitar 1.125 peserta itu dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia dan terhubung secara daring dengan kegiatan nasional.

Sebulan Buron, Tersangka Penembakan di Tretes Akhirnya Dibekuk Polres Pasuruan

Peristiwa bermula saat korban, mendatangi tersangka untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu, karena pelayanan yang menecewakan tamu korban.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.