Senin, 02 Feb 2026 19:40 WIB

Arus Peti Kemas TPK Bagendang Tumbuh 4 Persen Sepanjang 2025

Foto: Proses bongkar muat di Terminal Peti Kemas Bagendang
Foto: Proses bongkar muat di Terminal Peti Kemas Bagendang

selalu.id - Terminal Peti Kemas Bagendang mencatatkan kinerja operasional yang stabil dan tumbuh positif sepanjang tahun 2025. Hingga Desember 2025, arus peti kemas tercatat mencapai 75.175 TEUs atau meningkat sekitar 4 persen dibandingkan capaian tahun 2024 yang sebesar 72.233 TEUs.

Terminal Head TPK Bagendang Bumiharjo, Akhmad Fajar, menyampaikan bahwa peningkatan arus peti kemas tersebut sejalan dengan capaian indikator produktivitas terminal yang melampaui target.

Baca Juga: Transformasi Operasional Dorong Pertumbuhan Arus Peti Kemas di TPK Merauke

“Kami mencatatkan Box Ship Hour sebesar 19,46 dari target 17. Sementara Berth Crane Hour mencapai 28,27 atau lebih tinggi dari target 27. Capaian Effective Time terhadap Berthing Time juga berada di angka 69,28 persen,” ujar Fajar, Senin (19/1/2026).

Menurutnya, capaian tersebut didukung oleh optimalisasi pola kunjungan kapal dan peningkatan produktivitas per kapal. Meski terjadi penyesuaian jumlah ship call dibandingkan tahun sebelumnya, arus peti kemas tetap tumbuh seiring meningkatnya utilisasi kapasitas kapal dan efektivitas layanan bongkar muat.

TPK Bagendang juga melakukan penyesuaian jam operasional dari 20 jam menjadi 21 jam per hari. Kebijakan tersebut dinilai berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas pelayanan serta mempercepat proses bongkar muat peti kemas.

Untuk menjaga kinerja dan mengantisipasi potensi peningkatan volume pada 2026, TPK Bagendang telah merencanakan penambahan satu unit container crane.

Baca Juga: Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen

“Saat ini operasional terminal masih ditopang satu unit container crane. Dengan penambahan peralatan, kami optimistis kapasitas pelayanan meningkat dan waktu tunggu kapal dapat ditekan,” jelas Fajar.

Dari sisi pengguna jasa, Kepala Operasional PT Salam Pacific Indonesia Lines Cabang Sampit, Cahya Agung Saputra, menilai pertumbuhan arus peti kemas sebagai dampak dari perbaikan kinerja operasional terminal.

“Penambahan jam kerja operasional dari 18 jam menjadi 20 jam pada 2024, lalu menjadi 21 jam pada 2025, turut mendorong kelancaran arus peti kemas. Komitmen TPK Bagendang dalam menjaga kinerja juga menjadi faktor pendukung,” katanya.

Baca Juga: Arus Peti Kemas Tumbuh 4,9 Persen, Kinerja TPK Banjarmasin Meningkat di Triwulan III

Cahya berharap ke depan TPK Bagendang dapat merealisasikan operasional penuh 24 jam selama tujuh hari pada 2026 guna mendorong peningkatan arus kapal dan peti kemas.

Dengan capaian tersebut, TPK Bagendang yang dikelola PT Pelindo Terminal Petikemas terus memperkuat perannya dalam mendukung kelancaran arus logistik serta aktivitas ekonomi, khususnya di wilayah Kalimantan Tengah.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.