Rabu, 21 Okt 2026 01:19 WIB

Wacana PKB-PDIP di Pilgub, Fuad Benardi Akui Kagumi Kiai Marzuki

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 19 Jun 2024 16:52 WIB
Fuad Bernadi
Fuad Bernadi

selalu.id - Fuad Benardi, Putra Sulung Menteri Sosial Tri Rismaharini mengaku dirinya mengagumi sosok Mantan Ketua PWNU Jatim Kiai Marzuki Mustamar.

Fuad pun juga menanggapi terkait isu ibundanya yakni Risma yang berpeluang dipasangkan dengan Kiai Marzuki untuk maju Pilgub Jatim. Ia menyambut baik peluang koalisi PDIP dengan PKB terkait calon Gubernur Jatim dalam Pilkada serentak 2024.

“Saya dengar Kiai Marzuki (peluang berpasangan dengan Risma) saya tahu beliau. Kebetulan sering ada acara sholawatan juga. Beliau sosok kiai yang pernah jadi Ketua PWNU,” kata Fuad, kepada selalu.id, Rabu (19/6/2024).

Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) PDI Perjuangan sudah mengenal Kiai Marzuki Mustamar sejak ibundanya Risma maju sebagai calon Wali Kota Surabaya tahun 2015 lalu.

“Saya kagumi sosok beliau. Kalau gak salah Pondoknya di Malang kan. Saya kenal beliau pada jamannya ibu maju 2015. Itu ada acara sholawatan sebelum jadi ketua PWNU,” ungkapnya.

Ia juga menyambut baik peluang koalisi PDIP dengan PKB terkait calon Gubernur Jatim dalam Pilkada serentak 2024
Yang terbuka pengusungan Mantan Ketua PWNU Jatim Marzuki Mustamar dengan Ketua DPP PDIP Risma untuk menjadi pasangan calon Gubernur Jatim dan calon Wakil Gubernur Jatim.

Terlebih lagi, elektabiltas keduanya  masih tinggi dalam sejumlah lembaga survei. Bahkan, angkanya nyaris menandingi Calon Gubernur Jawa Timur dari petahana, Khofifah Indar Parawansa.

"Elektabilitas (tingkat keterpilihan) Bu Risma juga tidak terpaut jauh dari Bu Khofifah. Sehingga, memang ada kemungkinan untuk membuat poros sendiri," kata ungkapnya.

Sisi lain, Fuad mengakui bahwa PDIP yang baru memiliki 21 kursi memerlukan 3 kursi tambahan untuk mencalonkan secara resmi di KPU. Sehingga, harus berkoalisi dengan partai lain jika mengusung kader sendiri.

Terkait hal tersebut, Calon Anggota DPRD Jatim terpilih itu menilai PKB yang memiliki 27 kursi DPRD Jatim ini sebagai calon mitra koalisi startegis.

"Memang memerlukan kerjasama dengan partai lain, di antaranya dengan PKB. Terbuka kemungkinan untuk membuat poros baru untuk menyaingi petahana," kata kader PDIP tersebut.

Dalam pembicaraan politik nantinya, pihaknya juga membuka kemungkinan untuk kombinasi dengan calon yang diusulkan PKB. Termasuk, Kiai Marzuki.

Menurutnya, memang perlu kombinasi tokoh berlatarbelakang nasionalis-religius untuk memimpin Jawa Timur. "Untuk di Pilgub, kombinasi abang-ijo ini cukup kuat. Sehingga, secara kultural, memang dibutuhkan sosok nasionalis-religius menjadi pemimpin ideal di Jawa Timur," katanya.

"Tentu ,DPP akan merumuskan siapa yang cocok. DPP masih melihat persentase kemenangan. Partai tentu merekomendasikan calon untuk menang," tandasnya.

Baca Juga: Respons Santai Syaifuddin Zuhri Soal Eks Kader PDIP Pindah ke PSI, Ini Fokus yang Lebih Penting

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.