Selasa, 03 Feb 2026 18:54 WIB

Sidang Pleno Muktamar NU ke-34 di Lampung Diwarnai Kericuhan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 22 Des 2021 23:05 WIB
kericuhan saat Muktamar NU
kericuhan saat Muktamar NU

selalu.id - Kericuhan mewarnai sidang pleno Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama di Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Kericuhan ini bermula saat pleno membacakan dan membahas tata tertib muktamar.

Baru memasuki sidang pleno pertamanya, kericuhan sudah terjadi dalam muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama yang berlangsung di gedung serbaguna Universitas Islam Negeri Raden Intan Bandar Lampung, Lampung, Selasa sore (22/12/2021).

Baca Juga: Kongres Muslimat NU: Arifah Chori Fauzi Terpilih Ketua Umum, Khofifah Geser ke Dewan Pembina

Baca Juga: Bersarung Hijau, Presiden Jokowi Buka Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama di Lampung

Kericuhan ini dipicu protes salah satu peserta muktamar terkait pembahasan pasal tata tertib muktamar. Protes itu dilayangkan saat pemimpin sidang pleno yang diketuai Muhammad Nuh, memutuskan menunda pembahasan pasal terkait keabsahan dan hak suara pengurus tingkat wilayah dan cabang, hingga pembahasan pasal rampung.

Baca Juga: Risma Bikin Kaget Gus Kikin Tebuireng saat Ziarah ke Makam Pendiri NU

Namun putusan tersebut diprotes oleh Pengurus Wilayah (PWNU) Gorontalo. Dalam protesnya PWNU Gorontalo meminta pimpinan sidang meneruskan pembahasan pasal tiga hingga dicapai kesepakatan terkait pasal ini.

Suasana makin memanas setelah peserta muktamar lain meminta pimpinan sidang mengabaikan protes pengurus wilayah Gorontalo. Mereka berpendapat, pembahasan pasal tiga ditunda karena dapat menghambat pembahasan aturan tata tertib lainnya.

Baca Juga: Dikukuhkan Ketum PBNU, Pagar Nusa Siap Jadi Pagarnya NU dan Indonesia

Sidang pleno 1 yang diwarnai kericuhan, membahas beberapa poin krusial dalam aturan tata tertib. Salah satunya terkait tentang syarat muktamar sah, serta siapa saja yang berhak memberikan suara saat pemeilihan ketua umum PBNU. Aturan tata tertib muktamar juga mengatur syarat kandidat calon ketua umum PBNU. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.