Senin, 15 Jul 2024 02:59 WIB

Pertamina Perlu Evaluasi Sistem Distribusi BBM dan Gas Bersubsidi agar Tepat Sasaran 

foto: dok dprri

foto: dok dprri

Selalu.id - Dalam rangka mendukung ketahanan energi nasional di tengah situasi geopolitik dan ekonomi global yang berfluktuasi, Komisi VI DPR RI mendorong PT Pertamina (Persero) beserta seluruh subholding untuk memastikan ketersediaan, distribusi serta keterjangkauan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas.

Mendorong hal tersebut, Komisi VI memberikan beberapa catatan kepada Pertamina. Di antaranya adalah meminta Pertamina melakukan peningkatan pengawasan dan koordinasi dengan pihak-pihak yang berwenang.

Baca Juga: Segini Konsumsi BBM di Momen Lebaran untuk Wilayah Jatimbalinus

"Serta melakukan langkah pencegahan yang efektif untuk meminimalisir penyalahgunaan distribusi gas bersubsidi di seluruh Indonesia, serta memberikan sanksi bagi SPBE, agen, pangkalan yang melanggar ketentuan pendistribusian," kata Wakil Ketua Komisi VI Aria Bima, Kamis (13/6/2024). 

Baca Juga: Satgas RAFI 2024 Pertamina dan PGN SOR III Siap Amankan Gas Bumi selama Idul Fitri

Ditegaskannya, Pertamina dinilai perlu mengevaluasi sistem distribusi BBM dan gas bersubsidi dengan mengoptimalkan digitalisasi, sehingga proses distribusi dapat dilakukan secara tepat sasaran. Sementara itu, untuk meningkatkan akses energi pada masyarakat di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), Pertamina diminta memperjuangkan kuota bahan bakar minyak dan gas untuk wilayah 3T. 

Selanjutnya, Pertamina juga diminta menyusun strategi mitigasi risiko dalam rangka mengantisipasi fluktuasi harga minyak dunia yang dapat berpengaruh pada harga bahan bakar minyak dan gas serta kinerja perusahaan. Pertamina juga diharapkan dapat meningkatkan penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik secara konsisten. 

Baca Juga: Komisi VII DPR RI Minta Pertamina Siagakan SPBU selama Musim Mudik

Meski begitu, Pertamina diminta untuk melaksanakan transformasi bisnis secara berkelanjutan. "Melalui pelaksanaan aksi korporasi yang tepat, produktif dan efektif, serta melaksanakan efisiensi usaha dalam rangka meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus kontribusi perusahaan bagi negara," tandas Aria Bima.

Editor : Redaksi