Sabtu, 07 Nov 2026 06:24 WIB

Danamon Umumkan Kinerja Keuangan Kuartal I tahun 2024

Foto: Danamon
Foto: Danamon

selalu.id - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) saat ini telah mengumumkan pencapaian kinerja keuangan pada kuartal I tahun 2024 dengan menunjukkan kemajuan yang signifikan pada pertumbuhan lending dan funding. Danamon mencetak Laba Bersih Setelah Pajak (NPAT) konsolidasi sebesar Rp 831 miliar, meningkat 2 persen Year-on-Year (YoY).

"Pencapaian ini merupakan awal yang baik pada tahun 2024. Ke depannya, Danamon akan terus bertumbuh sebagai Financial Group bersama dengan anggota lain dari Grup MUFG untuk mendukung pertumbuhan seluruh stakeholders dan perekonomian Indonesia," ujar Daisuke Ejima, Direktur Utama PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Rabu (29/5/2024).

Dikatakannya, laju kenaikan laba yang konsisten ini mencerminkan ketahanan finansial dan kekuatan strategis Danamon di tengah kondisi perekonomian yang berfluktuasi. Pendapatan Operasional Danamon tumbuh sebesar 8 persen YoY menjadi Rp 4,7 triliun.

Sementara itu, Pre-Provisioning Operating Profit (PPOP) meningkat 14 persen YoY menjadi Rp 2,3 triliun, hal ini menunjukkan efisiensi bank dalam mengelola operasi intinya dan memperkuat fondasinya untuk pertumbuhan investasi di masa depan.

Disamping itu juga, pihaknya membukukan rekor tertinggi dalam portofolio pinjamannya, dengan Total Kredit dan Trade Finance mencapai Rp 179,7 triliun, atau meningkat sebesar 18 persen YoY didorong oleh pertumbuhan dari seluruh segmen bisnis.

"Dari sisi pendanaan, Danamon mencatatkan peningkatan total dana pihak ketiga sebesar 14 persen YoY menjadi Rp 143,2 triliun. Meskipun pertumbuhan pendanaan beralih ke Deposito Berjangka ditengah situasi tingkat suku bunga yang lebih tinggi, Granular Funding dapat tumbuh sebesar 12 persen YoY," terangnya.

Sejalan dengan pertumbuhan kredit, Danamon terus berupaya menjaga kualitas aset yang sehat yang tercermin pada beberapa indikator kunci meliputi rasio Loan at Risk (LAR) (termasuk restrukturisasi Covid-19 yang masih direlaksasi) membaik sebesar 70 basis poin (bps) YoY menjadi 12 persen.

Sedangkan rasio cakupan Non-Performing Loan (NPL) berhasil meningkat menjadi 261,8 persen, dari 254,2 persen pada tahun sebelumnya; dan Rasio NPL – gross juga membaik sebesar 20 bps YoY menjadi 2,2 persen.

Baca Juga: Danamon - PLN Bangun Station Charging, Perkuat Infrastruktur Kendaraan Listrik

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gudang Penyimpanan Kabel-Genset di Mastrip Surabaya Terbakar

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Polisi Bongkar Pabrik Oli Palsu Beromzet Rp260 Juta di Mojokerto, Ini Mereknya

Atas ungkap ini, polisi mengimbau masyarakat dan pemilik bengkel agar lebih waspada saat membeli oli kendaraan, dengan memastikan logo SNI dan izin NPT resmi.

Mitos Naga Putih dan Emas di Balik Erupsi Gunung Semeru

Saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara.

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kini Level Siaga

Erupsi kali ini meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 5 kilometer dari puncak ke arah tenggara atau Besuk Kobokan.

Kasus Hibah Pokmas Jatim: Jaksa KPK Ultimatum Anwar Sadad Hadir di Sidang Minggu Depan!

Jaksa menegaskan tidak akan main-main jika Anwar Sadad mangkir dari kewajiban hukumnya. Pihaknya siap melakukan pemanggilan paksa.

Era Baru Layanan RSUD Jatim: Mulai dari KRIS, Sistem iDRG hingga Kelola Keuangan Pakai AI

Rumah sakit juga wajib memvalidasi data pasien melalui NIK terintegrasi Dukcapil dan menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi.