Selasa, 21 Jul 2026 16:39 WIB

Indeks Pembangunan Manusia di Surabaya Naik Jadi 82,31 Poin

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 21 Des 2021 23:34 WIB
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji

Surabaya (selalu.id)- Kualitas pendidikan di Kota Surabaya semakin membaik. Hal ini berdasarkan rilis dari Badan Pusat Statistik Surabaya Nomor 15/12/3578/Thn.IV per tanggal 20 Desember 2021.

Badan Pusat Statistik Surabaya menyebutkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Surabaya pada tahun 2021 mencapai 82,31 poin atau tumbuh sekitar 0,08 poin. Hal ini tercatat lebih besar 82,23 poin dari IPM sebelumnya Tahun 2020 .

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Sedangkan untuk peningkatan IPM dalam kurun waktu tahun 2017 hingga 2021, berturut-turut tercatat pada tahun 2017 sebesar 81,07 poin.

Kemudian pada tahun 2018 sebesar 81,74 poin, pada 2019 sebesar 82,22 poin, pada tahun 2020 sebesar 82,23 poin, dan tahun 2021 sebesar 82,31 poin.

Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji mengatakan, agar komponen IPM bisa dibentuk, maka diperlukan tiga dimensi dasar, yakni umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, serta standar hidup layak.

"Dalam peningkatan IPM itu bisa tercapai sebagai indikator keberhasilan program yang dilaksanakan Pemerintah Kota Surabaya," kata Armuji, Selasa (21/12/2021).

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

Oleh karena itu, lanjut ia, program pendidikan di Kota Surabaya mendukung hingga menjamin angka harapan lama sekolah.

"Rata-rata usia jenjang sekolah meningkat setiap tahunnya. Salah satunya mengikuti program mitra warga bagi siswa yang duduk di jenjang SD dan SMP," ungkap Armuji.

Sementara itu, untuk peningkatan Umur Harapan Hidup (UHH) pada tahun 2021, telah mencapai 74,18. Hal ini dapat terwujud dikarenakan adanya akses kesehatan yang mudah, dimulai dari pendampingan ibu hamil, program untuk balita, hingga program bagi lansia.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Apalagi, segenap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di sektor Kesejahteraan rakyat dapat bekerja optimal menyongsong tahun baru 2022.

"Kita akan tingkatkan program kerakyatan seperti pemberian makanan tambahan bagi balita hingga lansia.

"Ini juga termasuk ibu hamil yang berpotensi melahirkan bayi stunting, tentunya kami akan memberikan pendampingan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.