Senin, 07 Sep 2026 06:31 WIB

Jessica Iskandar Lakukan Bayi Tabung Seleksi Genetik, Apa Itu?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 21 Mei 2024 09:15 WIB
Foto: Jessica Iskandar
Foto: Jessica Iskandar

selalu.id - Jessica Iskandar alias Jedar dan suaminya Vincent Verhaag mengumumkan kehamilan anak ketiga melalui program kehamilan dengan bayi tabung atau fertilisasi in vitro (IVF) menggunakan teknologi seleksi genetik.

Meski sudah mempunyai dua anak, Jeddar sendiri yang sudah berusia tidak muda lagi yakni menginjak 36 tahun ingin menambah anak dengan teknologi seleksi genetik.

Baca Juga: National Hospital Surabaya Dinobatkan sebagai Hospital of the Year 2025

Jeddar mengungkapkan alasan ingin anak ketiganya dilahirkan di Tahun Naga. Dia ingin anaknya dilahirkan dengan tahun kelahiran naga agar selaras dengan shio-nya, shio Vincent suaminya, dan shio 2 anaknya yang lain.

“Ingin punya anak di tahun kelahiran naga. IVF ini ingin kejar tahun naga. Kalau lihat fengsui tahun naga sama shio kelahiran Vincent, monyet, aku shio kelinci, kedua anakku shio kuda dan macan cocok. Semoga anak ketiga bisa melengkapi keseimbangan, selaras," katanya, saat konferensi pers, di National Hospital, Surabaya, Senin (20/5/2024) kemarin.

Selain itu, Jeddar bilang kalau dirinya melakukan program bayi tabung juga untuk memimalisir resiko kehamilan untuk anak ketiganya. Karena, usianya yang sudah tidak muda lagi.

“Kita berdua konsul nggak langsung diiyain sama dokter, dokter kasih edukasi anak kembar bisa ini, ini, ini. Kita berdua sudah memutuskan apapun gender yang penting dapat embrio bagus agar lahir bayi sehat," ujar aktris kelahiran 29 Januari 1988 tersebut.

Lebih lanjut artis presenter acara tv itu juga menerangkan alasannya memilih program bayi tabung di dalam negeri sendiri karena kepercayaannya dengan teknologi di tanah air tidak kalah canggih dengan di luar negeri, dan biayanya pun lebih terjangkau.

Baca Juga: National Hospital Hadirkan Teknologi ABUS untuk Deteksi Dini Kanker Payudara

Dia juga menjelaskan alasannya memilih Surabaya padahal ada Morula IVF di Jakarta. Katanya dia telah mengenal dr Benediktus Arifin MPH SpOG(K) FICS, dokter Spesialis Obgyn yang akan menanganinya di Rumah Sakit National Hospital Surabaya.

"Selain memilih tempat yang mudah dijangkau dan terbaik, pertama harus tahu track record dokter. Harus benar-benar yakin dokter bisa bikin nyaman, percaya. Jalani, yakin, nyaman, tetap terus berdoa sama Tuhan semoga diberikan hasil terbaik," jelasnya.

Sementara itu, Dokter dr. Benediktus Arifin, alias Dokter Benny sapaan akrabnya menyampaikan pada Januari 2024 Vincent datang ke Morula IVF Surabaya untuk menjalani pengecekan. Tetapi program bayi tabung itu baru dimulai setelah Imlek.

Proses IVF mulai embrio transfer bulan Maret. Proses IVF 2 minggu dapat embrio, lalu PGT-A, meminimalisir kemungkinan kecacatan embrio.

Baca Juga: Tips Mudik Sehat Bersama Anak, Dokter National Hospital Beri Panduan Lengkap

“Paling sering (kecacatan embrio) terlintas down sindrom, autis, dan lainnya, kejadian akan meningkat 3x lipat pada usia di atas 35 tahun," jelasnya.

Sementara itu CEO Ang Hoey Tiong mengatakan menambahkan National Hospital sebagai tempat beroperasi Morula IVF Surabaya. Ini membantu banyak orang untuk berjuang mendapatkan dua garis biru dengan teknologi yang semakin canggih sekarang ini.

"Tak perlu bingung ke luar negeri sekarang! Morula IVF Surabaya yang termasuk Center of Excellence National Hospital memiliki performa terbaik dalam memberikan layanan kesehatan. Terutama di bidang IVF, pengalaman membuktikan. Yang membuktikan terbaik adalah pengalaman dan para dokter di dalam Morula IVF Surabaya," ujar Bapak Ang Hoey Tiong

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.