Jumat, 23 Okt 2026 11:50 WIB

Jessica Iskandar Lakukan Bayi Tabung Seleksi Genetik, Apa Itu?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 21 Mei 2024 09:15 WIB
Foto: Jessica Iskandar
Foto: Jessica Iskandar

selalu.id - Jessica Iskandar alias Jedar dan suaminya Vincent Verhaag mengumumkan kehamilan anak ketiga melalui program kehamilan dengan bayi tabung atau fertilisasi in vitro (IVF) menggunakan teknologi seleksi genetik.

Meski sudah mempunyai dua anak, Jeddar sendiri yang sudah berusia tidak muda lagi yakni menginjak 36 tahun ingin menambah anak dengan teknologi seleksi genetik.

Baca Juga: National Hospital Surabaya Dinobatkan sebagai Hospital of the Year 2025

Jeddar mengungkapkan alasan ingin anak ketiganya dilahirkan di Tahun Naga. Dia ingin anaknya dilahirkan dengan tahun kelahiran naga agar selaras dengan shio-nya, shio Vincent suaminya, dan shio 2 anaknya yang lain.

“Ingin punya anak di tahun kelahiran naga. IVF ini ingin kejar tahun naga. Kalau lihat fengsui tahun naga sama shio kelahiran Vincent, monyet, aku shio kelinci, kedua anakku shio kuda dan macan cocok. Semoga anak ketiga bisa melengkapi keseimbangan, selaras," katanya, saat konferensi pers, di National Hospital, Surabaya, Senin (20/5/2024) kemarin.

Selain itu, Jeddar bilang kalau dirinya melakukan program bayi tabung juga untuk memimalisir resiko kehamilan untuk anak ketiganya. Karena, usianya yang sudah tidak muda lagi.

“Kita berdua konsul nggak langsung diiyain sama dokter, dokter kasih edukasi anak kembar bisa ini, ini, ini. Kita berdua sudah memutuskan apapun gender yang penting dapat embrio bagus agar lahir bayi sehat," ujar aktris kelahiran 29 Januari 1988 tersebut.

Lebih lanjut artis presenter acara tv itu juga menerangkan alasannya memilih program bayi tabung di dalam negeri sendiri karena kepercayaannya dengan teknologi di tanah air tidak kalah canggih dengan di luar negeri, dan biayanya pun lebih terjangkau.

Baca Juga: National Hospital Hadirkan Teknologi ABUS untuk Deteksi Dini Kanker Payudara

Dia juga menjelaskan alasannya memilih Surabaya padahal ada Morula IVF di Jakarta. Katanya dia telah mengenal dr Benediktus Arifin MPH SpOG(K) FICS, dokter Spesialis Obgyn yang akan menanganinya di Rumah Sakit National Hospital Surabaya.

"Selain memilih tempat yang mudah dijangkau dan terbaik, pertama harus tahu track record dokter. Harus benar-benar yakin dokter bisa bikin nyaman, percaya. Jalani, yakin, nyaman, tetap terus berdoa sama Tuhan semoga diberikan hasil terbaik," jelasnya.

Sementara itu, Dokter dr. Benediktus Arifin, alias Dokter Benny sapaan akrabnya menyampaikan pada Januari 2024 Vincent datang ke Morula IVF Surabaya untuk menjalani pengecekan. Tetapi program bayi tabung itu baru dimulai setelah Imlek.

Proses IVF mulai embrio transfer bulan Maret. Proses IVF 2 minggu dapat embrio, lalu PGT-A, meminimalisir kemungkinan kecacatan embrio.

Baca Juga: Tips Mudik Sehat Bersama Anak, Dokter National Hospital Beri Panduan Lengkap

“Paling sering (kecacatan embrio) terlintas down sindrom, autis, dan lainnya, kejadian akan meningkat 3x lipat pada usia di atas 35 tahun," jelasnya.

Sementara itu CEO Ang Hoey Tiong mengatakan menambahkan National Hospital sebagai tempat beroperasi Morula IVF Surabaya. Ini membantu banyak orang untuk berjuang mendapatkan dua garis biru dengan teknologi yang semakin canggih sekarang ini.

"Tak perlu bingung ke luar negeri sekarang! Morula IVF Surabaya yang termasuk Center of Excellence National Hospital memiliki performa terbaik dalam memberikan layanan kesehatan. Terutama di bidang IVF, pengalaman membuktikan. Yang membuktikan terbaik adalah pengalaman dan para dokter di dalam Morula IVF Surabaya," ujar Bapak Ang Hoey Tiong

Editor : Ading
Berita Terbaru

Tiga Pemuda Bobol 2 Sekolah di Mojokerto, Pelaku Diringkus saat Tidur

Aksi pencurian dengan pemberatan itu terjadi di SDN Mlaten Kecamatan Puri dan TK Jabon Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar.

Top 5 Berita: Perampokan Toko Emas di Jember hingga Santri Terganjal Aturan

Artikel peristiwa dan pemerintahan masih banyak dibaca.

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Muhammad Saifuddin mengungkapkan, dari target awal 3.000 santri penerima beasiswa pada 2026, baru sekitar 700 santri yang terealisasi.