Senin, 02 Feb 2026 00:11 WIB

DPRD Surabaya Minta Pemkot Selesaikan Rumah Pompa dan Saluran Air di Sukolilo

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 19 Mei 2024 11:12 WIB
Gedung DPRD Surabaya. Foto: Istimewa
Gedung DPRD Surabaya. Foto: Istimewa

selalu.id - DPRD Surabaya mememinta Pemerintah Kota (Pemkot) segera menyelesaikan pembangunan rumah pompa dan saluran air di kawasan Sukulilo.

Banjir yang kerap melanda empat kelurahan di Kecamatan Sukolilo, seperti Medokan Semampir, Nginden, Manyar, dan Semolowaru, diminta segera teratasi.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Hal ini menyusul kesepakatan antara Komisi C DPRD Surabaya, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, dan Gereja Bethany untuk membangun rumah pompa dan saluran baru.

"Pembangunan rumah pompa dan saluran ini merupakan solusi holistik dan tersistem untuk mengatasi banjir di Sukolilo," ujar Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati, Minggu (19/5/2024).

Aning menjelaskan, pembangunan rumah pompa dan saluran ini sempat terhambat karena kekhawatiran dari pihak Gereja Bethany. Gereja Bethany tidak ingin pembangunan tersebut mengganggu kegiatan ibadah dan menimbulkan kerusakan pada bangunan gereja.

"Namun, setelah melalui proses sosialisasi dan hearing, pihak gereja akhirnya menyetujui pembangunan tersebut dengan beberapa syarat," jelas Aning.

Salah satu syaratnya adalah pembangunan saluran harus selesai tepat waktu dan tidak menimbulkan kerusakan pada bangunan gereja. DSDABM Surabaya pun telah meyakinkan Komisi C dan Gereja Bethany bahwa pembangunan tersebut akan berjalan sesuai rencana.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

Rumah pompa dan saluran baru ini akan dibangun di atas tanah HGB milik Gereja Bethany. Salurannya akan berukuran 300x300 milimeter dan akan menghubungkan Sungai Medokan Semampir langsung ke Kali Surabaya.

"Diharapkan dengan adanya rumah pompa dan saluran baru ini, banjir di Sukolilo dapat teratasi secara permanen," pungkas Aning.

Aning menambahkan, anggaran untuk pembangunan rumah pompa dan saluran baru ini akan dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2025.

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

"Pembangunan ini akan dimulai pada tahun 2025 dan ditargetkan selesai dalam waktu satu tahun," kata Aning.

Sementara itu, masyarakat di Sukolilo menyambut baik rencana pembangunan rumah pompa dan saluran baru ini. Mereka berharap pembangunan tersebut dapat segera menyelesaikan masalah banjir di wilayah mereka.

"Kami sudah lama menantikan solusi untuk mengatasi banjir ini. Semoga dengan adanya rumah pompa dan saluran baru ini, banjir di Sukolilo dapat teratasi," kata salah satu warga Medokan Semampir.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.