Senin, 02 Nov 2026 17:38 WIB

DPRD Surabaya Minta Pemkot Selesaikan Rumah Pompa dan Saluran Air di Sukolilo

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 19 Mei 2024 11:12 WIB
Gedung DPRD Surabaya. Foto: Istimewa
Gedung DPRD Surabaya. Foto: Istimewa

selalu.id - DPRD Surabaya mememinta Pemerintah Kota (Pemkot) segera menyelesaikan pembangunan rumah pompa dan saluran air di kawasan Sukulilo.

Banjir yang kerap melanda empat kelurahan di Kecamatan Sukolilo, seperti Medokan Semampir, Nginden, Manyar, dan Semolowaru, diminta segera teratasi.

Baca Juga: Antisipasi Harga BBM Naik, DPRD Sebut Pemkot Surabaya Harus Hitung Ulang Anggaran BTT

Hal ini menyusul kesepakatan antara Komisi C DPRD Surabaya, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, dan Gereja Bethany untuk membangun rumah pompa dan saluran baru.

"Pembangunan rumah pompa dan saluran ini merupakan solusi holistik dan tersistem untuk mengatasi banjir di Sukolilo," ujar Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati, Minggu (19/5/2024).

Aning menjelaskan, pembangunan rumah pompa dan saluran ini sempat terhambat karena kekhawatiran dari pihak Gereja Bethany. Gereja Bethany tidak ingin pembangunan tersebut mengganggu kegiatan ibadah dan menimbulkan kerusakan pada bangunan gereja.

"Namun, setelah melalui proses sosialisasi dan hearing, pihak gereja akhirnya menyetujui pembangunan tersebut dengan beberapa syarat," jelas Aning.

Salah satu syaratnya adalah pembangunan saluran harus selesai tepat waktu dan tidak menimbulkan kerusakan pada bangunan gereja. DSDABM Surabaya pun telah meyakinkan Komisi C dan Gereja Bethany bahwa pembangunan tersebut akan berjalan sesuai rencana.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Targetkan 5 Rumah Pompa Baru Beroperasi Desember

Rumah pompa dan saluran baru ini akan dibangun di atas tanah HGB milik Gereja Bethany. Salurannya akan berukuran 300x300 milimeter dan akan menghubungkan Sungai Medokan Semampir langsung ke Kali Surabaya.

"Diharapkan dengan adanya rumah pompa dan saluran baru ini, banjir di Sukolilo dapat teratasi secara permanen," pungkas Aning.

Aning menambahkan, anggaran untuk pembangunan rumah pompa dan saluran baru ini akan dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2025.

Baca Juga: Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

"Pembangunan ini akan dimulai pada tahun 2025 dan ditargetkan selesai dalam waktu satu tahun," kata Aning.

Sementara itu, masyarakat di Sukolilo menyambut baik rencana pembangunan rumah pompa dan saluran baru ini. Mereka berharap pembangunan tersebut dapat segera menyelesaikan masalah banjir di wilayah mereka.

"Kami sudah lama menantikan solusi untuk mengatasi banjir ini. Semoga dengan adanya rumah pompa dan saluran baru ini, banjir di Sukolilo dapat teratasi," kata salah satu warga Medokan Semampir.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Tok! Gerindra Kota Mojokerto Dinakhodai Ika Puspitasari, Fokus 3 Konsolidasi Pemilu 2029

SK diserahkan langsung oleh Ketua OKK DPD Partai Gerindra Jatim, Hidayat

Bahagianya Petani Semangka di Nganjuk: Panen Melimpah, Harga Naik

Dalam satu hektar lahan, petani mampu memanen hingga 21 ton semangka, naik tajam dari musim lalu yang hanya mencapai 15 ton per hektar.

48 Peserta Batch V PT Tirta Prima Indonesia Dibekali Keterampilan Kerja Industri di BLK Mojokerto

Tujuannya sederhana menjembatani kebutuhan industri dengan kompetensi pencari kerja.

Antisipasi Harga Naik Jelang Nataru, Pemkot Surabaya Ajak Warga Menanam Cabai di Rumah

Melalui langkah ini, hasil panen diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dapur rumah tangga sekaligus menambah ketersediaan stok pasar jelang Natal dan Tahun Baru.

Senyum Bahagia Korban Pencurian di Mojokerto usai Motornya Kembali

Dewi mengaku kaget saat mengetahui motornya raib. Motor itu merupakan satu-satunya kendaraan untuk berangkat kerja.

Ayah di Surabaya Bacok 2 Anak Kandung hingga Kritis, Ibu Korban: Hukum Seberat-beratnya!

Lusi, ibu korban mengatakan penganiayaan ini sudah direncanakan secara matang. Pasalnya, pelaku dan kakaknya datang bersamaan, dan pelaku sudah bawa sajam.