Selasa, 03 Feb 2026 14:34 WIB

Mayat Tergantung di Pohon Jati Gegerkan Warga Sampang

Foto: Penemuan mayat di Sampang
Foto: Penemuan mayat di Sampang

selalu.id -  Warga dusun Lembanah, Samaran, Tambelangan Kab. Sampang digegerkan dengan temuan mayat tergantung di pohon jati, Selasa (7/5/2024).

Berdasarkan data yang dihimpun selalu.id, pada pukul 15.00 WIB warga sekitar melapor ke Polsek Tambelangan bahwa telah menemukan seorang laki-laki yang gantung diri di lahan pohon jati.

Pada pukul 15.10 WIB, dengan adanya laporan tersebut anggota Polsek Tambelangan bersama babinsa Ramil 11 Tambelangan mendatangi untuk mengecek lokasi kejadian. Setibanya dilokasi, anggota Polsek Tambelangan bersama anggota babinsa mengamankan lokasi kejadian serta menunggu tim forensik dari Polres Sampang.

Sekitar pukul 16.45 Wib tim forensik dari Polres Sampang tiba dilokasi kejadian serta menurunkan korban dari pohon jati dan dinyatakan sudah meninggal dunia. Pukul 17.00 Wib korban dibawa ke puskesmas Tambelangan menggunakan mobil ambulance guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kendati demikian, indentitas korban diketahui bernama PF (40) seorang pedagang mainan anak-anak. PF sendiri merupakan warga Kmp Cibaregbeg, Ds Karyamuki Kec Cibalong Kab Garut. Namun PH sendiri menyewa rumah/Kost di Dsn Jrengik Ds Jrengik Kec Jrengik Kab Sampang.

Sementara hasil pemeriksaan oleh pukesmas setempat antara lain terdapat luka jeratan tali di leher dengan lidah menjulur. Pada kemaluan mengeluarkan cairan dan Tidak ditemukan luka terbuka di tubuh korban.

Terkait kejadian tersebut, Polres Sampang masih melakukan penyelidikan mendalam penyebab terjadinya peristiwa tersebut. Hasil sementara masih belum ditemukan adanya barang bukti tindakan kriminal di sekitar lokasi penemuan mayat gantung diri dan harta benda korban ditemukan utuh di dekat lokasi gantung diri sehingga tindakan gantung diri tersebut murni dilakukan oleh PF.

Sekadar diketahui, PF sudah 3 bulan bekerja sebagai penjual aksesoris jepit rambut dan mainan anak di Wilayah Kec. Tambelangan Kab. Sampang bersama dengan 7 orang temannya yang sama-sama beralamat Kmp. Cibaregbeg Desa Karyamukti Kec. Cibalong garut Jawa Barat.

Kedua anak PF (korban) menderita penyakit jantung bocor dan lahir prematur sehingga membutuhkan biaya yang cukup tinggi untuk melaksanakan pengobatan dan saat ini tinggal di Kmp. Hegarmata Desa Karyamukti Kec. Cibalong garut Jawa Barat.

Dengan adanya masalah ekonomi yang di derita PF dan keluarga, membuat PF sering murung dan sering mengasingkan diri. Dugaan sementara tekanan ekonomi yang menjadikan PF nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

Baca Juga: Pria Tewas Dengan Luka Bacok di Wonokusumo Surabaya, Identitas Belum Diketahui

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia 

Selain pemeriksaan dasar, warga juga mendapatkan edukasi terkait kewaspadaan terhadap penyakit menular, termasuk Virus Nipah.

Pelindo Petikemas Luruskan Kabar Antrean Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak 

Widyaswendra mengatakan bahwa tidak ada keterlambatan pelayanan yang berakibat cukup signifikan dan berpengaruh pada jadwal sandar kapal.

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.

31 Ribu Kursi Tiket Kereta Lebaran 2026 di Daop 8 Surabaya Telah Terjual

Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dibukanya masa pemesanan tiket secara bertahap.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.