Senin, 19 Okt 2026 23:41 WIB

Gibran Tak Dapat Penghargaan Satyalancana di Peringatan Hari Otoda

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 25 Apr 2024 12:26 WIB
Foto: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian
Foto: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian

selalu.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut Gibran Rakabuming Raka tidak mendapatkan tanda Kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha.

Namun, Wali Kota Solo hanya dapat penghargaan kinerja Pemerintah Daerah, di Hari Puncak Otonomi Daerah (Otoda), di Balai Kota Surabaya, Kamis (25/4/2024).

“Saya sampaikan penghargaan yang diberikan dalam bentuk Satyalancana pada sejumlah kepala daerah termasuk Khofifah. Kalau mas Gibran tidak dapat Satyalancana tetapi dapat piagam penghargaan masuk kelompok kedua (Pemda) itu,” kata Menteri Tito, usai upacara Hari Otoda.

Tito menyampaikan alasan Gibran yang telah terpilih menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia itu absen hadir di acara even nasional ini karena terbentrok kegiatan yang padat.

Usai dinyatakan terpilih menjadi Wapres, kata dia, Gibran banyak jadwal pertemuan dan hanya menitipkan pesan terima kasih atas penghargaan yang diberikan.

“Saya sangat memahami sampai malam mungkin sedang kita acaranya pagi jadi saya dapat informasi tidak dapat hadir karena waktunya sangat mepet sekali. Tapi beliau menyampaikan ucapan terimakasih atas penggargaan yang tekah diberikan,” ujarnya.

Sekedar diketahui 14 nama kepala daerah yang mendapatkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha yakni :

1. Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024, Khofifah Indar Parawansa.
2. BupatiSumedang, Dr. H Dony Ahmad Munir.
3. Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutedjo.
4. Bupati Wonogori, Joko Sutopo.
5. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar.
6. Bupati Bojonegoro, Dr. Hj. Anna Mu'awanah.
7. Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta.
8. Bupati Hulu Sungai Selatan, Drs. H Achmad Fikri.
9.Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa.
10. Walikota Medan, Muhammad Bobby Alif Nasution.
11. Walikota Serang, H. Syafrudin.
12. Walikota Bogor, Bima Arya.
13.Walikota Surabaya, Eri Cahyadi.
14. Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Juga: Wapres Gibran Puji Perekonomian Jatim

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).