Selasa, 03 Feb 2026 05:35 WIB

Gibran Tak Dapat Penghargaan Satyalancana di Peringatan Hari Otoda

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 25 Apr 2024 12:26 WIB
Foto: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian
Foto: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian

selalu.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut Gibran Rakabuming Raka tidak mendapatkan tanda Kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha.

Namun, Wali Kota Solo hanya dapat penghargaan kinerja Pemerintah Daerah, di Hari Puncak Otonomi Daerah (Otoda), di Balai Kota Surabaya, Kamis (25/4/2024).

“Saya sampaikan penghargaan yang diberikan dalam bentuk Satyalancana pada sejumlah kepala daerah termasuk Khofifah. Kalau mas Gibran tidak dapat Satyalancana tetapi dapat piagam penghargaan masuk kelompok kedua (Pemda) itu,” kata Menteri Tito, usai upacara Hari Otoda.

Tito menyampaikan alasan Gibran yang telah terpilih menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia itu absen hadir di acara even nasional ini karena terbentrok kegiatan yang padat.

Usai dinyatakan terpilih menjadi Wapres, kata dia, Gibran banyak jadwal pertemuan dan hanya menitipkan pesan terima kasih atas penghargaan yang diberikan.

“Saya sangat memahami sampai malam mungkin sedang kita acaranya pagi jadi saya dapat informasi tidak dapat hadir karena waktunya sangat mepet sekali. Tapi beliau menyampaikan ucapan terimakasih atas penggargaan yang tekah diberikan,” ujarnya.

Sekedar diketahui 14 nama kepala daerah yang mendapatkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha yakni :

1. Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024, Khofifah Indar Parawansa.
2. BupatiSumedang, Dr. H Dony Ahmad Munir.
3. Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutedjo.
4. Bupati Wonogori, Joko Sutopo.
5. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar.
6. Bupati Bojonegoro, Dr. Hj. Anna Mu'awanah.
7. Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta.
8. Bupati Hulu Sungai Selatan, Drs. H Achmad Fikri.
9.Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa.
10. Walikota Medan, Muhammad Bobby Alif Nasution.
11. Walikota Serang, H. Syafrudin.
12. Walikota Bogor, Bima Arya.
13.Walikota Surabaya, Eri Cahyadi.
14. Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Kepala Daerah Tak Ikuti Retret, Status Tak Terpengaruh

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.