Rabu, 22 Mei 2024 01:59 WIB

Pasar di Kedungdoro Surabaya Terbakar, 10 Unit Damkar Dikerahkan

  • Reporter : Ade Resty
  • | Kamis, 11 Apr 2024 10:53 WIB
Petugas bersama warga berupaya memadamkan api

Petugas bersama warga berupaya memadamkan api

selalu.id - kebakaran terjadi di Pasar Soponyono, Jalan Kedung Klinter Gang 5, Kedungdoro, Tegalsari, Surabaya, Kamis (11/4/2024).

Informasi yang dihimpun selalu.id, melalui command center 112 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya peristiwa itu terjadi sekira pukul 03.36 WIB.

Baca Juga: Rumah Usaha di Jalan Tembok Surabaya Terbakar, 14 Unit Damkar Dikerahkan

Penyebab kebakaran tersebut diduga karena korsleting listrik.

"Yang terbakar lapak (didalam pasar)," tulis laporan DPKP Surabaya.

Menurut keterangan saksi atau salah satu pemilik lapak, mengaku melihat percikan api dari kabel di salah satu lapak.

"Menurut saksi ( salah satu pemilik lapak) sekitar jam 3 melihat adanya percikan api di kabel listrik yang kemungkinan bunga apinya mengenai kayu-kayu di lapak dan akhirnya terbakar, ujarnya.

Baca Juga: Pasca Kebakaran RS Mata Undaan Surabaya Layani Pasien Secara Manual

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu. Namun, sejumlah lapak pasar terdampak.

"Awal api bermula di toko snack milik Ibu Sri. Yang terbakar habis 2 lapak dan 2 lapak lagi terdampak," ujarnya.

Perjuangan petugas damkar untuk memadamkan api di pasar tersebut berhasil dilakukan, meski, kawasan tersebut susah dilalui karena gangnya sempit dan mobil damkar tidak bisa masuk.

Baca Juga: RS Mata Undaan Surabaya Terbakar, Begini Kondisi Pasien

"Gang Hanya dapat dilalui Mobil DPKP berkapasitas 3000Lt. Jarak unit ke dalam TKK ±150 meter dan menggunakan ±4 Selang untuk mencapai TKK," terangnya.

Petugas damkar pun berhasil menyelesaikan pembasahan dan dinyatakan kondusif sekira pukul 04.41 WIB.

Sebanyak 10 unit yang diberangkatkan yakn, 1 Unit Tempur Rayon 1 Ps Turi, 2 Unit Tempur Pos Grudo, 1 Unit Tempur Pos TVRI, 1 Unit Tempur Rayon 4 Wiyung, 5 Unit Tim Rescue.

Editor : Arif Ardianto