Rabu, 21 Okt 2026 08:08 WIB

Pulau Bawean Berstatus Tanggap Darurat Gempa Selama 21 Hari

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 25 Mar 2024 19:39 WIB
Foto: Bupati Gresik Jawa Timur Gresik Fandi Akhmad Yani
Foto: Bupati Gresik Jawa Timur Gresik Fandi Akhmad Yani

selalu.id - Bupati Gresik Jawa Timur
Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 21 hari di Pulau Bawean.

Gus Yani sapaan akrabnya mengatakan penetapan status ini karena gempa beruntun yang terjadi di perairan Tuban atau dekat wilayah kepuluan Bawean. Sehingga, status tanggap darurat bencana selama 21 hari.

“Tanggap darurat bencana selama 21 hari  dimulai 22 Maret hingga 11 April 2024 di Pulau Bawean,” kata Gus Yani, Senin (25/3/2024).

Kata dia, Pemkab Gresik juga memberangkatkan bantuan dari Kementerian Sosial RI berupa bahan pokok, kebutuhan dasar sehari-hari dan dapur lapangan TNI AD beserta tim tagana Dinas Sosial Kabupaten Gresik.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa terlaksana dengan baik, kita doakan masyarakat Bawean terus dijaga dan terselamatkan, yang paling penting trauma healing tidak ada rasa kekhawatiran lagi bagi warga Bawean,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Letjen Suharyanto berpesan agar penanganan fokus pada kebutuhan dasar. Ia menyebut, tanggap bencana akan difokuskan di Pulau Bawean karena sulitnya akses serta transportasi ke lokasi terdampak.

Pengiriman bahan dasar logistik ini, lanjutnta, berupa makanan pokok, pakaian dan sanitasi menjadi prioritas awal. Kemudian baru masuk pada tahap pendataan dan penggantian kerugian infrastuktur yang rusak akibat gempa.

“Saya mohon agar kebutuhan dasar didahulukan, ini termasuk kebutuhan normatif, mungkin ada kebutuhan spesifik seperti pakaian wanita dan makanan bayi. Karena sifatnya pendahuluan, kalau kurang bisa diajukan,” ucapnya.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur Gatot Soebroto menambahkan bahwa hingga hari ini gempa susulan terus terjadi di Pulau Bawean hingga capai 266 kali.

“Assesment terakhir hingga hari ini terjadi gempa susulan 266 kali. Sehingga  terus diantisipaos sehingga butuh terpal tenda dll. Rombongan ini membawa dapur umum untuk buka puasa sahur,” ujarnya.

Lebih lanjut Gatot menyebut total keluruhan yang mengungsi sebanyak 33.539 jiwa. Kemudian, kerusakan rumah dan bangunan adat yang rusak ringan, sedang, hingga berat.

“Dampak kerusakan di seluruh kab kota terdampak Surabaya, Gresik Tuban, lamongan, Bojonegoro, Sidoarjo dan pemerasan. Jumlah rumah rusak ringan 2573, rusak sedang 1.332 unit, berat 774 unit, sekolah 91 unit, rumah rusak 5 unit, gedung kantor rusak 24 unit, tempat ibadah rusak 183 unit, Sepeda motor rusak 3 unit,” pungkasnya.

Baca Juga: Sesar Aktif Ancam Surabaya, Pemkot Minta BPBD Siapkan Skenario Evakuasi Warga saat Gempa

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.