Senin, 02 Feb 2026 12:06 WIB

PGN Ekspansi Bisnis, Alirkan Gas Bumi ke PT Easterntex

  • Penulis : Redaksi
  • | Senin, 25 Mar 2024 10:59 WIB
Foto: PGN
Foto: PGN

selalu.id - Subholding Gas Pertamina, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), berkomiten melakukan ekspansi bisnis gas bumi untuk mendukung penggunaan energi bersih dengan menyalurkan gas bumi rata-rata 6.104 MMBtu/Bulan kepada PT Easterntex yang merupakan produsen dari benang dan kain campuran serat polyester/kapas.

Produk utama PT Easterntex adalah T/C grey fabric dengan komposisi polyester dan cotton. PT Easterntex sendiri berdiri sejak tahun 1973. PT Easterntex telah sepakat dan menandatangani Kontrak Perjanjian Jual Beli Gas (“PJBG”) dengan PGN dalam hal ini diwakili oleh Heri Frastiono selaku Area Head Pasuruan PT Perusahaan Gas Negara, Tbk dan Nobuhiro Yoshimura selaku Presiden Direktur PT Easterntex. Besaran kontrak yang telah disepakati oleh kedua belah pihak pada kondisi normal yaitu minimal 5.308 MMBTU/Bulan dan maksimal 6.900 MMBTU/Bulan.

PT Easterntex ini mempercayakan PGN dan menjadikan gas bumi sebagai bahan bakar utama dimana semua peralatan produksi didesain dengan menggunakan gas bumi yang bersih dan ramah lingkungan. Sebelumnya PT Easterntex menggunakan batu bara sebagai sumber energi utama.

”Kami beralih mengkonversi bahan bakar batu baru menjadi gas bumi karena hemat energi, suplai energi yang berkelanjutan, mendukung pengurangan karbon dan salah satu upaya penggunaan energi terbarukan,”Jelas Nobuhiro.

PT Perusahaan Gas Negara, Tbk Sales and Operation Region III Area Pasuruan telah melayani kebutuhan gas bumi kepada pelanggan industri, komersial dan rumah tangga dimana untuk pelanggan industri sebagian besar bergerak di sektor Food, Chemical, Ceramic, Basic Metal, CNG dan Textile. PT Perusahaan Gas Negara, Tbk berkomitmen untuk menjaga ketahanan pasokan gas dan mengalirkan gas bumi secara terus menerus selama 24 jam per hari dan 7 hari dalam sepekan dengan harga yang kompetitif.

Heri Frastiono selaku Area Head Pasuruan berterima kasih atas kepercayaan PT Easterntex yang menggunakan gas bumi sebagai bahan bakar utama dalam proses produksinya. Diharapkan dengan telah beralihnya menggunakan bahan bakar gas bumi, dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian khususnya di wilayah Pasuruan.

Nobuhiro menyampaikan,”Kami berharap agar PGN dapat senantiasa berkomitmen dan berusaha untuk menjaga stabilitas suplai gas karena itu sangat penring untuk keberlangsungan proses produksi.

“PGN berharap para pelanggan merasakan benefit dari energi baik gas bumi yang dapat meningkatkan produktivitas industri dan produk yang berdaya saing. Hal ini juga selaras dengan visi misi PGN yang mendukung pemerintah sebagai solusi energi bersih ramah lingkungan dan mencapai target net zero emission pada tahun 2060 melalui peningkatan penggunaan gas bumi pada masa transisi energi” ujar Heri.

Baca Juga: Pemanfaatan Gas Bumi PGN Dorong Efisiensi Energi Industri Lamongan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.