Senin, 07 Sep 2026 03:11 WIB

Harga Sayur Mayur Naik Diatas 100 Persen di Bulan Ramadan

Foto: Sayur mayur
Foto: Sayur mayur

selalu.id - Memasuki hari ketiga puasa di bulan Ramadan 1445 H, harga kebutuhan pokok (bapok) masih tinggi. Selain beras, harga sayuran dan bumbu dapur ikut melonjak drastis.

Berdasarkan pantauan selalu.id disejumlah pasar di Surabaya, kenaikan komoditas sayuran ini tidak lain diakibatkan oleh cuaca buruk yang menyebabkan sayuran tersebut busuk sehingga pasokan barang pun menjadi berkurang.

Seperti halnya di Pasar Keputran, Surabaya, harga sayuran seperti sawi, buncis, dan wortel naik hingga lebih dari 100 persen. Bahkan, harga tomat kini mencapai Rp 35.000 per kg. Pekan sebelumnya harga tomat Rp 15.000 per kg.

"Sudah seminggu ini harga sudah naik karena hujan," kata Rohim (38) salah satu pedagang di Pasar Keputran, Kamis (14/3).

Seperti diketahui, para pedagang ini mengambil barang dari produsen di sentra sayur di Jawa Timur seperti di Pacet, Malang, hingga Lumajang. Menurut dia, harga bawang putih juga naik dari Rp 36.000 menjadi Rp 50.000 per kg. Sedangkan bawang merah masih stabil di angka Rp 35.000 per kg.

Sementara itu, di Pasar Manggadua, Surabaya, harga sawi sendok mencapai Rp 20.000 per kg, dari sebelumnya yang hanya dikisaran Rp 7.000 - Rp 8.000 per kg. Cabai merah besar mencapai Rp 65.000 per kg dan untuk harga wortel dari yang sebelumnya hanya Rp 8.000 per kg menjadi Rp 14.000 per kg.

Selain itu, harga jagung yang biasanya hanya Rp 4.000 per bungkus (isi 2 buah) menjadi Rp 6.500 per bungkusnya. Harga bawang putih juga naik dari Rp 38 ribu menjadi Rp 45 ribu untuk jenis bawang putih kating. Bawang putih jenis sicu juga mengalami kenaikan dari Rp 35 ribu menjadi Rp 45 ribu per kilogram.

Meski kondisi harga komoditi sayuran ini terbilang naik ugal-ugalan, namun daya minat beli masyarakat tetap tinggi. Hanya saja prosentase kapasitas jumlah pembelian berkurang. Dari yang biasa beli dengan jumlah 5 kg berkurang menjadi 3kg.

Abidin (44) salah seorang tengkulak di pasar tersebut mengatakan, jika kemarin dia biasa belanja sayur dengan kapasitas 5 sampai 10 kg, kini ia hanya mampu membeli setengah jumlah tersebut. Hal ini lantaran mahalnya harga sayuran tersebut.

"Kalau biasanya saya beli Sawi Sendok bisa 10 kg, sekarang cuma bisa 5 kg mas, karena uangnya buat kulakan barang dagangan lainnya," keluhnya.

Baca Juga: Deretan Buah Punya Khasiat Luar Biasa yang Tertulis dalam Al-Qur'an

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.