Rabu, 26 Jun 2024 00:53 WIB

Partisipasi Masyarakat Jatim di Pemilu 2024 Lampaui Target Nasional

Foto: Tingkat partisipasi masyarakat Jatim di Pemilu 2024

Foto: Tingkat partisipasi masyarakat Jatim di Pemilu 2024

selalu.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur telah melaksanakan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil
penghitungan suara pada Pemilu Tahun 2024 sejak Minggu, 3 Maret 2024.

ketua KPU Jawa Timur Aang Kunaifi menyebut hingga saat ini sudah berlangsung selama 5 hari bertempat di hotel Shangrilla. Proses rekapitulasi terbut berjalan sesuai dengan rencana dan berlangsung kondusif.

"Sejak hari pertama hingga saat ini, sebanyak 31 dari 38 KPU Kabupaten/Kota telah dilakukan pembacaan dokumen D. HASIL KABKO yang meliputi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR, DPD, dan DPRD Provinsi," terangnya kepada selalu.id, Kamis (7/3/2024).

Seluruh SDM KPU Provinsi Jawa Timur, mulai jajaran komisioner dibantu dengan sekretariat telah berusaha menuntaskan tahapan pleno rekapitulasi sesuai jadwal dan berlangsung secara kondusif, agar tidak muncul masalah dan kendala ketika dilakukan rekap di tingkat nasional.

Sementara, dari data 31 Kabupaten/Kota yang masuk tersebut diketahui tingkat partisipasi masyarakat Jawa Timur pada Pemilu 2024 sudah melampaui target nasional, yaitu 84 persen. Bahkan di 2019 ada 1 kab/kota yang dibawah target, namun saat ini semuanya sudah memenuhi target nasional.

"Kami juga berterimakasih kepada seluruh masyarakat jawa timur yang hadir ke TPS, memberikan hak suara yang tentu menjadi penentu masa depan bangsa," ungkapnya.

Tentu, lanjut Aang menjelaskan, tingginya tingkat partisipasi masyarakat tersebut tidak lepas dari kolaborasi multipihak, antara KPU, Bawaslu, Pemerintah Daerah, Forkorpimda, Peserta Pemilu dan Media yang cukup massif memberikan informasi selama tahapan pemilu berlangsung.

Termasuk tahapan rekapitulasi yang saat ini berlangsung, tentu KPU juga berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu. Pengamanan dari kepolisian, serta berbagai
pemantauan yang dilakukan dari unsur masyarakat.

Sesuai aturan, rapat pleno rekapitulasi bersifat terbuka. KPU Provinsi Jawa Timur saat ini juga telah menyiapkan secara live melalui kanal youtube resmi KPU Jawa Timur agar bisa disaksikan oleh seluruh elemen masyarakat.

Kaitannya dengan monitoring oleh PJ Gubernur, beserta rombongan tentu tidak menyalahi aturan dalam regulasi. "Sebagai pemangku kepentingan di Jawa Timur, PJ Gubenur dan rombangan melakukan monitoring untuk memastikan proses rekap berjalan aman dan kondusif," pungkasnya.

Baca Juga: Ini Arti Maskot 'Si Mbois' Karakter Buaya KPU untuk Pilwali Surabaya

Editor : Ading