Rabu, 19 Jun 2024 23:51 WIB

80 Persen Orang Indonesia Beli Mobil Listrik Cash Lunas

Foto: Mobil Listrik

Foto: Mobil Listrik

selalu.id - Menyoal banyaknya warga negara Indonesia yang saat ini memakai mobil listrik dengan pembelian secara cash/kontan, Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) menyebut bahwa sekitar 80 persen transaksi pembelian mobil listrik dilakukan secara kontan alias bukan kredit.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Oktober 2023, pembiayaan dari perusahaan leasing untuk kendaraan listrik masih berada di kisaran 0,01 persen dari total pembiayaan.

Ketua APPI Suwandi Wiratno mengatakakan, jika minimnya kredit mobil listrik ini tidak lain karena mayoritas pembelinya adalah masyarakat yang dananya mencukupi, serta mengincar first experience atau mencoba sesuatu yang baru.

"Pembeli EV hari ini tuh kebanyakan memang orang-orang, yang paling tidak dia cukup dananya. Dan kedua, dia mau first experience," ujarnya saat dikonfirmasi selalu.id, Rabu (6/3/2024).

Oleh karena itu, lanjut ia menjelaskan, terkait dengan penyaluran pembiayaan untuk kendaraan listrik masih terbilang sangatlah minim. "Pembelian EV (electric vehicle) ini masih 80 persen tuh orang ditunai. Jadi permintaan untuk pembiayaan (kredit mobil listrik) masih belum," lanjutnya.

Meskipun demikian, sejauh ini pihaknya tetap memandang harga kendaraan listrik masih relatif mahal, sementara segmentasi pasar perusahaan pembiayaan merupakan masyarakat menengah ke bawah.

"Dan kendaraan yang kita biayai itu rata-rata sekitar Rp200 juta-an atau yang kita kenal dengan LCGC (Low-Cost Green Car). Kita sedang menunggu bahwa para ATPM (agen tunggal pemegang merek) atau brand yang masuk sekarang ini sudah semakin banyak yang mengenalkan electric vehicle. Semoga ini mungkin akan ada EV yang harganya murah," tutupnya.

Baca Juga: SPKLU Beroperasi Maksimal, Pemudik Mobil Listrik Mudik dengan Nyaman

Editor : Ading