Jumat, 04 Sep 2026 16:20 WIB

80 Persen Orang Indonesia Beli Mobil Listrik Cash Lunas

Foto: Mobil Listrik
Foto: Mobil Listrik

selalu.id - Menyoal banyaknya warga negara Indonesia yang saat ini memakai mobil listrik dengan pembelian secara cash/kontan, Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) menyebut bahwa sekitar 80 persen transaksi pembelian mobil listrik dilakukan secara kontan alias bukan kredit.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Oktober 2023, pembiayaan dari perusahaan leasing untuk kendaraan listrik masih berada di kisaran 0,01 persen dari total pembiayaan.

Ketua APPI Suwandi Wiratno mengatakakan, jika minimnya kredit mobil listrik ini tidak lain karena mayoritas pembelinya adalah masyarakat yang dananya mencukupi, serta mengincar first experience atau mencoba sesuatu yang baru.

"Pembeli EV hari ini tuh kebanyakan memang orang-orang, yang paling tidak dia cukup dananya. Dan kedua, dia mau first experience," ujarnya saat dikonfirmasi selalu.id, Rabu (6/3/2024).

Oleh karena itu, lanjut ia menjelaskan, terkait dengan penyaluran pembiayaan untuk kendaraan listrik masih terbilang sangatlah minim. "Pembelian EV (electric vehicle) ini masih 80 persen tuh orang ditunai. Jadi permintaan untuk pembiayaan (kredit mobil listrik) masih belum," lanjutnya.

Meskipun demikian, sejauh ini pihaknya tetap memandang harga kendaraan listrik masih relatif mahal, sementara segmentasi pasar perusahaan pembiayaan merupakan masyarakat menengah ke bawah.

"Dan kendaraan yang kita biayai itu rata-rata sekitar Rp200 juta-an atau yang kita kenal dengan LCGC (Low-Cost Green Car). Kita sedang menunggu bahwa para ATPM (agen tunggal pemegang merek) atau brand yang masuk sekarang ini sudah semakin banyak yang mengenalkan electric vehicle. Semoga ini mungkin akan ada EV yang harganya murah," tutupnya.

Baca Juga: Polisi Sebut Mobil yang Terbakar di Apartemen Trillium Surabaya Jenis Hybrid

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.