Rabu, 26 Jun 2024 02:41 WIB

Ada Ruang Ekonomi, Ini Konsep Bupati Lumajang Soal Hunian Korban Erupsi Semeru

  • Reporter : Ade Resty
  • | Jumat, 17 Des 2021 01:06 WIB
Bupati Lumajang , Thoriqul Haq. Foto: Istimewa

Bupati Lumajang , Thoriqul Haq. Foto: Istimewa

Surabaya (selalu.id) - Terkait kesiapan lahan relokasi, pemerintah pusat bersama lembaga terkait telah menyiapkan lahan dengan total luasan 90,98 Ha yang terbagi di dua wilayah yaitu Desa Sumberwujur, Kecamatan Candipuro dan Desa Oro Oro Ombo Kecamatan Pronojiwo .

Penentuan dua lokasi tersebut sepenuhnya berdasarkan Hasil Rapat antara Pemkab Lumajang dengan Badan Geologi ESDM pada Rabu (15/12) lalu. Dinyatakan bahwa kondisi geografis kedua lokasi masuk zona aman, karena rendah terhadap potensi gempa.

Baca Juga: 5 Jembatan di Lumajang Putus Akibat Lahar Dingin Semeru

Atas persetujuan tersebut, Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan konsep Huntara dan Huntap yang nyaman dan memberikan ruang untuk melakukan aktivitas ekonomi.

"Insyaallah lokasi huntara yang akan dibangun nantinya juga akan jadi lokasi hunian tetap (huntap) yang sedang kami siapkan juga," kata Bupati Thoriqul, Kamis (16/12/2021).

Tak hanya itu, dirinya juga memastikan dalam upaya relokasi tersebut tetap memberikan ruang aktivitas ekonomi warga. Salah satunya dengan menyiapkan lahan komersil.

Baca Juga: Ratusan Warga Lumajang Masih Mengungsi Dampak Terjangan Lahar Dingin Semeru

"Itu bisa dimanfaatkan menjadi kandang terpadu. Kami berharap ini bisa dimanfaatkan menjadi kandang sapi perah, seperti di kawasan Senduro," katanya.

Hingga saat ini, Thoriqul juga menyampaikan bahwa dirinya perlu mendengar lebih jauh kemauan warga terdampak. Karena, menurutnya apa yang dipersiapkan harus sesuai dengan harapan masyarakat.

Baca Juga: Gunung Semeru Kembali Erupsi, Enam Letusan dalam Sehari

"Jadi kalau ada yang minta dijadikan tetap satu RT/RW dengan tempat tinggal yang lama kami akan usahakan bisa," pungkasnya. (SL1)

 

Editor : Redaksi