Rabu, 19 Jun 2024 23:03 WIB

Bank Indonesia Masih Pertahankan Suku Bunga di Level 6 Persen

Foto: BANK INDONESIA

Foto: BANK INDONESIA

selalu.id - Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur BI periode 20-21 Februari 2024 memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI rate di level 6 persen pada Februari 2024. Dengan demikian, BI rate 6 persen ditahan selama 5 kali berturut-turut.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI mengungkapkan, dengan demikian, suku bunga Deposit Facility tetap sebesar 5,25 persen, dan suku bunga Lending Facility tetap sebesar 6,75 persen.

"Berdasarkan assesment menyeluruh, proyeksi ekonomi global, ekonomi domestik, kondisi moneter (sistem keuangan dan sistem pembayaran), RDG Bank Indonesia pada 20 dan 21 Februari 2024 memutuskan untuk mempertahankan BI rate sebesar 6 persen," ujarnya pada keterangan tertulis, Kamis (22/2/2024).

Menurutnya, keputusan mempertahankan BI rate pada level 6 persen tetap konsisten dengan fokus kebijakan moneter yang pro-stability, yaitu untuk penguatan stabilisasi nilai tukar rupiah serta langkah pre-emptive dan forward looking untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam kisaran 2,5 persen pada 2024.

Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap pro-growth untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. "Kebijakan makroprudensial longgar terus ditempuh untuk mendorong kredit pembiayaan perbankan kepada pelaku usaha dan rumah tangga," tegasnya.

Selain itu, akselerasi digitalisasi sistem pembayaran, termasuk digitalisasi transaksi keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah juga terus didorong untuk meningkatkan volume transaksi dan memperluas inklusi ekonomi-keuangan digital.

Baca Juga: Begini Kebijakan BI Optimalkan Ekonomi Jatim

Editor : Ading