Sabtu, 06 Jun 2026 18:27 WIB

Fenomena 'Hari Tanpa Bayangan' Terjadi Lagi, Akankah Cuaca jadi Super Panas?

  • Penulis : Ading
  • | Rabu, 21 Feb 2024 09:15 WIB
Foto: [courtesy google picture] Fenomena Hari Tanpa Bayangan
Foto: [courtesy google picture] Fenomena Hari Tanpa Bayangan

selalu.id - Hari ini Indonesia akan kembali memasuki siklus 'Hari Tanpa Bayangan' atau The Lahaina Noon, yakni terhitung pada 21 Februari - 4 April 2024 dan 7 yang dimulai di Pulau Rote, NTT dan berakhir di Sabang, Aceh September - 21 Oktober 2024 dari Sabang, Aceh dan berakhir di Pulau Rote, NTT.

The Lahaina Noon adalah istilah yang pertama dinyatakan oleh Bishop Museum di Hawai untuk menjelaskan fenomena yang hanya terjadi di daerah tropis dalam waktu-waktu tertentu ini.

The Lahaina Noon terjadi karena matahari ada di Kulminasi Utama atau tepat di atas kepala pengamatnya, sehingga bayangan tidak terlihat.

BMKG memaparkan, Hari Tanpa Bayangan atau Kulminasi Utama terjadi karena bidang ekuator Bumi atau bidang rotasi Bumi tidak tepat berimpit dengan bidang ekliptika atau bidang revolusi Bumi. Sehingga posisi Matahari dari Bumi akan terlihat terus berubah sepanjang tahun antara 23,5 derajat Lintang Utara (LU) sampai 23,5 derajat Lintang Selatan (LS).

Hal tersebut disebut sebagai gerak semu harian Matahari. Pada tahun 2024, Matahari tepat berada di khatulistiwa pada 20 Maret 2024 pukul 10.06 WIB dan 22 September 2024 pukul 19.43 WIB. Adapun pada 21 Juni 2024 pukul 03.50 WIB, posisi Matahari berada di titik balik Utara. Sementara pada 21 Desember 2024 pukul 16.20 WIB, posisi Matahari berada di titik balik Selatan.

BMKG menjelaskan bahwa mengingat posisi Indonesia yang berada di sekitar ekuator, fenomena Kulminasi Utama di wilayah Indonesia akan terjadi dua kali dalam setahun. Dan untuk waktu terjadinya tidak jauh dari saat Matahari berada di khatulistiwa.

Namun, meski matahari terletak di titik Zenitnya, tidak berarti akan jadi super panas. BMKG tetap memprediksi bahwa suhu udara tetap di sekitar 32-36° celcius.

Baca Juga: Akan Ada Hari Tanpa Bayangan di Surabaya Pada 12 Oktober, Begini Penjelasan BMKG

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sebulan Buron, Tersangka Penembakan di Tretes Akhirnya Dibekuk Polres Pasuruan

Peristiwa bermula saat korban, mendatangi tersangka untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu, karena pelayanan yang menecewakan tamu korban.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.