Jumat, 23 Okt 2026 13:58 WIB

Fenomena 'Hari Tanpa Bayangan' Terjadi Lagi, Akankah Cuaca jadi Super Panas?

  • Penulis : Ading
  • | Rabu, 21 Feb 2024 09:15 WIB
Foto: [courtesy google picture] Fenomena Hari Tanpa Bayangan
Foto: [courtesy google picture] Fenomena Hari Tanpa Bayangan

selalu.id - Hari ini Indonesia akan kembali memasuki siklus 'Hari Tanpa Bayangan' atau The Lahaina Noon, yakni terhitung pada 21 Februari - 4 April 2024 dan 7 yang dimulai di Pulau Rote, NTT dan berakhir di Sabang, Aceh September - 21 Oktober 2024 dari Sabang, Aceh dan berakhir di Pulau Rote, NTT.

The Lahaina Noon adalah istilah yang pertama dinyatakan oleh Bishop Museum di Hawai untuk menjelaskan fenomena yang hanya terjadi di daerah tropis dalam waktu-waktu tertentu ini.

The Lahaina Noon terjadi karena matahari ada di Kulminasi Utama atau tepat di atas kepala pengamatnya, sehingga bayangan tidak terlihat.

BMKG memaparkan, Hari Tanpa Bayangan atau Kulminasi Utama terjadi karena bidang ekuator Bumi atau bidang rotasi Bumi tidak tepat berimpit dengan bidang ekliptika atau bidang revolusi Bumi. Sehingga posisi Matahari dari Bumi akan terlihat terus berubah sepanjang tahun antara 23,5 derajat Lintang Utara (LU) sampai 23,5 derajat Lintang Selatan (LS).

Hal tersebut disebut sebagai gerak semu harian Matahari. Pada tahun 2024, Matahari tepat berada di khatulistiwa pada 20 Maret 2024 pukul 10.06 WIB dan 22 September 2024 pukul 19.43 WIB. Adapun pada 21 Juni 2024 pukul 03.50 WIB, posisi Matahari berada di titik balik Utara. Sementara pada 21 Desember 2024 pukul 16.20 WIB, posisi Matahari berada di titik balik Selatan.

BMKG menjelaskan bahwa mengingat posisi Indonesia yang berada di sekitar ekuator, fenomena Kulminasi Utama di wilayah Indonesia akan terjadi dua kali dalam setahun. Dan untuk waktu terjadinya tidak jauh dari saat Matahari berada di khatulistiwa.

Namun, meski matahari terletak di titik Zenitnya, tidak berarti akan jadi super panas. BMKG tetap memprediksi bahwa suhu udara tetap di sekitar 32-36° celcius.

Baca Juga: Akan Ada Hari Tanpa Bayangan di Surabaya Pada 12 Oktober, Begini Penjelasan BMKG

Editor : Ading
Berita Terbaru

Operasi Patuh Semeru 2026 Dua Pekan Kedepan, ETLE Tetap Berjalan Tilang Manual Berlaku Awal November

Tilang manual akan difokuskan pada pelanggaran kasat mata, antara lain pengendara yang melawan arus, menggunakan knalpot brong.

Parah! Gerobak Sampah Dicuri di Surabaya, Pelaku Terekam CCTV

Kehilangan sarana itu sempat mengancam kelancaran pengangkutan sampah dari rumah warga ke Tempat Penampungan Sementara.

Ngaku Imam Mahdi, Pria di Bangkalan Tipu Korban Miliaran Modus Jual Tiket Surga dan Top Up Umur

Hingga saat ini sudah ada empat orang korban yang melapor ke polisi.

Pemkab Mojokerto Gelontorkan Rp812 Juta Beasiswa untuk Mahasiswa Kurang Mampu dan Berprestasi

Penyerahan beasiswa secara simbolis dilakukan Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa.

Tiga Pemuda Bobol 2 Sekolah di Mojokerto, Pelaku Diringkus saat Tidur

Aksi pencurian dengan pemberatan itu terjadi di SDN Mlaten Kecamatan Puri dan TK Jabon Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar.

Top 5 Berita: Perampokan Toko Emas di Jember hingga Santri Terganjal Aturan

Artikel peristiwa dan pemerintahan masih banyak dibaca.