Sabtu, 06 Jun 2026 18:27 WIB

TPS 37 Manyar Surabaya Potensi Coblos Ulang, Ini Penyebabnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 19 Feb 2024 08:49 WIB
Foto: Suasana pengecekan perhitungan rekap surat suara di Kecamatan Mulyorejo Surabaya
Foto: Suasana pengecekan perhitungan rekap surat suara di Kecamatan Mulyorejo Surabaya

selalu.id - Salah satu Tempat Pemungutan Suara di (TPS) di kawasan kecamatan Mulyorejo, Surabaya, berpotensi melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU), karena menemukan Daftar Pemilih Khusus (DPK) atau pemilih luar kota yang salah tempat untuk menyoblos hak pilihnya.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Mulyorejo, Dr Dodik Wahyono menyampaikan bahwa pihaknya rekomendasikan untuk dilakukan hitungan rekap surat suara kembali. Hal ini untuk memastikan kecocokan hasil perhitungan di setiap TPS kawasan Mulyorejo.

Baca Juga: KPU Surabaya Kaji Dapil Baru, Persaingan Kursi DPRD Berpotensi Berubah

Hasilnya, kata dia, ada satu Daftar Hadir yang tidak cocok atau adanya kesalahan DPK alias pemilih luar kota yang tidak berhak melakukan pencoblosan hak pilihnya di TPS 37 Manyar Sebrangan, Mulyorejo.

“Ada satu TPS yang Manyar Sebrangan TPS 37 yang bukan berhak pemilih disitu tapi luar kota menyoblos TPS disitu. Kami singkirkan juga, saya sudah koordinasi Bawaslu Kota,” kata Dodik, saat ditemui selalu.id, Minggu (18/2/2024) malam.

Meski telah ditetapkan 10 TPS di Surabaya yang akan nyoblos ulang karena salah Dapil, Dodik menyampaikan bahwa Panwascam mendesak dan sudah koordinasi dengan Ketua Bawaslu Surabaya, agar bisa merekomendasikan menambah PSU di TPS Manyar Sebrangan.

“Rumah PSU sudah ditutup sudah ditetapkan kota ada 10 TPS di luar kecamatan ini. Simokerto, Dukuh Pakis, Tandes, dan lainnya, Karena salah dapil,” jelasnya.

Baca Juga: Banyak PSU Perumahan Tak Diserahkan, Pemkot Surabaya Ancam Umumkan Nama Pengembang Nakal

“Sehingga ini masih dikaji TPS 37 Manyar Sebrangan agar PSU, mungkin besok ada putusan. Saya akan mendesak supaya ada kepastian perhitungan disini," tegasnya.

Selain itu, Panwascam juga menemukan sejumlah pelanggaran dibelasan TPS kawasan Mulyorejo. Ia menyebut ada pelanggaran pembukaan kotak suara pada saat pengiriman distribusi di Kecamatannya.

“Sementara ada pelanggaran pembukaan kotak suara. Pada saat pengiriman distribusi itu disini ada 15 kotak atau di 15 TPS yani di Kalijudan 13, Mulyorejo 1, Kejawan Putih Tambak 1. Kemudian saya rekomendasikan kepada Bawaslu Kota,” ujarnya.

Baca Juga: Fraksi Demokrat Desak KPU Segera Tetapkan Penambahan Dapil Surabaya

Saat ini, lanjut Dodik, pihaknya masih menunggu secara resmi dari Bawaslu Surabaya untuk menetapkan status, apakah harus PSU ataupun perhitungan suara ulang kembali dan ke ranah pidana.

"Saya belum ada konfir dari ketua Bawaslu Kota karena masih dikaji Provinsi. Intinya begitu, saya siap bergantung daripada penetapan Bawaslu Kota,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sebulan Buron, Tersangka Penembakan di Tretes Akhirnya Dibekuk Polres Pasuruan

Peristiwa bermula saat korban, mendatangi tersangka untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu, karena pelayanan yang menecewakan tamu korban.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.