Senin, 02 Feb 2026 18:31 WIB

Tak Ada Closing Party, Semua Hiburan Malam Tahun Baru di Surabaya Wajib Tutup!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 16 Des 2021 18:15 WIB
Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Surabaya, Irvan Widyanto
Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Surabaya, Irvan Widyanto

Surabaya (selalu.id) - Pemerintah Kota Surabaya mewajibkan tempat Rekreasi Hiburan Umum (RHU) menutup usahanya pada tanggal 24 dan 31 Desember atau malam natal serta malam pergantian tahun 2021. Hal ini sebagai bentuk antisipasi kerumunan pada dua malam tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan, keputusan ini akan disosialisasikan mulai minggu depan kepada pengelola RHU di Surabaya.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Iya benar rencana mulai minggu depan, setelah Surat Edaran (SE) keluar. Malam Natal dan malam tahun baru, RHU wajib tutup,"jelas Irvan saat dihubungi selalu.id, Kamis (16/12/2021).

Tak hanya tempat hiburan, lanjut Irvan, Namun semua yang mengandung kerumunan massa harus dihentikan dengan batas waktu maksimal pukul 20.00 WIB. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan perayaan secara berlebihan di dua malam itu.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Di tanggal tersebut,semua aktivitas harus selesai pukul 20.00 WIB,"tegasnya.

Memastikan tidak ada perayaan dan kerumunan, disiapkan tim gabungan berserta Forkopimda Surabaya yang akan berkeliling kota Surabaya.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Ini sesuai dalam SE Inmendagri. tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 pada Saat Natal Tahun 2021 Dan Tahun Baru Tahun 2022," pungkasnya. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.