Jumat, 05 Jun 2026 03:31 WIB

Tak Ada Closing Party, Semua Hiburan Malam Tahun Baru di Surabaya Wajib Tutup!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 16 Des 2021 18:15 WIB
Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Surabaya, Irvan Widyanto
Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Surabaya, Irvan Widyanto

Surabaya (selalu.id) - Pemerintah Kota Surabaya mewajibkan tempat Rekreasi Hiburan Umum (RHU) menutup usahanya pada tanggal 24 dan 31 Desember atau malam natal serta malam pergantian tahun 2021. Hal ini sebagai bentuk antisipasi kerumunan pada dua malam tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan, keputusan ini akan disosialisasikan mulai minggu depan kepada pengelola RHU di Surabaya.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

"Iya benar rencana mulai minggu depan, setelah Surat Edaran (SE) keluar. Malam Natal dan malam tahun baru, RHU wajib tutup,"jelas Irvan saat dihubungi selalu.id, Kamis (16/12/2021).

Tak hanya tempat hiburan, lanjut Irvan, Namun semua yang mengandung kerumunan massa harus dihentikan dengan batas waktu maksimal pukul 20.00 WIB. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan perayaan secara berlebihan di dua malam itu.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

"Di tanggal tersebut,semua aktivitas harus selesai pukul 20.00 WIB,"tegasnya.

Memastikan tidak ada perayaan dan kerumunan, disiapkan tim gabungan berserta Forkopimda Surabaya yang akan berkeliling kota Surabaya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Ini sesuai dalam SE Inmendagri. tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 pada Saat Natal Tahun 2021 Dan Tahun Baru Tahun 2022," pungkasnya. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.