Selasa, 21 Jul 2026 11:01 WIB

Mustasyar PWNU DIY Gelar Doa Bersama untuk Pemilu Damai

KH Asyari Abta
KH Asyari Abta

selalu.id - Kiai dan santri di Padukuhan Tegalsari, Wedomartani, Sleman menggelar doa bersama untuk pemenangan paslon Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada Sabtu (10/2/2024).

Mustasyar PWNU DIY KH Asyari Abta menyerukan warga NU maupun masyarakat umum memilih pasangan tersebut pada Pilpres 2024.

Baca Juga: Golkar Surabaya Apresiasi Putusan MK soal Pemilu Nasional dan Daerah

"Sebagai Mustasyar NU saya tetap mengarahkan ke 03 (Ganjar-Mahfud)," kata Kiai Asyari kepada wartawan.

Dalam doa bersama yang dihadiri ratusan orang dari warga NU, kiai, tokoh masyarakat, relawan JAGA-NU, dan masyarakat umum itu, Asyari menyampaikan dukungan itu bentuk solidaritas sebagai tetangga. Dia mengungkapkan bahwa Ganjar telah membuat rumah di Tegalsari.

(Rumahnya) Sini dekat. Satu RT dengan sini (Tegalsari). Belum (pindah)," kata Asyari.

"Ya kita doakan supaya menang. Kita sebagai tetangga ya solidaritas kita pupuk untuk mempersatukan tetangga," ujar pengasuh Ponpes Tegalsari itu.

Menurutnya, dalam kontestasi ini, Ganjar menjadi pihak yang terzalimi.

"Pak Ganjar kali ini dalam kondisi kaya-kaya (seperti) dizalimi dengan berbagai peristiwa yang sudah terjadi," tegasnya.

Baca Juga: Eri Cahyadi Nilai Pemilu Terpisah 2029 Bisa Kurangi Gesekan Politik

Lebih lanjut, selain memberikan doa serta dukungan, dia juga menyerukan untuk pemilu bisa berlangsung damai.

"Ya harapannya saya nanti tetap damai. Tidak terjadi apa-apa. Mulus jalannya pemilu," ungkapnya.

Doa bersama ini juga digagas oleh Jaringan Ganjar Nusantara (JAGA NU) yang dipusatkan di Pondok Pesantren Tegalsari. POnpes ini diasuh oleh KH Asyharu Abta yang menjabat Mustasyar PWNU DIY

"Solidaritas bertetangga akan terus kita pupuk, mempersatukan tetangga. Kami doakan semoga menang," kata KH Asyhari Abta kepada wartawan, Sabtu (10/02/2024).

Doa bersama ini sebenarnya untuk menyambut Ganjar Pranowo sebagai tetangga baru, karena memiliki rumah di Tegalsari. Mereka ingin Ganjar berkenalan dengan warga sekitar. Hanya saja calon presiden yang diusung Partai Perindo dengan lambang burung rajawali mengepakkan sayapnya ini tidak bisa hadir. Ganjar sedang kampanye di Solo dan Semarang, Jawa Tengah.

Baca Juga: Hemat Biaya, Bayu Airlangga Dukung Pilkada Lewat DPRD

Asyhary Abta mengaku mendukung Ganjar karena tokoh yang lahir dan tumbuh dari rakyat kecil atau kalangan bawah. Selama dua periode menjadi Gubernur Jawa Tengah juga tidak terindikasi negatif. Hal ini berbeda dengan dua calon lain yang saat ini ada.

"Itu nanti kalau jadi presiden bisa merasakan betapa sengsaranya orang atau rakyat kecil," ujarnya.

Sebagai Mustasyar PWNU DIY dia mengarahkan santri dan masyarakat luas untuk memilih pasangan nomor urut 3 pada Pilpres 14 Februari nanti.

"Harapan saya nanti (Pemilu) tetap damai, tidak terjadi apa-apa, mulus jalannya Pemilu, dan Pak Ganjar menang," pungkas KH Asyhari Abta.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.